PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA KAMPUNG CILETUH ILIR WANGON DI DESA KARACAK KECAMATAN LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT
Pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu strategi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui UMKM adalah agrowisata. Kampung Ciletuh Ilir Wangon memiliki potensi besar dalam sektor agrowisata karena kekayaan alamnya yang melimpah serta produk pertanian unggulannya. Namun, pengelolaan dan pengembangannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek komunikasi efektif yang berperan dalam pemasaran, branding, dan pengelolaan destinasi.
Kondisi geografis Rt 01 Rw 04 kampung Ciletuh ilir Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Desa Karacak terletak di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, dengan luas wilayah sekitar 710,023 hektar. Desa ini berbatasan dengan Desa Barengkok di utara, Desa Karyasari di selatan, Desa Pabangbon dan Cibeber II di barat, serta Desa Situ Udik di timur.
Desa Karacak merupakan desa yang paling ujung dibagian selatan Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor serta diapit 3 (Tiga) Kecamatan yaitu, Kecamatan Pamijahan bagian selatan, Kecamatan Cibungbulan sebelah barat, dan sebelah timur diapit oleh kecamatan tenjo laya. Luas wilayah 243.150 Ha dimana 60% merupakan lahan pertanian dan perikanan, 30% perumahan penduduk, serta 10% perkebunan dan perternakan. Sedangkan mayoritas penduduk Karacak merupakan petani, peternak, pedagang, dan buruh harian lepas. Dengan pendapatan rata- rata cukup, hidup rukun, dan religius
Desa Karacak memiliki UMKM yang dikerjakan langsung oleh masyarakatnya. Namun UMKM tersebut belum tersentuh dengan kemajuan teknologi, sehingga untuk mengenalkan produk UMKM Desa Karacak sedikit terhambat. Strategi pemasaran online sangat diperlukan untuk pelaku usaha saat ini di tengah perkembangan serta persaingan antara e-commerce di Indonesia menjadi semakin ketat. Permasalahan yang banyak muncul bagi pelaku usaha yaitu mengenai konten marketing yang akan digunakan.
Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM dalam pengembangan agrowisata di Kampung Ciletuh Ilir Wangon, diperlukan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Solusi yang ditawarkan harus mencakup aspek komunikasi efektif, pemasaran digital. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan untuk memberdayakan UMKM dan mendukung pertumbuhan agrowisata di daerah tersebut.
Untuk itu tim dosen dari Universitas Pamulang pada kali ini mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di kampung Ciletuh Ilir desa Karacak, Tim pengabdi terjun langsung di lapangan untuk melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga Tim Pengabdian Kepada masyarakat (PKM) mengetahui dengan jelas permasalahan yang dihadapi oleh organisasi maupun UMKM yang ada di lokasi kegiatan.
Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan di Kampung Ciletuh Ilir Wangon di Desa Karacak Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Indonesia, pada hari Kamis s/d Sabtu, tanggal 18 - 21 April 2025.
Pada kegiatan awal persiapan ini dibentuk tim pelaksana program, dimana tim terdiri dari 3 orang dosen dan 3 orang mahasiswa Universitas Pamulang dengan tiga tugas yang berbeda yaitu tugas seminar, pelatihan dan tugas pendampingan. Pada sesi awal seminar diberikan tips penggunaan media sosial sebagai bentuk komunikasi efektif kepada konsumen dan sesi tanya jawab awal. Pada tugas pelatihan tim melakukan penyampaian materi optimasi konten menggunakan media sosial. Untuk tugas pendampingan tim melakukan monitoring dan evaluasi mitra. dalam hal ini Ibu Nurilah Hanum, S. Pd., M. Pd. dalam proses mempraktekkan materi strategi pengembangan agrowisata melalui konten di media sosial.
Selanjutnya setelah tim terbentuk sesuai tugasnya keseluruhan tim melakukan kegiatan observasi dan wawancara untuk menggali kondisi penerapan strategi pengembangan agrowisata melalui media sosial pada usaha kecil menengah (UMKM) yang dijalankan. Dari hasil observasi dan wawancara tim melakukan rapat untuk mendiskusikannya dan merumuskan materi pelatihan yang tepat. Pada tahap inilah tim pelaksana sepakat bahwa materi yang tepat untuk diterapkan Pemberdayaan UMKM melalui Komunikasi Efektif Dalam Pengembangan Agrowisata pada usaha kecil menengah (UMKM) Desa Karacak adalah pemanfaatan media sosial.