Tingkatkan Kompetensi Academic Writing Mahasiswa PAI semester 6 Bersama FITK UIN Sunan Kalijaga! (Yogyakarta, 12 Juni 2026)
Menulis bukan sekadar menuangkan ide, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumen yang kuat, dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.
Melalui Joint Seminar dengan tema “Peningkatan Kompetensi Academic Writing bagi Mahasiswa kolaborasi antara Institut Agama Islam Darul Fatah Lampung dengan FITK UIN Sunan Kalijaga”, bertujuan untuk memperkuat budaya akademik dan meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa.
Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperkaya wawasan, mengembangkan kemampuan akademik, dan mempersiapkan diri menjadi generasi intelektual yang produktif dalam dunia ilmiah.
Mahasiswa Prodi PAI Semester 6 Jadi Pembicara dalam Kegiatan “Teman Healing” Bertema “La Tahzan” di Ballroom Hotel Horison Lampung (Bandar Lampung, 08 Maret 2026)
Lampung — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) bernama Ahmad Nurmubin, turut berkontribusi dalam kegiatan pengembangan diri bertajuk “Teman Healing” yang mengangkat tema “La Tahzan”. Kegiatan ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Horison Lampung dan dihadiri oleh peserta dari kalangan mahasiswa serta masyarakat umum yang tertarik pada isu kesehatan mental dan penguatan spiritual.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Prodi PAI hadir sebagai pembicara yang menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental melalui pendekatan spiritual. Tema “La Tahzan” yang berarti jangan bersedih menjadi landasan pembahasan dalam mengajak peserta memahami bahwa setiap ujian kehidupan dapat dihadapi dengan kesabaran, optimisme, dan keimanan kepada Tuhan.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa rasa sedih, cemas, dan tekanan hidup merupakan hal yang wajar dialami setiap individu. Namun, dengan memperkuat nilai-nilai keimanan, seseorang dapat menemukan ketenangan hati serta kemampuan untuk bangkit dari berbagai permasalahan hidup.
“Pesan La Tahzan mengajarkan kita untuk tidak larut dalam kesedihan. Setiap kesulitan pasti disertai kemudahan, dan dengan mendekatkan diri kepada Allah, hati akan menjadi lebih tenang dan kuat menghadapi kehidupan,” ungkapnya di hadapan para peserta.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias berbagi pengalaman serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara mengelola emosi, menghadapi tekanan hidup, dan menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan spiritual.
Penyelenggara kegiatan menyampaikan bahwa acara “Teman Healing” bertujuan menciptakan ruang aman bagi generasi muda untuk belajar memahami diri, saling berbagi pengalaman, serta mendapatkan motivasi positif. Kehadiran mahasiswa Prodi PAI sebagai pembicara dinilai memberikan perspektif religius yang relevan dalam membantu peserta menemukan makna dan ketenangan dalam kehidupan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pemahaman baru bahwa proses healing tidak hanya berkaitan dengan relaksasi fisik dan emosional, tetapi juga dapat diperkuat melalui nilai-nilai spiritual yang menumbuhkan harapan, ketenangan, dan optimisme dalam menjalani kehidupan.
Mahasiswa PAI Semester 6 Sampaikan Tausiyah Ramadan dalam Program Prime Time Petang Yayasan Darul Fattah Lampung
Lampung — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) bernama Shofie Athalia Samsul semester 6, turut berkontribusi dalam kegiatan dakwah Ramadan dengan menyampaikan tausiyah dalam program Prime Time Petang yang diselenggarakan oleh Yayasan Darul Fattah Lampung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang bertujuan memberikan siraman rohani kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa PAI menyampaikan tausiyah yang mengangkat pesan tentang pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Tausiyah disampaikan dengan bahasa yang ringan dan reflektif sehingga mudah dipahami oleh para jamaah yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang seharusnya dimanfaatkan oleh setiap Muslim untuk memperbanyak amal kebaikan, seperti memperbanyak membaca Al-Qur’an, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang melatih kesabaran, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya dalam tausiyah yang disampaikan pada program Prime Time Petang.
Program Prime Time Petang sendiri menjadi salah satu agenda rutin Ramadan Yayasan Darul Fattah Lampung yang menghadirkan berbagai penceramah dari kalangan ustaz, akademisi, hingga mahasiswa untuk memberikan tausiyah singkat kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan keislaman sekaligus menjadi pengingat bagi umat Muslim agar senantiasa meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.
Kehadiran mahasiswa PAI semester 6 sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam menyebarkan nilai-nilai dakwah Islam di tengah masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat spiritual bagi para jamaah serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berdakwah dan berbagi ilmu keagamaan.
Dari kisah kisah para nabi Allah diatas. Perjuangan para Nabi dalam menegakkan kalimatillah adalah bukti nyata bahwa Allah SWT tidak pernah menyia-nyiakan setiap tetes keringat, air mata, dan pengorbanan hamba-Nya.
Meskipun ujian terasa berat dan rintangan seakan tak berujung, janji Allah itu pasti: setiap usaha tulus di jalan-Nya akan membuahkan kemuliaan, baik di dunia maupun sebagai simpanan indah di akhirat kelak
Teruslah melangkah, karena tak ada kebaikan yang luput dari pandangan-Nya."
Teruslah beribadah Karna Allah pasti akan Membalas dengan Pembalasan yang Terbaik disisi-Nya.
Dan yang pasti, jangan sia siakan Ramdhan yang telah masuk masa masa akhir ini. Bukan hanya kita akan mendapat balasan akan ibadah ibadah kita, Namun. Ibadah itu akan dibalas ratusan bahkan ribuan kali dari apa yang kita bayangkan.
Wallahu'alam
Surabaya -- Kunjungan Akademik Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung ke Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, pada hari Senin, 08 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung (INDAFA) melaksanakan kunjungan akademik ke Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya.
Kedatangan rombongan Prodi PAI INDAFA disambut dengan hangat oleh Prof. Dr. Muhammad Thohir, M.Pd. selaku Dekan FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya beserta jajaran pimpinan fakultas. Sambutan yang penuh kekeluargaan ini menjadi awal yang baik dalam membangun silaturahmi akademik serta memperkuat jejaring kerja sama antar perguruan tinggi Islam.
Kegiatan dilanjutkan dengan seminar akademik yang menghadirkan berbagai informasi dan wawasan mengenai pengembangan pendidikan tinggi, peningkatan mutu akademik, serta strategi penguatan kompetensi lulusan di era transformasi digital. Para peserta memperoleh banyak pengetahuan baru yang diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan Program Studi PAI di masa mendatang.
Selain seminar, FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya juga memberikan informasi secara komprehensif mengenai berbagai Program Magister yang tersedia. Paparan tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa dan dosen mengenai peluang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, prospek akademik, serta pengembangan karier profesional di bidang pendidikan dan keislaman.
Kunjungan akademik ini menjadi momentum penting bagi Prodi PAI INDAFA untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperluas wawasan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta serta menjadi langkah awal terjalinnya kolaborasi yang berkelanjutan antara Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Terima kasih kepada Dekan FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya beserta seluruh civitas akademika yang telah menerima dan memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik.
"Menjalin Silaturahmi Akademik, Memperluas Wawasan, dan Menguatkan Kolaborasi untuk Pendidikan Islam yang Berkualitas."
#PAIINDAFA #INDAFA #IAIDarulFattahLampung #FTIK #UINSunanAmpelSurabaya #KunjunganAkademik #StudiBanding #PendidikanAgamaIslam #MagisterPendidikan #KampusIslam #KampusMerdeka #AcademicVisit
Oleh : Admin PAI
Yogyakarta—Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menerima kunjungan akademik dari Institut Agama Islam Darul Fattah Lampung dalam kegiatan Joint Seminar Peningkatan Kompetensi Academic Writing bagi Mahasiswa, Jumat, 12 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Convention Hall Lantai 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini diikuti oleh 240 mahasiswa IAI Darul Fattah Lampung dan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Kunjungan akademik ini menjadi bagian dari upaya IAI Darul Fatah Lampung untuk memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa melalui interaksi akademik dengan perguruan tinggi mitra. FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyambut kegiatan ini sebagai ruang kolaborasi kelembagaan dalam memperkuat literasi ilmiah, jejaring akademik, dan kompetensi penulisan mahasiswa.
Dekan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan IAI Darul Fatah Lampung ke FITK. “Kami menyambut baik kunjungan akademik ini. Semoga kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama, memperluas wawasan mahasiswa, serta memperkuat budaya akademik dan literasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi Islam,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sigit juga memberikan nuansa reflektif dengan membacakan puisi “Hujan Bulan Juni” karya Sapardi Djoko Damono. Pembacaan puisi tersebut menjadi pengantar yang menarik untuk menegaskan bahwa menulis bukan hanya keterampilan akademik, tetapi juga cara merawat kepekaan, gagasan, dan warisan intelektual.
Wakil Rektor I IAI Darul Fattah Lampung, Dr. Doni Sastrawan, M.Pd.I., menyampaikan terima kasih atas penerimaan FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. “Kami berterima kasih kepada FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah menerima kunjungan akademik ini dengan sangat baik. Kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman, motivasi, dan wawasan baru, khususnya dalam meningkatkan kemampuan academic writing,” ujarnya.
Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Imam Machali, M.Pd. dan Dr. Winarti, M.Pd.Si. sebagai narasumber. Dalam penyampaiannya, Prof. Imam menekankan pentingnya karya tulis sebagai jejak intelektual mahasiswa. Ia menyampaikan pesan inspiratif, “Jika usiamu tidak sepanjang dunia, maka perpanjanglah dengan karya.” Pesan tersebut menegaskan bahwa menulis merupakan jalan untuk menghadirkan kebermanfaatan yang melampaui batas waktu.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk memahami bahwa academic writing bukan hanya keterampilan teknis menulis, tetapi juga bagian penting dari pembentukan tradisi ilmiah di perguruan tinggi. Kemampuan menulis akademik menjadi bekal utama mahasiswa dalam menyusun makalah, artikel ilmiah, tugas akhir, serta mengembangkan gagasan yang berbasis data dan argumentasi ilmiah.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan kolaborasi kelembagaan antara FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan IAI Darul Fattah Lampung. Melalui kunjungan akademik ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi tentang penulisan ilmiah, tetapi juga mendapatkan pengalaman berinteraksi dalam atmosfer akademik kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi ruang kolaborasi yang produktif antarlembaga pendidikan tinggi Islam. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk lebih percaya diri dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas, relevan, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.