Kegiatan unit usaha organik bertujuan untuk mewujudkan kemandirian petani cabai anggota koperasi dalam menjalankan pertanian cabai yang bebas dari tengkulak. Kegiatan ini juga dapat memberi pembelajaran kepada petani untuk memulai pertanian organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Setelah pembuatan pembasmi hama organik, kami juga melakukan pembuatan pupuk organik cair dan insektisida organik secara bersama dengan tujuan untuk melatih kemandirian petani.
Pembuatan Tribac dilakukan untuk mengatasi jamur yang sering menyerang tanaman cabai di area pertanian cabai desa Lubuk Cuik. Tribac sendiri merupakan gabungan dari jamur tricodherma dan bakteri painie bacillus. Jamur dan bakteri ini merupakan jamur baik yang bisa mengatasi jamur parasit yang menyerang tanaman cabai. Jamur tricodherma dibiakkan dengan menggunakan medium jagung yang dikukus, sedangkan bakteri di biakkan dengan medium air kelapa. Keduanya dicampur dan disemprotkan ke tanaman cabai.
Pupuk organik cair dibuat untuk menggantikan pupuk non-organik yang kerap digunakan petani selama ini. Pupuk ini dibuat dengan bahan-bahan organik seperti air cucian beras, kencing lembu, embung bambu dan lainnya. Cairan ini difermentasikan selama beberapa hari, kemudian digunakan dengan cara disemprotkan ke tanaman cabai
Insektisida organik dibuat dengan menggunakan bahan-bahan lokal organik yang terdapat di desa lubuk cuik. Adapun bahan-bahan yang dimaksud seperti lengkuas, serai, daun mindi dan lainnya. Bahan-bahan ini direbus dengan air sampai mendidih, kemudian didiamkan selama 2 hari. Insektisida organik terbukti ampuh dalam mengusir serangga-serangga yang selama ini mengganggu tanaman cabai