1. Permintaan
Siswa/Staf mengajukan permohonan keanggotaan kepada petugas.
2. Pengisian Data
Calon anggota mengisi Formulir Pendaftaran (manual/elektronik) dengan data lengkap.
3. Verifikasi Data
Petugas memverifikasi data formulir dengan data induk sekolah/staf.
4. Pencetakan Kartu
Jika data valid, petugas mencetak/membuat Kartu Anggota Perpustakaan dan mencatatnya dalam sistem.
5. Penyerahan Kartu
Kartu anggota diserahkan kepada pemohon.
Status Akhir
Calon anggota resmi menjadi Anggota Perpustakaan.
1. Pemilihan Buku
Peminjam memilih buku yang diinginkan dari rak koleksi terbuka.
2. Penyerahan KTA
Peminjam menyerahkan buku dan Kartu Tanda Anggota kepada petugas di meja sirkulasi.
3. Pengecekan Status
Petugas memverifikasi status keanggotaan dan batas pinjaman (jumlah dan masa pinjam).
4. Input Data
Petugas melakukan scanning / pencatatan data buku dan peminjam ke dalam sistem.
5. Konfirmasi
Petugas memberitahu tanggal jatuh tempo pengembalian.
Status Akhir
Peminjam membawa buku keluar perpustakaan.
1. Penyerahan Buku
Peminjam menyerahkan buku di meja sirkulasi.
2. Pengecekan Status
Petugas melakukan scanning buku untuk dicatat sebagai 'kembali' di sistem.
3. Verifikasi Waktu
Petugas memeriksa tanggal pengembalian.
4. Penentuan Denda
(a) Jika tepat waktu: Proses selesai.
(b) Jika terlambat: Hitung dan tetapkan denda.
5. Pembayaran Denda
Peminjam membayar denda keterlambatan (jika ada).
Status Akhir
Buku kembali ke koleksi, status pinjaman anggota nol.
1. Pengajuan
Pemohon (siswa kelas XII, pindah, atau staf berhenti) mengajukan permohonan SKBP.
2. Pemeriksaan Sistem
Petugas memeriksa data pemohon di sistem: (a) Pinjaman aktif dan (b) Tunggakan denda.
3. Penyelesaian Kewajiban
Jika ada tanggungan (buku hilang/rusak/denda), pemohon wajib menyelesaikan dan melunasinya.
4. Verifikasi Akhir
Petugas memverifikasi bahwa status tanggungan pemohon sudah nol.
5. Penerbitan Dokumen
Petugas mencetak dan menandatangani Surat Keterangan Bebas Pustaka (SKBP).
Status Akhir
SKBP diserahkan kepada pemohon. Status keanggotaan dinonaktifkan.
1. Akses
Pengunjung masuk dan menuju area fasilitas (komputer/referensi).
2. Self-Service
Pengunjung menggunakan koleksi referensi di tempat, atau menggunakan komputer untuk tujuan akademis.
3. Pengawasan
Petugas secara berkala mengawasi penggunaan komputer (memastikan tidak ada pelanggaran SOP).
4. Batas Waktu
Jika terjadi antrean, petugas memberlakukan batasan waktu penggunaan komputer (30menit).
5. Check Out
Sebelum meninggalkan area, pengunjung (a) Merapikan kursi, dan (b) Mengembalikan koleksi referensi ke rak yang ditentukan, serta
(c) Menghapus data pribadi dari komputer.
Status Akhir
Area fasilitas kembali siap digunakan oleh pengguna berikutnya.
1. Quiet Zone (Zona Senyap): Area membaca individu yang hening total. Fasilitas: Sofa empuk, bean bag, atau meja sekat dengan pencahayaan warm light.
> Mendukung fokus mendalam untuk belajar menjelang ujian atau mengerjakan tugas esai.
2. Collaborative Hub: Ruang diskusi kelompok informal. Fasilitas: Meja besar yang bisa digeser, papan tulis kaca (whiteboard glass), dan port charger yang melimpah.
> Memfasilitasi kerja kelompok dan diskusi yang lebih disukai Gen-Z.
3. Creative/Multimedia Corner: Area khusus dengan pencahayaan yang bagus, background polos, atau green screen mini
> Tempat siswa membuat konten tugas (video, podcast) atau proyek kreatif tanpa mengganggu area hening.
4. Library Cafe / Chill Out Spot: Area lounge yang santai, mungkin di teras atau dekat jendela, yang membolehkan minuman kemasan/snack ringan (sesuai kebijakan).
> Memberikan suasana "nugas di kafe" yang nyaman dan rileks.
1. E-Library & E-Resources: Menyediakan akses ke E-book, Jurnal digital, atau koran digital yang bisa diakses dari gawai pribadi (BYOD - Bring Your Own Device).
> Memenuhi kebutuhan akses cepat dan fleksibilitas Gen-Z dalam membaca.
2. Tech Gadget Loan: Layanan peminjaman gadget untuk belajar di tempat, seperti tablet (untuk baca e-book), headset (untuk fokus), atau kamera/mic (untuk proyek sekolah).
> Mendukung kegiatan proyek/multimedia yang sering ada di kurikulum SMA.
3. AI Powered Search: Integrasi alat pencarian yang lebih cerdas pada OPAC (Online Public Access Catalog/katalog online perpustakaan) yang merekomendasikan buku berdasarkan mata pelajaran atau tren terkini.
> Memudahkan Gen-Z mencari referensi secara cepat dan personal.
4. WiFi Kecepatan Tinggi: Sediakan koneksi WiFi yang stabil dan cepat sebagai kebutuhan dasar di area perpustakaan.
> Penunjang utama bagi semua aktivitas digital dan browsing akademis.
1. Content Creation Class: Workshop singkat (1-2 jam). Misalnya tentang "Cara membuat thread X" atau "Tips bikin video TikTok edukatif" menggunakan sumber dari perpustakaan.
Fokus (Skill) > Literasi Digital, Keterampilan storytelling.
2. Career Talk / Bedah Jurusan: Mengundang alumni atau profesional muda untuk berbagi pengalaman studi/karir, diadakan di Collaborative Hub.
Fokus (Skill) > Edukasi Karir, Membangun Jaringan.
3. Bibliotherapy Corner: Program membaca dan diskusi buku fiksi/nonfiksi yang relevan dengan isu kesehatan mental, self-development, atau quarter life crisis.
Fokus (Skill) > Kesehatan Mental, Kemampuan Berpikir Kritis.
4. Book Display Interaktif: Tidak hanya memajang buku baru, tapi juga membuat display buku berdasarkan tren hashtag
(misal: #BookTokReads, #FutureCareer) dan voting buku favorit mingguan.
Fokus (Skill) > Promosi Koleksi, Interaksi Langsung.
5. Podcast/Review Buku: Ajak siswa untuk merekam podcast resensi buku mingguan yang hasilnya dipublikasikan di media sosial perpustakaan.
Fokus (Skill) > Kemampuan Komunikasi, Public Speaking.