Selayang Pandang Sejarah PPLQ Nurul Barokah
Di sebuah perdukuhan yang tenang dan penuh kedamaian, tepatnya di Dukuh Beran Desa Cilibur Kec. Paguyangan Kab. Brebes, berdiri sebuah pondok pesantren yang bernama Pondok Pesantren Litahfidzil Qur'an Nurul Barokah. Pondok ini didirikan pada tahun 2014 dan diresmikan pada tahun 2017. Kisah latar belakang didirikannya PPLQ Nurul Barokah begitu menggugah jiwa. Berawal dari sunyinya kegiatan keagamaan di dukuh tersebut serta tidak adanya lembaga yang menginovasi kegiatan belajar mengajar keagamaan untuk berorientasi kemajuan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Sepasang suami istri, yakni Abah Untung Maulana, S.Pd.I., dan Ibu Nur Khayatun kala itu berinisiatif mendirikan TPQ Nurul Barokah pada tahun 2010. Semakin berjalannya waktu, anak-anak yang mengaji di TPQ Nurul Barokah semakin banyak dan beliau berdua merasa stagnan dengan program-program kegiatan di TPQ hingga akhirnya melebarkan sayapnya dengan himmah yang begitu kuat, maka didirikanlah PPLQ Nurul Barokah.
Nama "Nurul Barokah" berarti "cahaya keberkahan", nama tersebut diambil dari nama pendiri yakni Ibu Nur serta dari nama pondok pesantren Nurul Ihsan di Karangmangu, Plompong. Sedangkan kata Barokah diambil dari nama masjid yang diwakafkan oleh leluhur Abah Untung, yakni Masjid Jami' Al-Barokah. Nurul Barokah didirikan dengan semangat untuk meng-Al-Qur'an-kan masyarakat dan memasyarakatkan Al-Qur'an. Dengan semangat yang berkobar, pesantren ini mengemban misi mulia untuk menjadi wasilah generasi bangsa untuk menghafal dan mempelajari Al-Qur'an, serta mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam. Sejak didirikan, Nurul Barokah telah menjadi rumah kedua bagi para santri yang datang dari berbagai penjuru, mencari ilmu yang menerangi jiwa. Di sini, mereka tidak hanya belajar membaca dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga memahami makna dan hikmah di baliknya. Para pengajar yang berdedikasi dan berpengalaman menuntun santri dengan sabar dan penuh kasih sayang.
Pondok Pesantren Litahfidzil Qur'an Nurul Barokah juga dikenal dengan bimbingan ruqyahnya yang langsung diajarkan oleh pimpinan pesantren, yakni Abah Untung-begitu sapaan akrab para santri kepada beliau. Nurul Barokah berusaha memberikan program pendidikan yang terintegrasi dengan kurikulum yang dirancang untuk mengembangkan kecerdasan spiritual, intelektual, dan emosional, pesantren ini membentuk karakter santri yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan umat. Fasilitas di pesantren ini belum begitu lengkap dikarenakan para santri tidak sama sekali dibebani biaya syahriyah (bulanan), jadi pesantren ini mengandalkan dari para donatur yang ada. Namun, fasilitas yang ada mendukung proses belajar mengajar yang efektif. Dari ruang kelas yang nyaman hingga asrama yang aman dan kondusif, semuanya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan santri dalam menuntut ilmu.
Nurul Barokah tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga memperhatikan pengembangan bakat dan minat santri. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti tilawatil Qur'an, Pramuka, marchingband, hadroh, dan menjahit menjadi bagian dari pendidikan karakter, melatih santri untuk menjadi individu yang seimbang dan harmonis. Dengan semangat yang tak pernah padam, Pondok Pesantren Litahfidzil Qur'an Nurul Barokah terus berjalan di atas landasan iman dan ilmu. Mereka berkomitmen untuk terus menyebarkan panji-panji dakwah Nabi Muhammad Saw., menyebarkan cahaya kebaikan, membimbing generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dengan kebijaksanaan dan keberkahan.
Pondok Pesantren Litahfidzil Qur'an Nurul Barokah tidak hanya menjadi mercusuar pengetahuan dan spiritualitas, tetapi juga berperan penting dalam membentuk masyarakat di sekitarnya. Dampaknya terhadap masyarakat dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan berikut:
1. Pendidikan dan Moralitas
Pesantren ini telah menjadi pusat pendidikan yang mengutamakan pembentukan karakter dan moralitas. Santri yang terdidik di sini berusaha semaksimal mungkin membawa nilai-nilai etika dan moral yang cukup baik ke dalam masyarakat, memperkuat fondasi sosial yang berakhlak mulia.
2. Ekonomi Lokal
Kehadiran pesantren memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Dari kebutuhan sehari-hari santri hingga proyek-proyek pembangunan pesantren, semuanya berkontribusi pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.
3. Kebudayaan dan Sosial
Pesantren ini juga menjadi pusat kebudayaan, di mana santri dan masyarakat lokal berinteraksi dan bertukar pengetahuan, misal melalui kegiatan pengajian rutinan, bakti sosial keagamaan, dll. Kegiatan-kegiatan sosial tersebut diinisiasi pesantren menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong di antara warga.
4. Kesejahteraan Masyarakat
Dengan program-program pendidikan dan sosial yang dijalankan, pesantren ini turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Santri diajarkan untuk tidak hanya berkembang secara pribadi tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan mereka.
5. Kepemimpinan dan Pengembangan Masyarakat
Lulusan pesantren sering kali menjadi pemimpin dan penggerak dalam masyarakat. Mereka membawa visi dan misi pesantren untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.
Dengan demikian, Pondok Pesantren Litahfidzil Qur'an Nurul Barokah tidak hanya berusaha mencetak para penghafal Qur'an saja, tetapi juga berusaha mencetak agen perubahan yang siap membawa dampak positif bagi masyarakat luas. Semoga keberadaannya telah menjadi berkah yang tidak terhingga, menyinari jalan bagi banyak orang untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Aaamiin yaa Rabbal 'alamiin.
Visi dan Misi PPLQ Nurul Barokah
Visi
"Dengan Al-Qur'an dan Hadits kita cerdaskan dan satukan umat"
Misi
Insya Allah akan mencetak generasi yang berakhlaqul karimah
Insya Allah akan mencetak generasi Hafidz dan Hafidzhoh
Insya Allah akan memperkuat ukhuwah Islamiyyah.
Landasan Hukum PPLQ Nurul Barokah
Akta Notaris : 04 April 2016 Nomor 11
Nomor Statistik : 510033290141
Nomor Izin Operasional : 27881 Tahun 2022
SK Kemenkumham : AHU-0019089.AH.01.04 Tahun 2016
NPWP Lembaga : 74.131.945.3-501.000