Latunas merupakan akronim Laskar dan Taruna Sampah, ia merupakan aplikasi yang dirancang dengan merujuk sejumlah regulasi persampahan, selain berbasis regulasi La Tunas dihadirkan sebagai jawaban atas sekelumit masalah pengentasan sampah di Nusantara.
Dengan demikian La Tunas hadir untuk memenuhi dan mempermudah pemenuhan kebutuhan terkait pengelolaan persampahan dengan seluruh turunan pengelolaah persambahan dari hulu hingga hilir.
La Tunas akan menjadi layanan bagi semua, baik masyarakat sebagai produsen sampah terbesar, pelaku usaha persampahan dan turunannya, penggiat lingkungan hidup, koperasi persampahan, pelaku usaha ekonomi kreatif dan konvensional yang memiliki kaitan persampahan dan pelestarian lingkungan hidup.
La Tunas merupakan unit usaha atau kegiatan Lembaga Kajian dan Advokasi Lintas Masyarakat (Lekas) merupakan situs/layanan yang berbentuk website/perangkat lunak yang menyediakan beragam layanan pengelolaan sampah dan usaha turunan yang terkait dengan persampahan
Dilapangan La Tunas juga akan melakukan pembinaan, pengembangan dan pengorganisasian usaha untuk mendorong ekonomi kreatif maupun usaha yang berbentuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjadi mitra kerja maupun mitra binaan.
Latunas mengusung takline “Sekali Masuk Enaknya Berkali-kali” maksudnya adalah La Tunas menyediakan berbagai fitur layanan dan program-program ekonomi kerakyatan berbasis semangat koperasi dan ekonomi kreatif.
La Tunas dirancang bangun berdasarkan konsep perusahaan sosial (sosio-preniur) berlandaskan kebersamaan, keadilan kegotong royongan dengan mengacu pada perundang-undangan yang ada.
La Tunas bukan sekadar aplikasi biasa yang menyediakan layanan digital saja, tetapi juga berkolaborasi secara integrative dengan semua komponen yang ada guna mendorong terciptanya berbagai suprastruktur dan infrastuktur untuk mewujudkan kekuatan ekonomi bangsa.
Kami berani mengatakan bahwa La Tunas adalah platform digital pertama yang berfokus kepada pengetasan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan hidup berbasis regulasi, dengan mengacu pada prinsip pengelolaan dengan prinsip kerja yakni mewujudkan ekosistem (Susteneble) ekologis dan ekonomis.