Amalan dari Ning Nuvisa Luthfillah Masduqie yang sudah diijazahkan oleh abah beliau, KH Muhammad Luthfillah Masduqie
Mendawamkan membaca sholawat dan doa ini saat tahiyat akhir sebelum salam :
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَللهم يَسِّرْلَنَا وَبَلِّغْنَا زِيَارَةَ مَكَّةَ وَاَلمَدِيْنَةَ
"Allahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala aali Sayyidina Muhammad, Allahumma yassir lanaa wa ballighna ziyarota makkah wal madinah."
KH Ahmad Masduqie Mahfudh mendapatkan ijazah ini dari KH. Maimoen Zubair, kemudian beliau izin untuk menambahkan "في كل سنة", Mbah Moen mengizinkan. Walhasil, sejak tahun 1999 sampai saat ini beliau ditakdir untuk ziyaroh Makkah Madinah. Tidak hanya abi beliau, sebelum ummi beliau sakit lalu wafat beliau juga ditakdir ziyaroh haromain setiap tahun sejak tahun 2001-2012, dan putri-putri beliau juga dipermudah untuk haji.
Ijazah yang diamalkan oleh KH Muhammad Luthfillah Masduqie dari Mbah KH. Cholil Bisri, Rembang
Pada saat jamaah haji wukuf di Arofah, yang di rumah membaca:
Fatihah 1000x
Sholawat 1000x
Al-Ikhlas 1000x
lalu berdoa "Ya Allah, barokah maos fatihah 1000, sholawat 1000, al-ikhlas 1000, Panjenengan takdiraken kulo saged maos fatihah 1000, sholawat 1000, al-ikhlas 1000 ten Arofah."
KH KH Muhammad Luthfillah Masduqie mengamalkan ijazah di atas tahun 1998, dimana haji saat itu paling murah yakni Rp8.805.000 dengan pengembalian untuk living cost 1.500 riyal, beliau tidak langsung daftar karena pertimbangan bisa menabung lagi dengan jumlah yang sama dan berangkat berdua bersama istri beliau di tahun berikutnya. Tapi ternyata tahun 1999, biaya haji naik drastits menjadi Rp27.373.000, uang yang ditabung sesuai perhitungan beliau benar-benar meleset, jangankan untuk mendaftar 2 orang, 1 orang saja tidak cukup.
Kemudian abi Ning Nuvisa mendawamkan ijazah sholawat 10.000x disepertiga malam. Alhamdulillah di tahun 1999 beliau bisa berangkat dan tahun berikutnya bisa daftar lagi berdua dengan ummi.
Dawuh abi beliau, kalau belum bisa sholawat 10.000x, 1.000x tidak apa-apa asal istiqomah.