Kalimantan Barat memiliki perbatasan darat langsung dengan Sarawak, Malaysia Timur, dan merupakan salah satu provinsi yang memiliki proyek pembangunan PLBN Terpadu yang masif.
I. PLBN Kunci di Kalbar
Empat PLBN utama yang telah diresmikan dan beroperasi sebagai PLBN di Kalbar adalah:
PLBN Aruk (Kabupaten Sambas)
PLBN Entikong (Kabupaten Sanggau) - PLBN tertua dan tersibuk di Kalbar.
PLBN Badau (Kabupaten Kapuas Hulu)
PLBN Jagoi Babang (Kabupaten Bengkayang)
II. Peran Strategis PLBN sebagai Pusat Edukasi
Pembangunan PLBN Terpadu di Kalbar mengubah fungsi perbatasan, menjadikannya lebih dari sekadar gerbang imigrasi, tetapi juga sebagai:
1. Wajah Kedaulatan (Etalase Negara)
Pentingnya Fisik: Bangunan PLBN yang modern, megah, dan terintegrasi menanamkan rasa bangga nasional dan menegaskan kehadiran negara di garis batas. Hal ini mengedukasi masyarakat bahwa fasilitas di perbatasan Indonesia setara atau bahkan lebih baik dari negara tetangga.
Edukasi Kedaulatan: PLBN menjadi simbol fisik bahwa Indonesia memiliki kedaulatan yang kuat dan dikelola dengan profesional.
2. Pusat Pelayanan Terpadu (Sistem CIQS)
Integrasi Layanan: Pelajar/masyarakat dapat belajar langsung tentang sistem CIQS (Customs, Immigration, Quarantine, Security) di satu atap.
Imigrasi: Edukasi tentang prosedur paspor, izin tinggal, dan lalu lintas orang.
Bea Cukai: Edukasi tentang regulasi barang ekspor-impor dan pemberantasan penyelundupan.
Karantina: Edukasi tentang pencegahan masuk/keluarnya penyakit hewan/tumbuhan dan isu kesehatan publik.
Pembelajaran Praktis: PLBN dapat dijadikan "Pusat Edukasi Kebangsaan" di mana pelajar dapat melakukan study tour untuk memahami fungsi pelayanan lintas batas.
3. Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Pembangunan Infrastruktur Penunjang: Di sekitar PLBN dibangun sarana penunjang seperti pasar modern dan fasilitas umum.
Edukasi Ekonomi: Masyarakat, terutama pelaku UMKM, didorong untuk memanfaatkan PLBN sebagai jalur resmi untuk memasarkan produknya (cross-border trade). Ini mengedukasi tentang pentingnya perdagangan legal dan penguatan ekonomi berbasis perbatasan.
III. Dampak Edukasi dan Sosial
Peningkatan Kesadaran Hukum: Kehadiran PLBN dengan prosedur resmi yang ketat membantu mengedukasi masyarakat untuk tidak melakukan praktik ilegal (seperti penyelundupan atau melintas batas secara tidak resmi).
Pencitraan Positif: PLBN yang terawat dan tertata menciptakan lingkungan yang lebih beradab dan teratur, yang berdampak positif pada disiplin dan mentalitas masyarakat di kawasan perbatasan.