KAPILARITAS
Ada suatu perilaku dari fluida khususnya fluida statis yang berkaitan dengan gaya kohesi sehingga menimbulkan tegangan permukaan fluida dan gaya adhesi yakni gaya tarik-menarik antara fluida dan benda padat. Perilaku ini dapat muncul ketika sebuah pipa yang sangat kecil (pipa kapiler) dicelupkan ke dalam fluida secara vertikal. Adapun perilaku tersebut merupakan naik atau turunnya permukaan fluida dalam pipa kapiler tersebut terhadap permukaan fluida di luar pipa kapiler. Fenomena inilah yang disebut dengan kapilariitas (Teori dan Aplikasi Fisika Dasar)
Kapilaritas adalah peristiwa naik dan turunnya zat cair dalam tabung atau pipa yang berlubang kecil yang dimasukkan ke dalam tabung atau pipa yang berlubang kecil yang dimasukkan ke dalam zat cair (pipa kapiler). Pada dasar antara partikel bermassa yang satu dengan yang lain terjadi tarik-menarik. Tiap benda terdiri atas partikel-partikel dimana antar partikel terjadi tarik-menarik yang disebut Kohesi (tarik-menarik antar partikel sejenis), sedangkan adhesi (tarik menarik antar partikel tidak sejenis). Namun tidak semua zat cair mengalami gejala kapilaritas yang sama. Misalnya pada air dan raksa.
Gambar 11 : Skema Kapilaritas
Pada zat cair berupa air. permukaan zat cair dapat membasahi dinding. Sedangkan pada zat cair berupa raksa, tidak dapat membasahi dinding, raksa malah akan turun. Peristiwa air membasahi dinding dan raksa tidak membasahi dinding dapat dijelaskan dengan memperhatikan gaya tarik menarik antar partikel. Gaya tarik-menarik antar partikel sejenis disebut kohesi. Sedangkan gaya tarik menarik antar partikel berbeda jenis disebut adhesi.
Air membasahi dinding karena gaya kohesi antar partikel air lebih kecil dari gaya adhesi antara partikel air dan partikel dinding. Sedangkan raksa, gaya kohesinya lebih besar dari gaya adhesinya dengan dinding, sehingga tidak membasahi dinding. Gaya adhesi air yang lebih besar dari kohesinya menyebabkan permukaan air berbentuk meniskus cekung. Gaya kohesi raksa lebih dari gaya adhesinya, sehingga menyebabkan permukaan raksa berbentuk meniskus cembung.
Nah, Untuk persamaan peristiwa kapilaritas dapat dilihat dibawah ini :