Program Unggulan Pusat Riset Teknologi Reaktor Nuklir
Program riset utama yang dilaksanakan oleh PRTRN adalah desain dan pengembangan teknologi reaktor untuk medis dan industri. Hal in diwujudkan melalui dua sub-program:
Pengembangan Reaktor Produksi Isotop, dan
Pengembangan Reaktor Kogenerasi PeLUIt-40.
Reaktor Produksi Isotop
Reaktor Produksi Isotop (RPI) dikembangkan dari Reaktor Serba Guna - G. A. Siwabessy (RSG-GAS), reaktor riset terbesar di Asia Tenggara. Pemanfaatan RSG-GAS dioptimasikan untuk produksi radioisotop menggunakan iradiasi dalam teras. Untuk itu, diperlukan berbagai riset terkait revitalisasi RSG-GAS untuk menjadi RPI.
Di antara riset yang dilakukan adalah,
Analisis performa dan keselamatan RSG-GAS menggunakan bahan bakar baru dengan densitas lebih tinggi berbasis uranium-molybdenum (U-Mo) dari aspek netronik dan termohidrolik,
Analisis biaya-manfaat (cost-benefit analysis) dari pemanfaatan RSG-GAS untuk produksi radioisotop,
Analisis struktur, sistem, dan komponen untuk optimasi revitalisasi RSG-GAS,
Manajemen penuaan reaktor pada RSG-GAS.
Reaktor Kogenerasi PeLUIt-40
Pembangkit Listrik dan Uap untuk Industri (PeLUIt) merupakan rancangan desain PLTN Generasi IV yang dikembangkan oleh PRTRN. PeLUIt merupakan kelanjutan dari Reaktor Daya Eksperimental (RDE) yang sebelumnya dikembangkan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) hingga 2019.
PeLUIt-40 dirancang sebagai reaktor kogenerasi, yang mampu menghasilkan kalor temperatur tinggi untuk produksi listrik maupun proses termal untuk keperluan industri. Basis desain PeLUIt-40 adalah high temperature gas-cooled reactor (HTGR), yang memiliki temperatur luaran lebih tinggi dari PLTN konvensional, hingga 700 °C. Reaktor ini didesain dengan daya termal 40 MW, setara dengan daya elektrik 12 MW.
Riset yang dilakukan untuk menunjang program PeLUIt-40 di antaranya adalah sebagai berikut.
Analisis fisika reaktor dan skema daur bahan bakar,
Analisis keselamatan termohidrolika,
Desain dan optimasi sistem konversi energi,
Analisis tekno-ekonomi,
Analisis keselamatan radiasi pada kondisi kecelakaan,
Desain dan pengembangan sistem instrumentasi dan kendali,
Desain dan pengembangan sistem mekanika dan struktur,
Pengembangan simulator PLTN PeLUIt-40,
Studi tapak dan analisis kebencanaan terhadap pembangkit,
Analisis keamanan dan seifgard bahan nuklir,
dan lain-lain.