Kami menyambut Anda
Didik & Niken
Kami menyambut Anda
Didik & Niken
Tuan Rumah
Didik dan Niken memulai pelayanan di Member Care Indonesia (MCI) sebagai sukarelawan Debriefing, Konseling dan Coaching bagi para Utusan Lintas Budaya (ULB) mulai tahun 2018.
Dalam pergumulan pelayanan, Niken dan Didik digerakkan untuk menanggapi panggilan-Nya dan visi yang lebih spesifik yaitu pelayanan rumah istirahat dan pemulihan bagi para pekerja lintas budaya, agar mereka mengalami penyegaran dan keterhubungan yang bermakna.
Niken menyelesaikan Strata 1 Psikologi dari Universitas Katolik Atma Jaya dan program Master dalam bidang Konseling di Singapore Bible College. Didik adalah profesional coach dengan sertifikasi Certified Professional Coach (CPC) dari International Coach Federation (ICF), Erickson Professional Coach (EPC) selain sebagai Konsultan Sumber Daya Manusia dengan fokus Transformasi Organisasi dan Kepemimpinan.
Mereka berdua berasal dari Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pamulang, kemudian mengalami pemuridan di Gereja Kristus Yesus (GKY) Singapore, dan juga menerima mentoring dalam pelayanan Utusan Lintas Budaya oleh Member Care Indonesia, sebelum masuk lebih khusus dalam pelayanan kepada utusan lintas budya.
Mereka menikah di tahun 1997 dan dikaruniai dua orang anak dan 1 menantu yang bermukim di luar Indonesia.
The Host
Didik and Niken have been learning at Member Care Indonesia (MCI) as volunteers in debriefing, counseling, and coaching for Cross-Cultural Workers (ULB) since 2018.
In their ministry journey, Niken and Didik are called to a more specific vision: providing a rest and recovery home for cross-cultural workers, enabling them to experience renewal and meaningful reconnection.
Niken holds a Bachelor’s degree in Psychology from Atma Jaya Catholic University and a Master’s in Counseling from Singapore Bible College. Didik is a Certified Professional Coach (CPC) accredited by the International Coach Federation (ICF) and an Erickson Professional Coach (EPC). He is also an experienced Human Resources Consultant specializing in Organizational Transformation and Leadership Development.
Both originated from Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pamulang and later experienced discipleship at Gereja Kristus Yesus (GKY) Singapore. They also received mentoring in cross-cultural ministry through Member Care Indonesia before dedicating themselves to a specialized ministry for cross-cultural workers.
They were married in 1997 and are blessed with 2 adult children and 1 son in law who live abroad.