Tujuan Pembelajaran :
Melalui kegiatan mengamati video pembelajaran, materi, contoh soal, latihan dan evaluasi secara mandiri diharapkan peserta didik mampu :
1. Memahami pengertian dan konsep bilangan bulat
2. Menentukan posisi bilangan negatif, nol dan positif pada garis bilangan
3. Membandingkan bilangan-bilangan bulat menggunakan tanda pertidaksamaan dengan tepat
4. Memahami sifat-sifat penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat
5. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat
6. Melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat dengan tepat
7. Melakukan operasi kombinasi (penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian) pada bilangan bulat dengan benar.
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan asli, nol, dan bilangan asli negatif. Tanda negatif merupakan ciri utama dari bilangan bulat.
Tahun 1890, matematikawan Jepang bekerja pada bilangan itu dan meyebutkkan sebagai Bilangan Bulat (integers). Dalam Bahasa Latin disebut “tidak tersentuh” (untouched). Simbol bilangan bulat menggunakan huruf ‘Z’ dari Bahasa Jerman ‘Zahlen’, yang artinya bilangan.
Nol ditemukan sebelumnya oleh bangsa Babylonia, Mayan, dan India. Matematikawan Hindu India yang pertama menyebut bilangan “nol”. Negara atau bangsa lain belum pernah menyebut “nol” sebagai suatu bilangan hingga ditemukannya wilayah India.
Sebelum nol digunakan dalam perhitungan, matematikawan menggunakan suatu ruang hitam untuk menentukan sesuatu yang tidak ada.
Bilangan negatif akhirnya diterima sebagai sistem bilangan pada abad 19. Bilangan negatif diperlukan untuk menyelesaikan persamaan-persamaan yang rumit seperti persamaan kubik atau persamaan kuartik.
Brahmagupta yang hidup sekitar tahun 630 SM di India menggunakan bilangan positif untuk menyatakan sesuatu yang dimiliki (aset), dan bilangan negatif digunakan untuk menyatakan hutang.
Cina terkenal sebagai budaya pertama yang memperkenal dan menggunakan bilangan negatif. Bilangan negatif disajikan dalam batang-batang merah.
Di Eropa bilangan negatif mulai digunakan pada tahun 1545. Sebelum sistem bilangan digunakan, seseorang menggunakan batu, stik, atau jari-jari untuk menghitung.
Girolamo Cardano (1501-1576) adalah matematikawan Itali yang mendeskripsikan bilangan negatif yang sistematis. Bilangan negatif merupakan selesaian dari persamaan kuadrat maupun kubik.
Sumber:
http://463431396329892656.weebly.com/history-of-integers.html
http://math.tutorcircle.com/number-sense/when-was-the-word-integer-introduced.html