Jasa SEO sebagai industri dimulai dari dari sekelompok orang teknis yang memperhatikan bagaimana mesin pencari bekerja dan menyesuaikan dengan teknik yang mereka miliki. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika dengan sekelompok orang teknis tersebut (dan bukan pemasar), jasa SEO dikembangkan dengan cara yang jauh dari kreatif. Selama bertahun-tahun, kita telah melihat jasa SEO melibatkan berbagai macam teknik, beberapa efektif untuk memenangkan posisi di hasil pencarian. Tetapi hal ini mulai perlahan kurang efektif, walau masih ada beberapa lubang jika anda mencari atau jika anda melakukan Black Hat SEO.
Kabar gembiranya, jasa SEO mulai bergerak ke arah yang berbeda, kembali ke teknik marketing tradisional dimana menciptakan konten atau isi web untuk mencapai posisi yang lebih baik di hasil pencarian. Hal ini lebih efektif untuk melakukan edukasi atau pengertian kepada pengunjung dan branding yang pada akhirnya akan membawa terjadinya konversi.
Tantangan yang kita hadapi sekarang di jasa SEO adalah kurangnya pengetahuan dasar mengenai marketing. Hal ini bukanlah hal yang aneh, mengingat sekelompok orang yang bergerak di industri ini sebagian besar tidak berasal dari bagian marketing. Dari tiga sampai empat tahun yang lalu kita telah melihat taktik meniru di jasa SEO, dimana mereka meniru teknik SEO yang telah dilakukan oleh orang lain dan berhasil dan mengimplementasikan teknik seo tersebut untuk website mereka, tanpa mengerti kenapa taktik tersebut dapat berhasil atau tujuan strategis apa untuk kampanye iklan tersebut. Salah satu akibatnya terjadi penyalahgunaan media atau konten tidak bermutu, dimana Google telah memberitahukan secara eksplisit bahwa tindakan-tindakan tersebut sudah termasuk pelanggaran, karena konten tersebut tidak unik atau tidak bermanfaat atau membingungkan pengguna.
Sehingga untuk mencapai tujuan kampanye iklan (seperti menyampaikan pesan yang tepat kepada pengguna yang tepat pada saat yang tepat melalui serangkaian tindakan teknis baik pengembangan atau proses analisa), jasa SEO tidak dapat hanya dilakukan oleh sekelompok orang teknis saja, tetapi juga harus ada kerjasama yang baik dengan bidang-bidang lain, seperti bagian design, marketing dan bagian produksi kreatif yang lain. Atau jika anda menggunakan digital agency di indonesia untuk jasa SEO website anda, pastikan agency tersebut tidak hanya jago dalam hal teknis saja (atau lebih parah hanya menggunakan cara-cara instant yang mempunyai resiko lebih besar), tetapi juga harus terbuka untuk belajar lebih dalam mengenai bisnis anda. Pada akhirnya, akan tercipta konten yang menarik dan proses content marketing yang efektif hingga menghasilkan posisi yang tinggi di hasil pencarian dan lalu lintas atau traffik pengguna yang lebih tinggi. Dan jangan lupa untuk selalu melakukan analisa setiap kampanye iklan anda bahkan hingga bagian yang paling kecil (yang kadang menjadi kunci keberhasilan) dan selalu konsisten untuk mengontrol seluruh saluran digital marketing atau digital marketing channel yang anda pilih.
Kesimpulannya, jasa SEO seharusnya dilakukan oleh sekelompok orang yang suka untuk menciptakan pengalaman pengguna yang menakjubkan dengan membangun konten yang lebih baik. Selain itu, jasa SEo bukan hanya berguna untuk si pelaku jasa SEO saja, tetapi juga membawa dampak positif kepada pemilik website dan pengguna.
Berikut ini adalah 10 kesalahan SEO yang sering terjadi:
1. No Sitemap
Sitemap adalah file xml yang berisi data mengenai suatu domain (seperti: website apa saja yang terdapat di dalam suatu domain) untuk memudahkan Google Crawl melakukan analisa dan mendaftarkan domain tersebut ke Google Search Result.
2. Redirect Pages
Hal ini sering terjadi home.html dan index.html mengarah ke halaman yang sama, atau juga bisa terjadi karena ada pergantian nama file html. Walau hal ini mungkin tidak berpengaruh ke pengalaman pengguna (jika redirect pages diimplementasi dengan benar, bukan berantai atau menuju halaman yang salah), nilai seo suatu domain akan tidak bagus.
3. Slow Load Times
Walau saat ini koneksi internet di Indonesia sudah lumayan kecepatannya, tetapi masih ada website yang masih membutuhkan load times yang lama. Dengan menggunakan Google PageSpeed Insight Tool, anda bisa mendapatkan hasil analisa mengenai hal ini untuk website anda dan hal-hal apa saja yang menjadi pemicu dan bagaimana memperbaikinya.
4. No Header Tags
Header Tags (seperti < h1> < h2> < h3> < h4>) memberikan data kepada Google Crawl mengenai judul atau topik suatu halaman website. Oleh karena itu, selalu pastikan header tags unik dan sesuai dengan apa yang dibahas di halaman website tersebut.
5. Missing Alt Attributes
Google Crawl tidak mengerti gambar, sehingga dia mencari deskripsi suatu gambar dari Alt Attributes, apakah sesuai dengan apa yang dibahas di halaman website tersebut.
6. Poor Metadata
Title Tags masih menjadi faktor penting dalam keberhasilan Seo On-Site. Title Tags ini yang akan pertama kali dibaca jika muncul di halaman Google Search Result, jadi pastikan unik dan relevan dan maksimal terdiri dari 70 kata. Meta Description juga berguna, karena akan menjelaskan lebih lagi mengenai isi suatu website.
7. Keyword Stuffing
Pastikan adanya keseimbangan jumlah target keyword atau kata kunci pencarian di dalam isi suatu website. Penyebutan target keyword juga tidak baik karena bisa dianggap spam, penyebutan yang terlalu sedikit juga tidak baik karena akan menyulitkan Google Crawl untuk menentukan relevansi isi suatu website.
8. Duplicate Content
Jika tidak ditangani dengan baik, duplicate content atau halaman website yang sama persis dalam satu domain adalah hal yang sering terjadi, terutama domain yang mempunyai banyak halaman website seperti website ecommerce. Selain itu, dilarang untuk copy isi halaman website dari domain lain, apalagi jika tidak menyebutkan sumber.
9. Bad Backlinks
Baclinks masih menjadi faktor penting untuk keberhasilan Seo Off-Site, tetapi yang perlu diperhatikan adalah kualitas backlink, bukan jumlah backlink yang didapatkan. Kualitas Backlink yang bagus adalah backlink dari website yang mempunyai Page Authority yang tinggi dan mempunyai topik bahasan yang sama.
10. Anchor Text Links
Anchor Text Links adalah suatu teks yang merupakan link menuju halaman website di domain yang sama yang relevan dengan teks tersebut, agar memudahkan Google Crawl mengerti seluruh website yang ada dalam suatu domain. Sebaiknya menggunakan anchor text links yang unik dan hindari penggunaan kata yang umum (seperti "klik di sini")
Konsultan Digital Marketing | Whatsapp 08888097722