Pelayanan administrasi desa merupakan salah satu kebutuhan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan, seperti pembuatan surat keterangan umum maupun surat keterangan tidak mampu. Selama ini, proses pengajuan surat mengharuskan masyarakat datang langsung ke Balai Desa untuk menyampaikan permohonan dan mengisi data, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga.
Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Belajar Bersama Masyarakat (BBM) 2026 Universitas Negeri Malang mengembangkan SAPA DESA (Sistem Administrasi Pelayanan Desa), sebuah website layanan administrasi desa sebagai salah satu program kerja untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik di desa.
Melalui SAPA DESA, masyarakat dapat mengajukan permohonan surat secara daring dengan mengisi satu formulir pengajuan. Selanjutnya, perangkat desa akan memproses permohonan tersebut, dan surat yang telah selesai dapat diterima dalam bentuk soft file melalui WhatsApp atau diambil langsung dalam bentuk hard file di Balai Desa.
Pengembangan SAPA DESA diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan modern.