Lini serang Barcelona yang kini menjadi barisan pencetak gol paling "menakutkan" di dunia persepakbolaan semakin menguatkan kepercayaan diri The Azulgrana bisa meraih gelar juara Liga Champions untuk keempat kalinya.


Tentunya bukan tanpa alasan trisula Barca ini meraih predikat paling menakutkan bagi lawan-lawannya. Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, seringkali menjadi target untuk dihalau para lawannya selama bertanding.


Dalam pikiran tim lawan, sebisa mungkin, lini serang Barca ini tidak memperoleh kesempatan menguasai bola. Terlebih Messi yang sering menjadi motor penggerak dan pengontrol serangan-serangan berbahaya kedua partnernya.


Bagaimana tidak, barisan pemain yang juga disebut dengan trio MSN (Messi, Suarez, dan Neymar) ini berhasil mencetak 25 gol dari 28 gol yang diraih Barcelona di ajang bergengsi Liga Champions. Ya, 25 gol tersebut sudah selayaknya disebut milik ketiga pemain tersebut.


Mengapa? Ketiga pemain sepak bola yang berasal dari negara-negara Amerika Latin ini tak pernah sungkan memberi assist satu sama lain. Dari pola permainannya, ketiga pemain ini tak mengharus dirinya tampil dominan di setiap kemenangan yang diraih tim.


Tengok saja bagaimana Barcelona meraih kemenangan dalam gelaran El Clasico jilid II. Gol pembuka kemenangan bagi klub asal Katalan itu dicetak dari assist Messi.


Saat itu, Barcelona mengalahkan Real Madrid 2-1. Barcelona unggul lebih dulu pada menit ke-19. Messi mencipta assist untuk gol pembuka Barcelona yang dicetak pemain gelandang bertahan, Jeremy Mathieu. Itulah assist Messi ke 150 untuk Barcelona.


Pun saat Barcelona meraih kemenangan dari pertandingan melawan Cordoba. Dalam laga di mana Barca meraih kemenangan besar (8-0) tersebut, Luis Suarez sudah berhasil mencetak tiga gol.


Messi sendiri baru mencetak dua gol. Dan Neymar akhirnya mencetak satu gol lantaran Messi memberikan kesempatan pada Neymar untuk menjadi eksekutor penalti.


Menjadi pemain pendatang baru di Camp Nou, Suarez pun telah memiliki catatan prestasinya sendiri. Di tahun debutnya bersama Barcelona, mantan pemain penyerang Liverpool itu telah mencetak 17 assist.


Aksi paling mengesankan Suarez terjadi saat Barcelona mengalahkan Bayern Munich di leg kedua semifinal Liga Champions lalu. Suarez memang tidak mencetak gol, namun ia menyumbang assist bagi dua gol yang dicetak Neymar.


Yang paling menarik perhatian adalah gol pertama Neymar pada menit ke-15. Saat itu, Suarez benar-benar membuktikan ucapannya bahwa kepentingan tim di atas segalanya.


Berawal dari umpan gemilang Messi, Suarez mendapat bola dan berada pada posisi terbuka untuk melakukan tembakan ke gawang lantaran sudah berhadapan dengan Manuel Neuer.


Namun, bukannya melakukan tendangan langsung, Suarez justru menyodorkan bola pada Neymar yang berlari di sampingnya.


Tidak berbeda dengan Messi. Pemain yang konon dibeli Barcelona dengan harga sangat mahal dan kini tengah diperdebatkan di ranah hukum, Neymar, juga tak pelit assist.


Meski tak terlalu sering mencetak assist, namun performa pemain asal Brasil ini meningkat dari musim lalu. Musim lalu, Neymar hanya mampu menciptakan lima assist.


Musim ini, Neymar sudah mencetak 11 assist. Messi menjadi pemain yang paling sering menerima assist kapten timnas Brasil tersebut.


Neymar juga tak sungkan mengakui kehebatan dua partner lainnya. "Messi dan Suarez adalah dua pemain luar biasa. Persahabatan kami di dalam dan luar lapangan menjadi faktor utama keserasian kami," kata Neymar.


Baca artikel CNN Indonesia "Seberapa Besar Trio MSN Layak Ditakuti?" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20150606075139-143-58059/seberapa-besar-trio-msn-layak-ditakuti.


Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/ 


Baca artikel CNN Indonesia "Seberapa Besar Trio MSN Layak Ditakuti?" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20150606075139-143-58059/seberapa-besar-trio-msn-layak-ditakuti.


Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/