Pengertian;
Strategi algoritmik adalah kumpulan metode atau teknik untuk memecahkan masalah guna mencapai tujuan yang ditentukan, yang dalam hal ini deskripsi metode atau teknik tersebut dinyatakan dalam suatu urutan langkah-langkah penyelesaian.
Pemrograman adalah suatu cara dalam membuat satu atau menghubungkan lebih dari satu algoritma dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer.
A. Proses Pemrograman
ada empat langkah yang dilakukan pada saat melakukan pemrograman, yaitu:
1. Menganalisis permasalahan (Analyzing):
pemrogram menganalisis suatu kebutuhan atau keadaan saat ini untuk menghasilkan definisi permasalahan yang perlu diselesaikan dengan program. Permasalahan yang dianalisis bisa berupa masalah yang baru atau penyempurnaan dari solusi yang sudah ada. Kemampuan berpikir komputasional digunakan untuk mencari abstraksi dari permasalahan yang akan diselesaikan. Permasalahan yang kompleks dapat didekomposisi ke beberapa masalah yang lebih kecil, namun saling berkaitan. Hingga akhirnya, pemrogram akan mengenali pola permasalahan tersebut sebagai sebuah variasi dari problem generik. Tahap ini menghasilkan pernyataan masalah (problem statement) yang menjelaskan masukan (input), keluaran (output), serta batasan-batasan (constraint) dari program yang akan dibuat.
2. Mendesain solusi (Problem Solving):
Dari pernyataan pemrogram merencanakan strategi untuk menghasilkan keluaran berdasarkan masukan yang diterima. Pemrogram tidak harus merencanakan solusi dari awal. Mereka dapat menggunakan solusi atau potongan solusi yang sudah ada dari permasalahan yang telah diselesaikan sebelumnya. Bahkan, jika problem generik telah ditemukan, pemrogram dapat memodifikasi algoritma generik agar sesuai dengan permasalahan. Proses ini akan menghasilkan algoritma berupa narasi, pseudocode, atau diagram alir. Pada tahap ini, pemrogram juga akan mengevaluasi algoritma yang dibuat untuk memenuhi batasan dari permasalahan. Misalnya, apakah program dapat bekerja dengan cepat (kurang dari 1 detik) saat diberikan masukan yang berukuran besar, karena menunggu membuat pengguna tidak nyaman.
3. Mengimplementasikan solusi dalam bentuk program (Coding):
Pada tahap ini, pemrogram akan menulis kode program untuk menjalankan solusi yang telah direncanakan sebelumnya dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman. Memilih bahasa pemrograman menjadi pertimbangan di tahap ini. Selain itu, mengubah algoritma menjadi kode program juga melibatkan banyak pertimbangan teknis (misalnya: tipe data, struktur kontrol yang digunakan, dan lain-lain).
4. Menguji program (Testing):
Setelah program dapat dijalankan, program tersebut harus diuji untuk memastikan program berjalan dengan benar, sesuai dengan batasanbatasan yang diberikan. Pengujian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai strategi pengujian.
B. Berpikir Komputasional
Adalah proses berpikir yang mencakup perangkat keras, lunak, dan didukung dengan pengetahuan teoritis dan praktis.
C. Algoritma dan Pemrograman
Algoritma adalah serangkaian instruksi atau langkah-langkah logis yang terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Dalam pemrograman, algoritma digunakan sebagai panduan untuk memecahkan masalah dengan cara yang sistematis dan terukur.
1. Larik (Array)
Menyimpan himpunan data kedalam suatu nama variabel yang diberikan indeks.
2. Karakter dan String
Character adalah sebuah tipe data yang dapat menyimpan satu karakter. Sehingga tipe data hanya dapat menyimpan karakter dari a-z, A-Z dan karakter khusus lainnya, namun banyak data yang dapat disimpan hanyalah satu karakter. String adalah tipe data yang terdiri dari kumpulan dari beberapa karakter. Sering juga disebut character array.