Program Tahunan (Prota) untuk Kurikulum Merdeka adalah rencana pembelajaran umum untuk satu tahun ajaran yang disusun oleh guru. Prota ini berfungsi sebagai panduan dalam melaksanakan pembelajaran agar terarah dan efektif sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai Program Tahunan dalam Kurikulum Merdeka:
Cakupan Waktu: Prota mencakup keseluruhan kegiatan pembelajaran dalam satu tahun pelajaran, yang biasanya dibagi menjadi dua semester.
Fleksibilitas: Kurikulum Merdeka menekankan fleksibilitas, sehingga Prota memberikan kerangka umum yang dapat disesuaikan oleh guru dengan karakteristik peserta didik dan konteks sekolah.
Fokus pada Capaian Pembelajaran (CP): Prota disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk setiap fase dan mata pelajaran. CP ini berisi kompetensi yang diharapkan dikuasai peserta didik pada akhir setiap fase.
Integrasi Elemen Mata Pelajaran: Prota mengintegrasikan elemen-elemen penting dalam setiap mata pelajaran. Contohnya, dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, elemen-elemen seperti menyimak, membaca dan memirsa, berbicara dan mempresentasikan, serta menulis akan diakomodasi dalam alokasi waktu yang sesuai.
Alokasi Waktu: Prota mencantumkan perkiraan alokasi waktu untuk setiap topik atau unit pembelajaran dalam satu tahun. Alokasi waktu ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan.
Kegiatan Pembelajaran: Secara umum, Prota juga memberikan gambaran mengenai jenis-jenis kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan, termasuk di dalamnya kemungkinan adanya proyek atau kegiatan yang mendukung Profil Pelajar Pancasila.
Keterkaitan dengan Perangkat Pembelajaran Lain: Prota menjadi dasar dalam penyusunan perangkat pembelajaran yang lebih rinci seperti Program Semester (Prosem) dan Modul Ajar.
Fungsi Program Tahunan dalam Kurikulum Merdeka:
Mengorganisir Pembelajaran: Memastikan semua CP tercakup dalam satu tahun ajaran secara sistematis.
Menjadi Pedoman: Memberikan arah bagi guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran.
Efisiensi Waktu: Membantu guru dalam mengelola waktu pembelajaran secara efektif.
Koordinasi: Memudahkan koordinasi antar guru dalam satu tingkatan kelas atau mata pelajaran yang sama.
Akuntabilitas: Sebagai bentuk perencanaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Meskipun Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan, Program Tahunan tetap menjadi komponen penting dalam perencanaan pembelajaran untuk memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran secara terstruktur dalam satu tahun ajaran. Guru memiliki kebebasan untuk mengembangkan Prota sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didiknya.
Komponen-komponen utama yang biasanya terdapat dalam Program Tahunan Kurikulum Merdeka meliputi:
Identitas: Nama sekolah, mata pelajaran, kelas, dan tahun pelajaran.
Capaian Pembelajaran (CP): Mengacu pada dokumen CP yang ditetapkan.
Elemen/Domain Mata Pelajaran: Pembagian materi berdasarkan elemen atau domain kompetensi dalam mata pelajaran.
Topik/Unit Pembelajaran: Pembagian materi CP ke dalam topik atau unit yang lebih spesifik.
Alokasi Waktu: Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk setiap topik/unit pembelajaran.
Kegiatan Pembelajaran (Umum): Gambaran umum kegiatan yang akan dilakukan (misalnya, diskusi, proyek, presentasi).
Keterkaitan dengan Profil Pelajar Pancasila: Upaya mengintegrasikan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran.