MODUL AJAR
UNIT 1 : SEJARAH DAN FUNGSI TARI
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Dwi Kristiani, S. Sn
Satuan Pendidikan : SMP N 3 Nglipar
Kelas / Fase : VII (Tujuh) - D
Mata Pelajaran : Seni Tari
Prediksi Alokasi Waktu : 8 Pertemuan / 16 x 45 menit
Tahun Penyusunan : 2022
Elemen Mapel :
B. KOMPETENSI AWAL
Pada Unit 1, kegiatan pembelajaran akan dimulai dengan mengamati tari tradisional Indonesia baik secara langsung ataupun melalui media audiovisual, serta membaca berbagai bahan referensi untuk mencari informasi tentang latar belakang seni tari tradisional Indonesia. Dimulai sejak zaman prasejarah, Hindu, Buddha, Islam, kolonial, kemerdekaan sampai di zaman pasca kemerdekaan saat ini. Berbagai jenis tari yang dilahirkan dari zaman prasejarah hingga saat ini, memiliki fungsi yang berbeda untuk masyarakatnya. Oleh karena itu, dalam Unit 1 ini peserta didik juga akan dibimbing untuk mengidentifikasi fungsi tari tradisional Indonesia. Adapun indikator yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran di Unit 1 yaitu :
· Peserta didik menyebutkan periodisasi sejarah tari di Indonesia
· Peserta didik menjelaskan ciri-ciri tari dari setiap periodisasi sejarah tari di Indonesia.
· Peserta didik mengidentifikasi fungsi tari tradisional di Indonesia.
· Peserta didik membuat deskripsi tentang sejarah dan fungsi tari tradisional Indonesia.
Tari lahir bersama hadirnya manusia di dunia. Sebagai karya seni yang tercipta dari hasil pemikiran manusia, seni tari di Indonesia terus berkembang dan mengalami pergeseran fungsi seiring dengan adanya perubahan pola pikir manusia. Untuk mengemukakan keberadaan dan perkembangan seni tari serta fungsi tari bagi masyarakat di Indonesia dari masa ke masa, maka alur kegiatan pembelajaran yang dilakukan peserta didik meliputi kegiatan mengalami, mencipta, berpikir dan bekerja artistik, merefleksi, yang diharapkan akan berdampak pada sikap peserta didik. Secara lebih jelas, alur pembelajaran unit 1 ini dapat dilihat pada tabel 1 di bagian pendahuluan.
Untuk mengukur ketercapaian pembelajaran pada Unit 1 ini, guru dapat melakukan evaluasi dalam bentuk tes dengan memberikan soal-soal latihan pada peserta didik dan evaluasi dalam bentuk non tes dengan melakukan tanya jawab di setiap akhir pembelajaran. Selanjutnya penilaian juga dapat dilakukan dengan menilai tugas-tugas yang dibuat peserta didik, serta menilai kegiatan presentasi. Sebagai salah satu kegiatan evaluasi, guru juga perlu mengamati aspek afektif peserta didik dalam proses pembelajaran.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif, mandiri, berkebhinekaan global
D. SARANA DAN PRASARANA
1. Buku Teks
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Blended learning melalui model pembelajaran dengan menggunakan Project Based Learning (PBL) terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social Emotional Learning (SEL).
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
· Peserta didik mampu menjelaskan sejarah dan fungsi tari tradisional di Indonesia.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
· Periodisasi sejarah tari di Indonesia
· Ciri-ciri tari dari setiap periodisasi sejarah tari di Indonesia.
· Fungsi tari tradisional di Indonesia.
· Deskripsi tentang sejarah dan fungsi tari tradisional Indonesia.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
· Mengajukan pertanyaan terkait sejarah tari tradisional Indonesia
· Mengajukan pertanyaan terkait periodisasi sejarah tari di Indonesia
· Mengajukan pertanyaan terkait ciri-ciri tari dari setiap periodisasi sejarah tari di Indonesia.
· Mengajukan pertanyaan terkait fungsi tari tradisional di Indonesia.
· Mengajukan pertanyaan terkait sejarah dan fungsi tari tradisional Indonesia.
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
PERTEMUAN KE-1
Sejarah Tari (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru memberikan ice breaking dengan sebuah permainan singkat, untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik.
· Guru bertanya pada peserta didik, “Apa yang peserta didik ketahui tentang seni tari tradisional Indonesia?” Melalui pertanyaan ini, guru dapat mengetahui pengetahuan awal peserta didik dalam materi seni tari.
· Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai peserta didik setelah mempelajari materi sejarah dan fungsi tari, serta menjelaskan garis besar cakupan materi tentang sejarah dan fungsi tari yang akan dipelajari.
· Guru menginfromasikan materi yang akan dipelajari di pertemuan satu.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil. Dalam pembagian kelompok ini, guru harus membagi kelompok secara heterogen.
· Guru memperlihatkan beberapa foto tari tradisional yang memiliki kemiripan antar daerah, seperti tari zapin Sumatra, tari Zapin Kepulauan Riau, dan tari Zapin Kalimatan. Selanjutnya memperlihatkan tari yang memiliki kemiripan dengan negara lain. Sebagai contoh, guru dapat memperlihatkan foto aksesoris tari atau pakaian khas Cina dengan kostum tari Betawi. Aksesoris Tari Gending Sriwijaya (Palembang) dengan tari dari negara Thailand, dan sebagainya. Kegiatan ini perlu dilakukan untuk membangkitkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, serta menumbuhkan rasa keingintahuan peserta didik tentang sejarah tari tradisional Indonesia.
· Guru menugaskan setiap kelompok untuk menganalisis : Latar belakang adanya kemiripan tari tradisi antar daerah di Indonesia ataupun dengan negara lain Kapan tari ada di Indonesia, dan Bagaimana perkembangan tari Indonesia
· Guru menugaskan peserta didik untuk mengamati berbagai jenis tari melalui tayangan audiovisual yang ditayangkan guru di depan kelas, sebagai salah satu sumber informasi tentang sejarah tari, lalu menugaskan peserta didik untuk mencari infromasi dari berbagai sumber agar mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat.
· Guru mempersilahkan peserta didik untuk berdiskusi, dan memberikan batasan waktu untuk melakukan diskusi, dan mengontrol jalannya diskusi di setiap kelompok.
· Guru melakukan penilaian proses diskusi dengan lembar observasi.
· Guru meminta setiap ketua kelompok untuk menyampaikan/mempresentasikan hasil diskusinya. Guru sebaiknya memberikan pujian pada setiap penampilan kelompok.
· Guru menampilkan judul-judul berita tentang kesenian Indonesia yang pernah diklaim negara lain dan meminta tanggapan peserta didik terkait berita yang ditayangkan. Sebagai referensi, berita dapat diakses melalui : https://www.liputan6.com/citizen6/read/2156339/8-warisan-budaya-indonesia-yang-pernah-diklaim-malaysia Dan https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20171005084029-241-246243/indonesia-kumpulkan-bukti-kuda-lumping-yang-diklaim-malaysia.
· Kegiatan ini dilakukan, untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap karya seni tari tradisional, sehingga diharapkan peserta didik menjadi termotivasi untuk mempelajari seni tari.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru bersama dengan peserta didik menyimpulkan informasi yang telah didapat terkait materi sejarah tari.
· Guru menginformasikan bahwa pertemuan selanjutnya merupakan lanjutan dari kegiatan identifikasi sejarah tari, dan guru dapat meminta setiap kelompok untuk mencari informasi lebih lanjut terkait sejarah tari di Indonesia.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa.
PERTEMUAN KE-2
Sejarah dan Perkembangan Tari di Indonesia (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru memberikan ice breaking untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik.
· Guru bertanya pada peserta didik, “Materi apa yang diingat dari hasil diskusi di pertemuan sebelumnya”
· Guru menghubungkan kegiatan identifikasi sejarah yang telah dilakukan di pertemuan sebelumnya dengan kegiatan yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru meminta peserta didik untuk duduk sesuai dengan kelompok pada pertemuan sebelumnya.
· Guru menugaskan setiap kelompok untuk membuat pertanyaan yang akan diajukan pada kelompok lain terkait sejarah tari tradisional Indonesia.
· Guru meminta masing-masing kelompok mengirimkan perwakilan kelompoknya untuk mengucapkan salam dan menyampaikan beberapa pertanyaan pada salah satu kelompok yang dituju.
· Guru memberikan waktu pada setiap kelompok untuk menjawab pertanyaan dari kelompok lain.
· Guru meminta perwakilan kelompok untuk membacakan jawaban kelompoknya dengan lantang, lalu kelompok yang memberi pertanyaan menanggapi jawaban tersebut.
· Guru memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya.
· Guru memberikan pendalaman materi sejarah tari dengan bantuan media visual, seperti slide presentasi dan foto-foto terkait materi sejarah tari.
· Guru menugaskan setiap kelompok untuk membuat deskripsi tentang sejarah tari tradisional di Indonesia dalam bentuk poster.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Sebagai tindak lanjut, guru menugaskan setiap kelompok untuk mempublikasikan poster yang telah dibuat kelompok ke sosial media.
· Guru meminta peserta didik secara bersama-sama menyimpulkan tentang materi sejarah dan perkembangan tari tradisional di Indonesia.
· Guru meminta peserta didik menyampaikan kesan setelah mempelajari materi sejarah tari.
· Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam dan doa.
PERTEMUAN KE-3
Fungsi Tari (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru memberikan ice breaking untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik
· Guru memberikan tugas pada peserta didik untuk bertanya pada orang tua tentang tari ritual, hiburan, pertunjukan/wisata yang ada di daerah setempat, dan menuliskannya dalam lembar kerja. Untuk tugas presentasi, setiap kelompok diberikan tugas untuk mencari informasi tentang tari yang berfungsi sebagai sarana ritual/upacara, hiburan, pertunjukan, wisata. Masing-masing kelompok membahas satu fungsi tari. Peserta didik dapat mencari informasi dari berbagai sumber, baik buku/artikel ataupun narasumber.
· Guru menugaskan setiap kelompok peserta didik membuat slide presentasi untuk menuangkan informasi yangv di dapatkannya, dan mempresentasikannya pada pertemuan kelima sampai dengan pertemuan kedelapan.
· Guru memberikan pertanyaan, seperti :Dimana kalian pernah menyaksikan pertunjukan tari? b. Dalam acara apa kalian menyaksikan pertunjukan tari? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini, bertujuan untuk mengantarkan pemikiran peserta didik pada fungsi tari tradisional yang pernah ia saksikan.
· Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok secara heterogen, dengan mempertimbangkan keseimbangan kompetensi anggota kelompok.
· Guru memberikan arahan pada peserta didik, untuk mendiskusikan fungsi tari dan ciri-ciri tari pada setiap video yang disaksikan dan menuliskannya pada lembar kerja.
· Guru memperlihatkan video–video tari yang berfungsi sebagai upacara/ritual, hiburan, pertunjukan, dan sajian wisata, tanpa memberitahu peserta didik tentang fungsi tari yang akan disaksikan. Sebagai referensi guru dapat memperlihatkan video-video tari yang dapat diakses pada akun youtube
Tari Ritual
MDL Chanel (Film Dokumenter Budaya Nasional, Produksi BPNB-Bali, Video dapat diakses pada link https://youtu.be/MTD3j_Ub1tw
Tari Ritual
Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya
Tari Pertunjukan
1. BPNB D.I (Balai Pelestarian Niali Budaya D.I Yogyakarta)
2. Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Seni dan Budaya
Tari Pariwisata
Balai Konservasi BorobudurCandi Borobudur, Candi Mendut, candi Pawon. https://youtu.be/4QxEcWAm288
· Setelah peserta didik selesai berdiskusi, guru meminta perwakilan tiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya. Lalu guru memberikan penguatan dan pendalaman terhadap hasil diskusi setiap kelompok.
· Setelah peserta didik selesai berdiskusi, guru meminta perwakilan tiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya. Lalu guru memberikan penguatan dan pendalaman terhadap hasil diskusi setiap kelompok.
· Guru menugaskan setiap peserta didik untuk menuliskan nama dan satu pertanyaan tentang materi fungsi tari yang ia ingat pada selembar kertas. Kemudian kertas tersebut diremas menjadi bola. Lalu seluruh peserta didik melempar kertas bola tersebut dengan sembarang, secara bersama-sama. Setiap peserta didik menerima satu bola yang berisi satu pertanyaan.
· Guru meminta peserta didik satu persatu untuk menjawab pertanyaan dalam bola kertas tersebut, dan meminta pemberi pertanyaan untuk mengkonfirmasi kebenaran jawaban tersebut.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru, secara acak, meminta peserta didik untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
· Guru meminta peserta didik untuk memberikan kesan setelah mempelajari materi fungsi tari.
· Guru memberikan tugas pada masing-masing kelompok untuk mencari berbagai informasi tentang tari ritual/hiburan/pertunjukan/wisata yang ada di daerah setempat (Sebagai contoh, kelompok satu dan dua diberikan tugas untuk mencari informasi tentang tari yang berfungsi sebagai sarana ritual/upacara, kelompok tiga dan empat tentang tari yang berfungsi sebagai hiburan, dan seterusnya) dari berbagai sumber, baik buku, artikel maupun narasumber.
· Guru menugaskan setiap kelompok peserta didik membuat slide presentasi untuk menuangkan informasi yang di dapatkannya, dan mempresentasikannya pada pertemuan kelima sampai dengan pertemuan kedelapan.
· Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
· Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam
PERTEMUAN KE-4
Sejarah dan Fungsi Tari (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru memberikan ice breaking untuk membangkitkan motivasi belajar peserta didik.
· Guru meminta peserta didik secara acak untuk menyebutkan materi apa saja yang sudah dipelajari di Unit I.
· Guru menginformasikan kegiatan yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru memperlihatkan bagan yang telah dibuat melalui aplikasi daring seperti Canva dan semacamnya.
· Guru menjelaskan cara pembuatan bagan melalui aplikasi secara daring.
· Guru menugaskan peserta didik secara individu mulai membuat bagan tentang sejarah dan fungsi tari melalui aplikasi pembuatan bagan daring. Dalam kegiatan ini, guru perlu berkeliling untuk mengamati dan membimbing peserta didik.
· Guru meminta peserta didik untuk menyimpan/mengunduh bagan yang sudah dibuat, untuk kemudian di kirim pada guru, dan diunggah di media sosial.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru meminta peserta didik mengutarakan kesulitan yang dialami dalam membuat bagan.
· Guru menugaskan peserta didik untuk mengunggah bagan digitalnya ke media sosial.
· Guru kembali mengingatkan peserta didik untuk mencari berbagai informasi tentang tari ritual/hiburan/pertunjukan/ pariwisata yang ada di daerah setempat dan mempresentasikannya pada pertemuan berikutnya.
· Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran secara bersama-sama.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam
PERTEMUAN KE-5
Tari ritual daerah setempat (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru meminta peserta didik menyebutkan fungsi tari bagi masyarakat Indonesia.
· Guru bertanya apakah peserta didik kesulitan dalam mencari informasi tentang tari ritual..
· Guru memotivasi semua peserta didik untuk memperhatikan kelompok lain saat presentasi, agar dapat menambah wawasan tentang tari ritual/ upacara di daerahnya.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru memandu jalannya presentasi.
· Guru meminta kelompok satu dan dua untuk mempresentasikan informasi tentang tari ritual/upacara di daerah setempat secara bergantian.
· Setelah sesi presentasi pada setiap kelompok selesai, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menambahkan informasi.
· Di waktu jeda antara penampilan kelompok satu dan dua, sebaiknya guru melakukan ice breaking melalui kegiatan permaianan singkat untuk mempertahankan konsentrasi peserta didik.
· Guru memberikan pendalaman dan penguatan tentang tari daerah setempat yang berfungsi sebagai sarana ritual/upacara.
· Guru menugaskan peserta didik yang sudah presentasi untuk membuat soal terkait materi yang telah disampaikan.
· Guru mengambil kertas berisi gulungan nomor absen, dan meminta peserta didik dengan nomor terpilih untuk menjawab pertanyaan dari kelompok penanya.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
· Guru dapat meminta peserta didik mengunggah materi presentasinya pada media sosial.
· Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam
PERTEMUAN KE-6
Tari hiburan daerah setempat (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan tari daerah setempat yang berfungsi sebagai tari ritual, dan menghubungkannya dengan materi yang akan dipelajari.
· Guru mengimbau semua peserta didik untuk memperhatikan kelompok lain saat presentasi, agar dapat menambah wawasan tentang tari hiburan yang ada di daerahnya.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru memandu jalannya presentasi.
· Guru meminta kelompok dua dan tiga untuk mempresentasikan informasi tentang tari hiburan di daerah setempat secara bergantian.
· Setelah sesi presentasi pada setiap kelompok selesai, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menambahkan informasi.
· Di waktu jeda antara penampilan kelompok tiga dan empat, guru memita salah satu peserta didik untuk memberikan ice breaking melalui kegiatan permaianan singkat
· Guru meminta kelompok yang sudah presentasi untuk membuat pertanyaan terkait informasi yang telah dipaparkan saat presentasi. Guru menyimpan pertanyaan yang sangat sulit di meja A, pertanyaan yang sulit di meja B, Pertanyaan yang kurang sulit di meja C, dan pertanyaan yang tidak sulit di meja D.
· Guru membuat sebuah turnamen, dengan membagi setiap anggota kelompok ke dalam meja A, B, C dan D. Peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi dalam setiap kelompok di tempatkan pada meja A, peserta didik yang memiliki kemampuan sedang 1 ditempatkan di meja B, peserta didik yang memiliki kemampuan sedang 2, ditempatkan di meja C, dan peserta didik yang memiliki kemampuan rendah ditempatkan di meja D. Setelah masing-masing peserta didik berada dalam meja turnamen, guru membagikan seperangkat alat turnamen pada setiap meja yang terdiri dari soal turnamen, dan lembar jawaban.
· Guru memberikan waktu untuk mengerjakan soal.
· Setelah semua peserta didik menjawab, guru dan peserta didik mengecek jawaban-jawaban dari setiap kelompok.
· Kelompok yang menang turnamen merupakan kelompok yang paling banyak menjawab pertanyaan dan mendapatkan nilai tertinggi.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru meminta peserta didik secara acak untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
· Guru meminta peserta didik untuk menyampaikan kesan yang dirasakan setelah mengikuti pembelajaran
· Guru dapat meminta peserta didik untuk mengunggah materi presentasinya pada media sosial.
· Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam
PERTEMUAN KE-7
Tari Pertunjukan Daerah Setempat. (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru meminta peserta didik untuk menyebutkan tari daerah setempat yang berfungsi sebagai tari ritual dan hiburan.
· Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari
· Guru mengimbau semua peserta didik untuk memperhatikan kelompok lain saat presentasi, agar dapat menambah wawasan tentang tari hiburan yang ada di daerahnya.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru memandu jalannya presentasi. Guru meminta kelompok lima dan enam untuk mempresentasikan informasi tentang tari tradisional daerah setempat yang berfungsi sebagai tari pertunjukan secara bergantian.
· Setelah sesi presentasi pada setiap kelompok selesai, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menambahkan informasi.
· Di waktu jeda antara penampilan kelompok lima dan enam, guru meminta salah satu peserta didik untuk membuat ice breaking untuk mempertahankan konsentrasi peserta didik.
· Guru memberikan pendalaman dan penguatan materi tentang tari tradisional daerah setempat yang berfungsi sebagai sarana pertunjukan.
· Guru meminta kelompok yang telah presentasi, untuk membuat pertanyaan terkait informasi yang telah dipresentasikan.
· Guru melakukan kegiatan tanya jawab.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru meminta peserta didik secara acak untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
· Guru meminta peserta didik untuk menyampaikan kesan yang dirasakan setelah mengikuti pembelajaran
· Guru sebaiknya meminta peserta didik untuk mengunggah materi presentasinya pada media sosial.
· Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam
PERTEMUAN KE-8
Seni Wisata (2 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
· Guru mengawali pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran peserta didik.
· Guru melakukan ice breaking untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
· Guru mengaitkan materi yang telah dipelajari dengan materi yang akan dipelajari.
· Guru bertanya apakah peserta didik kesulitan dalam mencari informasi.
· Guru memotivasi peserta didik untuk memperhatikan kelompok lain saat presentasi.
Kegiatan Inti (90 Menit)
· Guru meminta kelompok tujuh dan delapan untuk mempresentasikan informasi tentang tari tradisional daerah setempat yang berfungsi sebagai sajian wisata secara bergantian.
· Setelah sesi presentasi pada setiap kelompok selesai, kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya dan menambahkan informasi.
· Di waktu jeda antara penampilan kelompok tujuh dan delapan, guru meminta salah satu peserta didik untuk membuat ice breaking agar peserta didik tetap berkonsentrasi.
· Guru memberikan pendalaman dan penguatan materi tentang tari tradisional daerah setempat yang berfungsi sebagai sajian wisata.
· Guru melakukan evaluasi terhadap pemahaman peserta didik tentang fungsi tari dengan membagikan kartu, yang masing-masing kartunya dapat berisi:
- Foto: Tari ritual/hiburan/pertunjukan/wisata
- Ciri dari setiap fungsi tari: Tari ritual/ hiburan/pertunjukan/wisata (Dalam kartu ini, sebaiknya guru hanya menuliskan satu ciri dalam satu kartu sehingga jika dalam tari wisata memiliki tujuh ciri, maka kartu tentang ciri seni tari wisata berjumalah tujuh kartu)
- Tulisan : Tari ritual/hiburan/pertunjukan/wisata
· Setelah semua mendapatkan kartu, peserta didik diminta untuk mencari pasangan yang mempunyai kesesuaian dengan kartu yang dimilikinya.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
· Guru meminta peserta didik secara acak untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari, lalu menyampaikan kesan yang dirasakan setelah mengikuti pembelajaran tentang fungsi tari.
· Guru meminta peserta didik untuk membuat deskripsi tentang sejarah dan fungsi tari dalam bentuk poster, dan mengunggahnya ke sosial media.
· Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
· Guru menutup pembelajaran dengan salam