CIRI BERBAGAI BENTUK BANGUN DATAR
Bangun datar adalah bangun geometri dua dimensi (2D) yang memiliki panjang dan lebar, tetapi tidak memiliki tinggi dan tebal. Bangun datar dibatasi oleh garis-garis lurus atau lengkung, dan hanya terdiri dari satu sisi. Bangun datar memiliki ciri-ciri umum, yaitu: Terbentuk dari garis-garis yang saling berhubungan, Memiliki luas dan keliling, Tidak memiliki ketebalan atau ketinggian.
Segiempat
Jajargenjang
Jajargenjang adalah bangun segi empat yang dibentuk dari sebuah segitiga dan bayangannya yang diputar setengah putaran (180°) pada titik tengah. sisi-sisi jajargenjang berhadapannya sama panjang dan sejajar.
Persegi panjang
Persegi Panjang adalah bangun datar yang memiliki dua pasang sisi sama panjang dan sejajar serta besar semua sudutnya adalah 90⁰ atau berbentuk siku-siku. Ada berbagai benda yang berbentuk persegi panjang, contohnya pintu, meja, buku tulis, penggaris, kertas, hingga lapangan.
Jika memperhatikan bangun persegi panjang di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa dalam persegi panjang memiliki 4 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, sisi CD, dan sisi AD. Dalam persegi panjang itu juga terdapat 4 sudut, yakni sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D. Terdapat juga 4 titik sudut, yakni titik A, titik B, titik C, dan titik D. Dalam persegi panjang juga terdapat dua pasang sisi yang sejajar, yakni AB// CD dan BC//AD. Selanjutnya semua sudut pada persegi panjang ABCD, terlihat bahwa sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D memiliki ukuran yang sama dan merupakan sudut siku-siku.
Persegi
Persegi atau yang juga disebut sebagai bujur sangkar merupakan bangun datar atau dua dimensi yang dibentuk oleh empat sisi. Sisi-sisi ini memiliki panjang yang sama dan memiliki empat sudut, yang semuanya merupakan sudut siku-siku. Persegi adalah turunan dari persegi panjang dengan empat sisi yang sama dan keempat sudutnya adalah sudut siku-siku (90 °).
Jika diperhatikan persegi di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa dalam persegi juga memiliki 4 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, CD, dan sisi AD. Dalam persegi itu juga terdapat 4 sudut, yakni sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D. Terdapat juga 4 titik sudut, yakni titik A, titik B, titik C, dan titik D. Dalam persegi juga terdapat dua pasang sisi yang sejajar, yakni AB//CD dan BC//AD. Semua sudut pada persegi ABCD, terlihat bahwa sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D memiliki ukuran yang sama. Sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D semuanya merupakan sudut siku-siku.
Belah Ketupat
Belah ketupat adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah segitiga siku siku masing-masing sama besar dengan sudut di hadapannya.
Jika diperhatikan bangun datar belah ketupat, maka kita dapat mengetahui bahwa dalam belah ketupat juga memiliki 4 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, CD, dan sisi AD. Dalam belah ketupat itu juga terdapat 4 sudut, yakni sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D. Terdapat juga 4 titik sudut, yakni titik A, titik B, titik C, dan titik D. Dalam belah ketupat juga terdapat dua pasang sisi yang sejajar sebagaimana yang dimiliki jajargenjang, yakni AB//CD dan BC//AD. Selanjutnya perhatikan semua sisi pada belah ketupat ABCD, terlihat bahwa sisi-sisi AB, BC, CD, dan AD memiliki panjang yang sama.
Trapesium
Trapesium adalah bangun datar dua dimensi yang dibentuk oleh empat buah rusuk yang dua di antaranya saling sejajar namun tidak sama panjang. Trapesium termasuk jenis bangun datar segi empat yang mempunyai ciri khusus
Jika diperhatikan bangun trapesium di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa dalam trapesium juga memiliki 4 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, CD, dan sisi AD. Dalam trapesium itu juga terdapat 4 sudut, yakni sudut A, sudut B, sudut C, dan sudut D. Terdapat juga 4 titik sudut, yakni titik A, titik B, titik C, dan titik D. Dalam trapesium terdapat tepat dua sisi yang sejajar atau tepat sepasang sisi sejajar, yakni AB//CD.
2. Segitiga
Banyak benda di sekitar kita yang berbentuk segitiga seperti penggaris segitiga, rambu lalu lintas dan lain-lain. Bangun segitiga ini memiliki beberapa jenis yang berbeda bentuk dan ciri-cirinya.
Segitiga Sama Sisi
Segitiga sama sisi adalah jenis segitiga yang ketiga sisinya memiliki panjang yang sama. Karena panjang sisinya sama, ukuran setiap sudut pada segitiga sama sisi juga sama, yakni 60 °.Perhatikan, segitiga di bawah ini. Misalkan nama segitiga tersebut adalah segitiga ABC.
Jika kita memperhatikan segitiga di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa dalam segitiga terdapat 3 ruas garis yaitu ruas garis AB, BC, dan AC.
Selanjutnya 3 ruas garis tersebut masing-masing dinamakan dengan sisi; sehingga segitiga memiliki 3 sisi, yakni sisi AB, sisi BC, dan sisi AC. Dalam segitiga itu juga terdapat 3 sudut, yakni sudut A, sudut B, dan sudut C.
Terdapat juga 3 titik sudut, yakni titik A, titik B, dan titik C. Sehingga Jelas bahwa dalam segitiga terdapat ciri- ciri sebagai berikut : memiliki 3 sisi, memiliki 3 sudut, dan memiliki 3 titik sudut.
Segitiga Sama Kaki
Segitiga sama kaki memiliki 2 sisi yang panjangnya sama. Misalnya segitiga sama kaki tersebut adalah segitiga ABC seperti di bawah ini.
Terlihat bahwa panjang AC sama dengan panjang AB, ditulis AC = AB, Jadi Segitiga sama kaki adalah segitiga yang memiliki 2 sisi sama panjang
Segitiga Sembarang
Segitiga sembarang adalah segitiga yang sisi-sisinya tidak ada yang sama panjang. Kenapa disebut sembarang? karena bisa sembarangan ketik membuatnya, ukurannya pun tidak saling sama. Meskipun begitu, jumlah sudut segitiga sembarang itu sama seperti segitiga lainnya, yaitu 180 derajat, dengan besar setiap sudut yang berbeda-beda. Misalkan segitiga sembarang tersebut segitiga DEF seperti di bawah ini.
Setelah diamati terlihat panjang DE tidak sama dengan panjang EF dan juga tidak sama dengan panjang DF; atau ditulis DE ≠ EF ≠ DF.
3. Segi banyak
Segi banyak adalah suatu kurva atau bangun datar tertutup yang dibentuk oleh garis-garis yang berhubungan. Garis-garis yang berhubungan pada segi banyak itu membentuk sisi. Segi banyak yang paling sedikit sisinya adalah bangun datar segitiga. Contoh segi banyak antara lain ada bangun datar persegi panjang, persegi, belah ketupat, jajar genjang, segitiga sama kaki, segitiga siku-siku, trapesium, segi lima (pentagon), dan segi enam (heksagon). bangun datar yang bukan segi banyak adalah lingkaran dan setengah lingkaran
4. Jenis Bangun Segi Banyak
Berdasarkan besar sudut dan panjang sisinya, bangun segi banyak dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
Bangun segi banyak beraturan
Bangun segi banyak beraturan adalah bangun segi banyak yang mempunyai ciri sebagai berikut :
a. Besarnya sudut-sudut dari segi banyak beraturan adalah sama.
b. Panjangnya sisi-sisi segi banyak beraturan adalah sama.
c. Segi banyak beraturan mempunyai simetri lipat yang sama dengan jumlah sudutnya.
d. Segi banyak beraturan mempunyai simetri putar yang sama dengan jumlah sudutnya.
Contoh segi banyak beraturan yaitu: segitiga sama sisi, segi empat (persegi), segi lima, dan segi enam.
Bangun segi banyak tak beraturan
Bangun segi banyak tak beraturan adalah bangun segi banyak yang mempunyai ciri sebagai berikut:
a. Besarnya sudut-sudut dari segi banyak beraturan adalah tidak sama .
b. Panjangnya sisi-sisi segi banyak beraturan adalah tidak sama.
c. Segi banyak tak beraturan mempunyai simetri lipat yang tidak sama dengan jumlah sudutnya.
d. Segi banyak tidak beraturan mempunyai simetri putar yang tidak sama dengan jumlah sudutnya.
Contoh segi banyak tidak beraturan yaitu: persegi panjang, jajar genjang, segitiga siku-siku, segitiga sama kaki, dan trapesium.