Jean Baudrillard (1929–2007) adalah seorang filsuf, sosiolog, dan teoretikus budaya asal Prancis yang dikenal atas gagasannya tentang simulasi dan hiperrealitas. Karya-karyanya banyak berpengaruh dalam teori sosial, kajian budaya, dan filsafat postmodern. Baudrillard berpendapat bahwa dalam masyarakat modern, representasi realitas melalui media dan simbol telah menggantikan realitas itu sendiri, menciptakan hiperrealitas—suatu kondisi di mana batas antara dunia nyata dan representasi menjadi kabur.

Dalam bukunya "Simulacra and Simulation" (1981), Baudrillard mengungkapkan bagaimana masyarakat kontemporer dibanjiri simulasi, di mana tanda dan citra tidak lagi merujuk pada sesuatu yang nyata, melainkan berdiri sendiri sebagai realitas baru. Gagasannya memberikan landasan penting dalam kritik terhadap kapitalisme, globalisasi, dan budaya konsumen, serta memengaruhi berbagai disiplin ilmu, termasuk seni, media, dan filsafat post-strukturalis. Baudrillard juga dikenal karena analisis kontroversialnya terhadap peristiwa besar, seperti Perang Teluk, yang ia sebut sebagai "perang yang tidak pernah terjadi" karena pengaruh dominasi media dalam menciptakan persepsi perang. AI Generatif