judul
Proyek sosial - "Donasi Bagi Gojek serta UMKM Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan di Masa Pandemi"
latar belakang
Proyek yang kami angkat adalah realisasi dari program "Kampus Merdeka" gagasan Bapak Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Program "Kampus Merdeka" adalah program yang bertujuan untuk menjadi solusi dari tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat. Program ini merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Proses pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan sehingga mahasiswa bisa mengembangkan soft skills dan hard skills yang dimilikinya.
Dengan program ini, kami juga ingin membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menggerakkan roda ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada masa pandemi COVID-19 ini. Seperti yang kita ketahui, kasus awal COVID bermunculan di Wuhan, China sejak akhir Desember 2019. Virus ini menyerang sistem pernafasan kita dan menjadi fatal ketika nafas menjadi sesak. Menurut laman Our World in Data, dari kasus terawal sampai tanggal 13 September, COVID telah menular ke sebanyak 225,37 juta penduduk dunia dan telah memakan sebanyak 4,64 juta jiwa sedunia. Mengetahui keganasan virus ini, tentunya orang-orang berwaspada dan kegiatan yang melibatkan keramaian dibatasi. Sumber penghasilan para UMKM, tentunya konsumen, melakukan aktivitas-aktivitas mereka dari rumah dan menggunakan teknologi. Dalam pandemi ini, tidak semua UMKM memiliki fasilitas teknologi yang memadai. Kalaupun ada, bentuk usaha mereka yang terbilang minor dibanding perusahaan-perusahaan terkemuka akan kalah daya tarik konsumennya.
Dampak pandemi ini terhadap UMKM bisa dilihat dari hasil survei Katadata Insight Center yang telah dilakukan terhadap 206 pelaku UMKM di Jabodetabek yang menyatakan bahwa 82.9% UMKM merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan 63.9% dari UMKM mengalami penurunan omzet lebih dari 30%. Sementara itu, hasil survei 20 dari beberapa lembaga seperti BPS, Bappenas, dan World Bank menunjukkan bahwa banyak UMKM yang mengalami kesulitan melunasi pinjaman serta membayar tagihan listrik, gas, dan gaji karyawan sehingga harus melakukan PHK. Oleh karena itu, para pelaku usaha berusaha memikirkan ide baru agar bisa memecahkan persoalan sosial-ekonomi yang ada di masyarakat sehingga ekonomi pun membaik pada kuartal I/2021.
Meskipun perekonomian sudah semakin membaik, namun masih banyak juga UMKM yang masih terdampak dari pandemi. Mengetahui semua hal tersebut, kami memutuskan untuk mengumpulkan dana sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) dan menggunakannya untuk membantu UMKM terdekat sekaligus melibatkan driver ojek online setempat. Secara singkat, kami akan membeli makanan dari UMKM tersebut untuk mendukung usaha mereka serta memberikannya kepada driver ojek online.
tujuan
Projek sosial ini bertujuan untuk berkontribusi membantu UMKM ( USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH ) yang terdampak Pandemi COVID 19 ini dengan cara membeli makanan dari pengusaha UMKM tersebut. Akan Tetapi, di sini kami bukan hanya membantu usaha UMKM saja, tetapi kami juga melakukan bantuan dana berupa makanan yang kami beli dari UMKM tersebut untuk diberikan kepada Bapak / Ibu yang bekerja pada Gojek karena di masa pandemi ini, Gojek juga terdampak dan juga susah mencari nafkah. Jadi, disini kami memiliki 2 peran penting dalam projek ini. yaitu membantu melancarkan UMKM (USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH ) dan melakukan bantuan dana berupa makanan kepada Gojek.
penerima manfaat
Projek sosial ini kami tujukan kepada para pengemudi Gojek dan UMKM penjual makanan karena profesi dan pendapatan mereka adalah salah satu yang paling terdampak dari pandemi Covid-19 di Indonesia. Selain itu kami juga memilih penerima manfaat tersebut agar tetap tercipta keamanan bagi seluruh tim kami karena kegiatan ini dapat dilakukan secara daring.
Berdasarkan dana yang berhasil kami kumpulkan, kami dapat memberikan bantuan kepada minimal sepuluh pengemudi Gojek dan sekitar sepuluh UMKM penjual makanan.
Kami memilih untuk mengadakan projek sosial ini di daerah Bekasi dan Depok karena merupakan area yang ramai dengan pedagang UMKM dan dekat dengan lokasi kediaman tim kami demi memudahkan pelaksanaan kegiatan.
cara mendapat umpan balik
Cara yang akan kami gunakan untuk mendapatkan umpan balik dari hasil proyek kami adalah dengan meminta testimoni dari pihak Gojek dan juga dari pihak UMKM. Testimoni tersebut kami dapatkan melalui fitur chatting dari aplikasi Gojek ataupun testimoni secara langsung kepada pihak yang bersangkutan. Testimoni yang akan kami dapatkan dapat berupa kepuasaan atau perasaan yang dirasakan setelah menerima pesanan, ataupun feedback-feedback positif dari hasil proyek yang dijalankan. Selain itu, umpan balik ini juga bertujuan sebagai pengukur apakah proyek yang kami jalankan ini cukup berdampak besar bagi mereka yang menerima makanan dan juga bisa menjadi evaluasi untuk kelompok kami ke depannya dalam melakukan kegiatan sosial lainnya.
luaran projek / output
Luaran proyek atau output dari proyek sosial kelompok 66 adalah pemberian barang berupa makanan kepada driver Gojek yang biasa bertugas mengantarkan pesanan, juga sekaligus membantu penjualan dari usaha kecil yaitu UMKM yang menjual makanan tentunya. Kami kelompok 66 sadar bila pekerjaan driver Gojek terdampak oleh pandemi Covid-19 dan tentunya kami juga memikirkan untuk membantu usaha kecil seperti UMKM dengan cara membantu penjualanya yang pastinya terdampak juga dimasa pandemi ini. Teknisnya dengan kami membeli makanan untuk diberikan kepada driver Gojek, usaha kecil seperti UMKM yang menjual makanan tersebut akan ikut terbantu dari segi pendapatan.
timeline dan kerangka kerja
indikator keberhasilan
Keberhasilan project kami diindikasikan dengan bukti pembelian dari UMKM sebagai penanda bahwa kita telah membantu meningkatkan penjualan UMKM, foto dari Gojek dengan makanannya sebagai bukti bahwa pengemudi Gojek telah menerima bantuan berupa makanan, dan foto riwayat pemesanan makanan dan penggunaan dana sebagai bukti bahwa dana dari donasi berhasil disalurkan secara keseluruhan untuk membantu meningkatkan penjualan UMKM dan memberikan makanan dan minuman kepada Gojek. Dan kami juga mendapat umpan balik yang baik dari Gojek yang kita bantu dengan proyek sosial ini contoh umpan balik dari Gojek yaitu mereka senang saat mendapatkan makanan dan minuman.