Masa muda ialah masa berjuang untuk meraih cita-cita, salah satunya properti baik itu berupa rumah, kendaraan dan sebagainya. Keberhasilan meraih properti pertama mereka adalah momen paling dinanti. Oleh karena itu, perlu mengatur strategi yang tepat untuk berjuang mencapai impian.
Sebagai pemula, Anda jangan mengambil langkah terburu-buru karena banyak hal yang harus dipelajari sebelum membeli suatu properti. Belum lagi Anda harus tahu banyak proses pembelian properti tidaklah mudah, terkadang ada proses panjang yang harus dilewati. Perhatikan juga cara pembayaran yang akan dipilih.
Jadi, ada sekian pelajaran yang harus dikuasai terlebih dahulu sebelum meraih properti pertama kali. Untuk memudahkan Anda, berikut ini 10 langkah jitu berinvestasi properti bagi pemula.
Lokasi adalah salah satu penentu ketika hendak membeli rumah atau tanah. Banyak orang yang memutuskan untuk membeli rumah atau tanah karena lokasinya strategis. Karena itulah, lokasi menjadi faktor utama oleh sebagian orang ketika membeli rumah atau tanah. Lokasi juga mempengaruhi harga jual suatu properti karena lokasi merupakan akses ke berbagai tempat, misalnya transportasi, pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit dan sebagainya.
Biaya juga menjadi salah satu faktor penentu orang dalam membeli properti. Selain biaya pokok, ada biaya ekstra yang menjadi kewajiban. Terkadang jumlahnya yang tidak sedikit membuat kaget orang awam baru pertama kali membeli.
Biaya pembelian properti yang menjadi kewajiban pembeli, antara lain:
Uang Tanda Jadi – biasanya ditentukan oleh para pengembang. Namun jika membeli properti tidak melalui pengembang, melainkan pasar sekunder, maka uang tanda jadi ini dapat ditentukan oleh penjual properti. Uang tanda jadi merupakan bentuk kejelasan Anda membeli rumah, seperti halnya biaya booking atau pemesanan.
Uang Muka – Kewajiban selanjutnya jika memang jadi membeli rumah, ialah melunasi uang muka jika membeli kepada pengembang. Sedangkan jika melalui pasar sekunder, besarnya uang muka berkisar antara 20 - 50% dan ini umumnya ditentukan oleh pihak bank yang bersangkutan.
Angsuran – idealnya besar tiap angsuran tidak lebih dari sepertiga gaji Anda sendiri atau bersama pasangan.
Jangan lantas percaya begitu saja dengan pengembang yang sudah terkenal namanya, kredibel dan bonafit. Anda tetap harus menyelidikinya dengan menemukan informasi yang benar adanya. Pengalaman merupakan salah satu tingkat kemahiran suatu pengembang, setidaknya pilihlah yang sudah berpengalaman minimal 5 tahun dalam bidang properti.
Periksa juga track record pengembang tersebut, apakah tepat waktu pada saat serah terima? Apakah perumahan sebelumnya berkualitas? Informasi tersebut dapat Anda dapatkan melalui website terkait atau orang-orang terdekat yang sudah mengenalnya dengan baik.
Jangan buru-buru dalam membeli properti pertama. Banyak hal yang harus ditinjau lebih dulu, seperti harga pasar. Anda harus tahu harga pasaran rumah yang akan dibeli tersebut. Ini bisa dicari melalui online atau riset pasar secara langsung. Dengan begitu, Anda dapat menentukan harga terbaik dari properti pertama yang akan dibeli.
Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya! anda Bisa konsultasi pada team Grahatama Agency Klik disni