Minecraft pertama kali diciptakan oleh Markus “Notch” Persson pada tahun 2009 sebagai proyek kecil. Versi awalnya, yang disebut Classic, hanya memungkinkan pemain meletakkan dan menghancurkan blok. Meskipun sederhana, banyak orang tertarik karena konsepnya yang unik: dunia terbuka yang dapat diubah sepenuhnya oleh pemain. Tak lama kemudian, Notch menambahkan Survival Mode, sistem siang dan malam, serta monster seperti zombie dan creeper, membuat permainan menjadi lebih menantang dan menarik.
Pada tahun 2010, Minecraft masuk tahap Alpha dan dijual dengan harga murah, disertai pembaruan rutin berdasarkan masukan komunitas. Popularitasnya meningkat pesat saat memasuki Beta di akhir 2010, didorong oleh video Let's Play di YouTube. Fitur baru seperti Nether, makanan, redstone, dan mob baru terus ditambahkan. Pada 18 November 2011, Minecraft resmi dirilis pada acara MineCon, dan Markus Persson menyerahkan posisi lead developer kepada Jens “Jeb” Bergensten yang kemudian melanjutkan pengembangannya.
Minecraft berkembang menjadi fenomena global dengan jutaan pemain di seluruh dunia. Komunitas membuat server, mod, dan map kreatif, sementara Mojang terus merilis pembaruan besar seperti Aquatic Update, Nether Update, dan Caves & Cliffs yang memperbarui dunia permainan secara signifikan. Pada 2014, Microsoft membeli Mojang dan hak cipta Minecraft seharga 2,5 miliar dolar AS, lalu merilis Bedrock Edition yang memungkinkan pemain dari berbagai platform bermain bersama.
Kini Minecraft dikenal sebagai game terlaris sepanjang masa, terjual lebih dari 300 juta kopi. Selain untuk hiburan, Minecraft digunakan untuk pendidikan melalui Minecraft: Education Edition, serta menjadi wadah kreativitas dan kolaborasi global. Dari sebuah proyek indie sederhana, Minecraft telah menjadi salah satu game paling berpengaruh di dunia dan terus berkembang hingga hari ini.