Sebagai rajamarga atau jalan kerajaan, Malioboro berfungsi sebagai jalan seremonial yang sesuai dengan tradisi India, terutama pada hari perayaan, dihiasi dengan untaian bunga. Jalan ini menjadi saksi bisu prosesi kedatangan para gubernur jenderal dan pejabat Eropa, baik sipil maupun militer serta tamu kerajaan lain ketika mengunjungi Yogyakarta yang disambut oleh sultan dan prajurit kraton bersenjata.[5]