Apa Sunat ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) ?
Menurut National Institute of Mental Health, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan yang terjadi pada otak. ADHD ditandai dengan kurangnya perhatian atau hiperaktif serta impulsif yang mengganggu fungsi dan perkembangan otak anak.
Anak dengan kebutuhan khusus, perlu mendapatkan pendekatan dan penanganan berbeda dari anak lainnya, ketika akan dikhitan. Berdasarkan karakteristik anak autisme, tidak mudah menangani saat proses khitan. Risiko yang akan terjadi juga tinggi saat anak tidak dapat berhenti bergerak. Oleh karena itu, tindakan khitan untuk anak berkebutuhan khusus, seperti autism membutuhkan metode atau teknik khusus.
Namun, tidak semua tempat khitan dapat menangani anak dengan kebutuhan khusus. Tenaga medis, baik dokter dan perawatnya harus memiliki pengalaman. Ada rasa khawatir bagi orangtua untuk mengkhitankan anaknya yang berkebutuhan khusus, maka tak heran tidak sedikit orangtua yang kesulitan mencari tempat khitan yang tepat dan nyaman bagi anak mereka. Bahkan ada yang memilih untuk menunda khitan sampai dirasa baik orangtua maupun anaknya merasa siap.