Di bawah asuhan Luis Enrique, Barcelona tetap memertahankan pakem 4-3-3. Bedanya, Blaugrana kini sudah hampir melupakan gaya Tiki Taka. Raksasa asal Catalunya bermain lebih dinamis dengan mengandalkan kombinasi umpan panjang dan pendek.

Roh permainan Barca kini dikendalikan oleh duet Andres Iniesta dan Ivan Rakitic. Berbeda dengan di masa Guardiola, duo gelandang tengah Barca kini tak lagi mengandalkan umpan-umpan pendek.

Mereka juga seringkali turun ke bidang pertahanan sendiri untuk menjemput bola dan kemudian melepaskan umpan panjang untuk melakukan serangan balik.

Meski jarang menghadirkan umpan terobosan matang, keduanya punya kemampuan membuka ruang dan melepaskan tembakan keras dari jarak jauh.

Neymar (kanan) terlihat menari bersama Dani Alves usai memastikan juara di Final Liga Champions, Olympic Stadium, Berlin, Minggu (7/6/2015). Barcelona mengalahkan Juventus dengan skor 3-1. (AFP Photo/ Lluis Gene)

Musim ini, Iniesta menciptakan 89,9 persen umpan yang berhasil dan enam assist. Sementara, Rakitic musim ini menciptakan delapan gol dan assist. Statistik umpannya yang berhasil diterima oleh kawan mencapai 90,2 persen.

Di lini pertahanan, skuat Barca besutan Luis Enrique lebih lengkap dibandingkan pada masa Guardiola. Pep kerap menduetkan Gerard Pique dan Yaya Toure di lini pertahanan. Padahal, Toure memiliki posisi asli sebagai gelandang serang. Hal itu terpaksa dilakukan Pep karena Barca kala itu kekurangan stok bek.

Akan tetapi, Barca besutan Enrique memiliki bek yang berlimpah. Pelatih berdarah Spanyol itu musim ini kerap memasang duet Gerard Pique di jantung pertahanan. Jika salah satunya mengalami cedera, Enrique masih memiliki Javier Mascherano dan Thomas Vermaelen yang tak kalah hebatnya.

Sama seperti di zaman Guardiola, Barcelona era ini juga mengandalkan tiga pemain di lini depan. Saat ini, lini depan Barcelona diisi tga penyerang-penyerang berkualitas individu di atas rata-rata, yaitu Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar. Tiga pemain ini biasa dikenal dengaan sebutan trio MSN (Messi, Suarez, Neymar).

Jadi, secara keseluruhan Barca saat ini lebih baik dari sisi permainan dan skuat. Lantas, bagaimana menurut Anda?

Ketiga pemain ini punya kecepatan, kemampuan mengontrol bola di atas rata-rata, kemampuan melewati lawan, dan kemampuan penetrasi dan melepaskan tembakan titis. Dari tiga pemain ini, Barcelona mendapatkan 114 gol sepanjang musim 2014-2015 di berbagai ajang.

Baca Juga:

Barcelona Buat Sejarah Raih Dua Kali Treble Winners

Tampil Dominan, Kunci Sukses Barcelona Kandaskan Juventus

Barcelona Juara, Madrid Jadi Bulan-Bulanan Para Netizen