Analisa Dampak Kependudukan (DAMDUK)
3 indikator kinerja kegiatan :
Persentase pemerintah daerah yang memanfaatkan sistem peringatan dini dampak kependudukan sebagai bahan advokasi kebijakan daerah;
Persentase kampung keluarga berkualitas yang melaksanakan penanganan terpadu dampak kependudukan;
persentase pemerintah daerah yang memanfaatkan hasil analisis dampak kependudukan sebagai rekomendasi kebijakan pembnagunan sektor terkait.
3 Kegiatan Prioritas :
Penguatan SIPERINDU yang merupakan alat bantu bagi pemerintah dan masyarakat untuk mendapatkan informasi peringatan dini situasi kependudukan serta rekomendasi kebijakan, untuk kesiapsiagaan dan respon terhadap program pengendalian penduduk.
SIPERINDU dapat diamanfaatkan sebagai : Status peringatan dini situasi kependudukan, pusat rujukan data perencanaan kependudukan yang terupdate, sumber data penyusunan GDPK/PJPK, dan LKI/LKP.
Peningkatan klasifikasi Kampung KB, penguatan DASHAT untuk mendukung MBG 3B, khususnya dalam edukasi. Arah program kampung KB :
a. Terpenuhinya indikator input, proses, output dengan baik.
b. Penyelengaraan DASHAT terintegrasi dengan PMT dan MBG.
c. Tercapainya outcome penurunan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan iBangga, peningkatan status desa.
d. Terselenggaranya program prioritas Kemendukbangga dan program prioritas Presiden.
Laporan Kependudukan Provinsi (LKP), merupakan laporan pelaksanaan pembangunan kependudukan dalam rangka menjalankan amanat UU No. 52 Tahun 2009, sekaligus menjadi upaya bersama untuk menyiapkan data dan informasi sebagai amunisi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan.