Materi Pendidikan Pancasila Kelas 7 Bab 3 Patuh Terhadap Norma
A. Pengertian Norma
Norma adalah aturan atau pedoman yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Norma berfungsi sebagai alat kontrol sosial untuk menciptakan keteraturan, keamanan, dan harmoni dalam masyarakat. Norma muncul dari nilai-nilai yang dihormati oleh masyarakat, seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab.
B. Pilar Kehidupan Bermasyarakat
Manusia sebagai Makhluk Tuhan Yang Maha Esa
Sebagai manusia, kamu adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini berarti kamu mempunyai tanggung jawab untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Tuhan menciptakan kamu dengan tujuan tertentu, dan salah satu tujuan itu adalah untuk menjalani kehidupan yang patuh terhadap norma-Nya.
Manusia sebagai Makhluk Individu
Sebagai manusia, kamu juga adalah makhluk individu dengan kebebasan dan kehendak sendiri. Namun, kebebasan tersebut tidak berarti kamu dapat melanggar norma yang ada. Kehidupan individu kamu haruslah sejalan dengan kehidupan sosial, dan mematuhu norma adalah salah satu cara untuk mencapai keselarasan tersebut.
Manusia Sebagai makhluk sosial
Sebagai makhluk sosial, kamu hidup dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai individu dengan perbedaan dan kepentingan masing-masing. Untuk menjaga kedamaian dan harmoni dalam masyarakat, norma-norma sosial menjadi panduan penting dalam berinteraksi dengan orang lain. Norma-norma ini mencakup perilaku, nilai-nilai, adat istiadat, dan aturan-aturan yang diterima secara luas oleh masyarakat.
C. Jenis-Jenis Norma
Untuk memahami lebih lanjut tentang norma, kita perlu mengenal pengertian dan jenis-jenisnya. Norma adalah aturan atau panduan yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat. Berikut adalah jenis-jenis norma yang umum:
Norma Agama
Norma agama adalah aturan yang berhubungan dengan kehidupan spiritual dan keyakinan seseorang. Norma agama ini biasanya dipengaruhi oleh kepercayaan dan ajaran agama tertentu. Contoh norma agama adalah menjalankan ibadah, menghormati orang tua, dan menghindari perbuatan yang dianggap dosa. Norma agama merupakan hidup yang berupa perintah-perintah dan larangan-larangan serta petunjuk atau anjuran anjuran yang berasal dari Tuhan sebagai petunjuk hidup manusia tentang kebenaran tujuan dari norma adalah menciptakan insan-insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam arti mampu melaksanakan semua perintah dan yang diharuskannya dalam meninggalkan semua yang dilarangnya di Indonesia terdapat enam agama yang diakui oleh pemerintah pelaksanaan norma agama dalam masyarakat Indonesia bergantung pada agama yang dianutnya norma agama bagi Penganut Agama Islam bersumber pada Alquran dan hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam misalnya setiap muslim diwajibkan untuk berpuasa pada bulan Ramadan norma agama bagi Penganut Agama Kristen dan Katolik pegangan hidupnya bersumber pada Alkitab misalnya setiap anggota diharuskan untuk mengikuti kebangkitan pada hari Minggu umat Hindu pegangan hidupnya bersumber pada Weda Tripitaka menjadi kaidah pegangan hidup penganut Budha sementara itu kitab suci Khonghucu adalah agama bersifat umum dan mendunia atau universal serta pelaku bagi seluruh golongan manusia sanksi terhadap pelanggaran norma ini antara lain berdosa masuk neraka atau hukuman lain dari Tuhan
Norma Hukum
Norma hukum adalah aturan yang ditetapkan oleh negara dan memiliki sanksi atau konsekuensi hukum jika dilanggar. Norma hukum ini mencakup aturan-aturan yang diatur dalam undang-undang dan peraturan. Contoh norma hukum adalah tidak membunuh, tidak mencuri, dan membayar pajak. Norma hukum adalah peraturan mengenai tingkah laku manusia yang dibuat oleh badan-badan resmi negara hukum bersifat memaksa Oleh karena itu dalam kehidupan sehari-hari aparat penegak hukum seperti polisi Jaksa dan hakim dapat memaksa seseorang untuk menaati hukum dan memberikan sanksi bagi pelanggar hukum sanksi hukum bersifat tegas dan nyata penataan dan sanksi terhadap pelanggaran peraturan-peraturan hukum bersifat heteronom artinya dapat dipaksakan oleh kekuasaan dari luar yaitu kekuasaan negara Adapun ciri-ciri norma hukum sebagai berikut:
a) peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat
b) peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib
c) peraturan bersifat memaksa
Norma Kesusilaan
Norma kesusilaan adalah aturan yang berkaitan dengan tata krama, sopan santun, dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari. Norma kesusilaan ini berperan dalam menjaga hubungan antarindividu dan masyarakat. Contoh norma kesusilaan adalah tidak berbohong, tidak mencaci maki, dan menghormati orang lain. Norma kesusilaan adalah norma yang bersumber dari hati nurani atau batin agar manusia selalu berbuat kebaikan dan tidak melakukan perbuatan yang tercela pada dasarnya setiap manusia memiliki hati nurani yang sama dan selalu mengajak pada kebaikan dan kebenaran Oleh karena itu ketika melakukan pelanggaran akan muncul penyesalan dan rasa kecewa yang mendalam inilah sanksi yang diterima saat melanggar norma kesusilaan norma kesusilaan memberikan petunjuk tentang cara bersikap dan bertingkah laku dalam memutuskan hal-hal yang harus dilakukan dihindari dan ditentang walaupun bersumber dari hati nurani norma kesusilaan disesuaikan dengan nilai-nilai yang berlaku umum seperti agama budaya dan filsafat Adapun contoh norma kesusilaan sebagai berikut 1 hendaklah kita tidak mengurangi timbangan dalam jual beli hendaklah kita berlaku jujur dan tidak berbohong tiga jangan membenci sesama manusia seseorang yang melanggar norma kesusilaan akan mendapat sanksi dan bersifat otonom artinya ancaman hukuman tersebut dari dalam pribadi orang itu sendiri sanksi terhadap pelanggaran norma ini antara lain perasaan cemas atau malu atau perasaan Hati yang kesal merasa bersalah dan sebagiannya dengan demikian norma kesusilaan dapat memberi tekanan batinnya bagi seseorang yang melanggarnya
4. Norma Kesopanan
Norma kesopanan adalah aturan mengenai tindakan-tindakan yang dianggap sopan dan pantas dalam suatu lingkungan tertentu. Norma kesopanan ini berkaitan dengan adat istiadat, etiket, dan tata cara dalam berinteraksi sosial. Contoh norma kesopanan adalah menutup aurat, tidak berbicara dengan suara keras di tempat umum, dan mengucapkan salam saat bertemu. Norma kesopanan adalah norma yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam kehidupan sehari-hari norma kesopanan bersumber dari tata kehidupan atau budaya yang berupa kebiasaan-kebiasaan masyarakat dalam mengatur kehidupan kelompoknya norma kesopanan sering disebut sopan santun tata krama atau adat istiadat hakikat norma kesopanan adalah kepantasan kepatutan atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat pelaksanaan Norma adat di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan hal tersebut diatur dalam UUD NRI tahun 1945 pasal 18b ayat 2 bahwa negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip negara kesatuan Republik Indonesia yang diatur dalam undang-undang norma kesopanan bersifat relatif artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat lingkungan atau waktu saksi terhadap pelanggaran norma ini antara lain mendapat celaan dari masyarakat atau diasingkan dari pergaulan masyarakat contoh norma kesopanan dalam kehidupan masyarakat sebagai berikut:
a) menghormati orang yang lebih tua
b) tidak berkata kasar
c) makan dengan tangan kanan
D . Ciri-ciri norma
norma sosial mempunyai beberapa ciri sebagai berikut:
a) norma pada umumnya tidak tertulis dalam masyarakat norma tidak tertulis yang hanya Diingat dan diserap serta dipraktekkan dalam interaksi antara anggota masyarakat
b) hasil kesepakatan bersama sebagai peraturan yang difungsikan untuk mengarahkan perilaku anggota masyarakat norma dibentuk dan disepakati bersama seluruh warga masyarakat
c) mengalami perubahan sebagai aturan yang lahir dari proses interaksi sosial di masyarakat norma mengalami perubahan sesuai keinginan dan kebutuhan dari anggota masyarakat itu sendiri
E. Tujuan dan fungsi norma
norma sosial yang berlaku di dalam suatu lingkungan masyarakat memang terkadang berbeda-beda tergantung kepada kesepakatan yang dibentuk oleh masyarakat itu sendiri namun dibentuknya norma dalam masyarakat mempunyai tujuan yang sama adapun tujuan berlakunya norma dalam kehidupan bermasyarakat sebagai berikut:
a) menciptakan ketertiban dan keamanan dalam kehidupan masyarakat saat bepergian menggunakan sepeda motor atau mobil pengendara diwajibkan memiliki SIM SIM bisa dimiliki oleh warga minimal berusia 17 tahun bayangkan bila kepemilikan SIM tidak dibatasi usia tentu anak-anak di bawah umur 17 tahun pun bisa mengendarai sepeda motor atau mobil Hal ini tentu membahayakan dirinya sendiri dan orang lain
b) mencegah terjadinya benturan kepentingan di masyarakat di suatu lingkungan Perumahan atau Kompleks tempat tinggal biasanya ada pembagian tugas siskamling sistem keamanan lingkungan untuk warga agar keamanan lingkungan di malam hari bisa terjaga dalam kegiatan tersebut dibuat aturan agar tidak memberatkan warga misalnya warga yang tidak bisa melaksanakan kewajiban bersama wakilkan kepada pihak yang bersedia dengan membayar sejumlah uang sebagai ganti atau aturan lainnya pengaturan dapat mencegah Konflik bagi warga setempat
c) memberi petunjuk atau pedoman bagi setiap individu dalam menjalani kehidupan di masyarakat dalam menjalani hubungan atau interaksi dalam masyarakat terdapat norma kesopanan atau etika tak tertulis yang Harus dipatuhi misalnya saling menyapa antar warga sekitar bersikap ramah saling menghargai perbedaan dan lain-lain kebiasaan tersebut akan membentuk karakter yang baik
F. Macam-macam norma
norma pada hakekatnya adalah kaidah hidup yang mempengaruhi tingkah laku manusia dalam hidup bermasyarakat norma juga dapat diartikan sebagai ketentuan yang mengatur kehidupan warga masyarakat digunakan sebagai paduan tatanan dan pengendali tingkah laku norma yang berlaku dalam masyarakat sangat banyak dan bervariasi kita dapat membedakan macam norma berdasarkan sifat sumber dan daya pengikatnya
a) berdasarkan sifatnya norma dapat dibedakan menjadi dua yaitu norma formal dan norma nonformal
1) norma formal adalah aturan dalam kehidupan masyarakat yang dibuat oleh lembaga-lembaga dan institusi yang bersifat formal atau resmi norma formal memiliki kepercayaan lebih tinggi tentang kemampuannya dalam mengatur kehidupan bermasyarakat karena dibuat oleh lembaga formal Adapun contoh dari norma formal yaitu
· Konstitusi
· surat keputusan
· peraturan pemerintah
· perintah presiden
2) norma non formal norma nonformal adalah aturan dan ketentuan dalam hidup bermasyarakat yang tidak diketahui bagaimana dan siapa yang menerapkan norma tersebut, ciri norma non formal yaitu tidak tertulis bukan aturan baku yang disertakan dengan pembuat aturan
G. Manfaat Mematuhi Norma
Mematuhi norma merupakan tindakan yang penting dan bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat. Berikut adalah beberapa manfaat mematuhi norma:
Mempertahankan harmoni dalam masyarakat.
Memupuk rasa saling menghormati dan toleransi.
Menghindari konflik dan pertentangan sosial.
Menjaga keamanan dan ketertiban.
Menghormati hak-hak individu lain.
Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan individu dan masyarakat.
H. Cara Mematuhi Norma
Melakukan tindakan yang sesuai dengan norma bukanlah hal yang sulit. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mematuhi norma:
Pahami norma yang berlaku dalam masyarakat.
Kenali nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.
Perhatikan aturan-aturan yang ditetapkan oleh negara.
Sikapi orang lain dengan hormat dan baik.
Jaga diri agar tidak melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.
Pedomani adat istiadat dan tata krama dalam berinteraksi sosial.
Ambil sikap yang benar dan tidak ikut-ikutan yang melanggar norma.
I. Cara Menanamkan Kepatuhan terhadap Norma
Pendidikan Moral Sejak Dini
Orang tua dan pendidik memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada anak-anak.
2. Keteladanan
Pemimpin masyarakat, guru, dan orang tua harus memberikan contoh dalam mematuhi norma.
3. Penghargaan dan Sanksi
Memberikan penghargaan kepada individu yang patuh dan memberikan sanksi kepada pelanggar norma dapat meningkatkan kesadaran sosial.
4. Peningkatan Kesadaran Agama dan Budaya
Agama dan budaya sering menjadi sumber utama norma. Memahami keduanya dapat memperkuat komitmen untuk mematuhi norma.
J. Pentingnya Mematuhi Norma
1. Menciptakan Keteraturan
Dengan mematuhi norma, masyarakat dapat hidup dalam kedamaian karena setiap individu memahami batasan-batasan perilaku yang diterima.
2. Meningkatkan Kepercayaan
Norma mendorong kejujuran dan tanggung jawab, sehingga membangun kepercayaan antarindividu dalam kehidupan bermasyarakat.
3. Melestarikan Budaya
Norma adat membantu menjaga identitas budaya masyarakat dari generasi ke generasi.
4. Mencegah Konflik
Ketidakpatuhan terhadap norma dapat menimbulkan konflik sosial. Sebaliknya, kepatuhan membantu mencegah perselisihan.
Kesimpulan:
Patuh terhadap norma adalah tindakan yang penting dalam kehidupan kita. Sebagai manusia individu dan sosial, kamu memiliki tanggung jawab untuk hidup sesuai dengan norma agama, hukum, kesusilaan, dan kesopanan. Mematuhi norma akan membawa manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat, seperti menjaga harmoni, menghindari konflik, dan menciptakan lingkungan yang kondusif. Oleh karena itu, marilah kita semua berkomitmen untuk hidup dan bertindak sesuai dengan norma yang berlaku.