Tugas ini berfokus pada pembuatan karya kaligrafi dengan mengambil dalil Al-Qur’an yang berkaitan dengan keluarga. Ayat yang digunakan adalah QS. Al-Furqan ayat 74, yang berisi doa agar diberikan pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati serta dijadikan pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa. Tujuan dari tugas ini adalah melatih keterampilan seni kaligrafi sekaligus memahami makna mendalam Al-Qur’an tentang pentingnya keluarga
Kaligrafi ini menuliskan QS. Al-Furqan ayat 74 yang berbunyi:
وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍۢ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Artinya: “ Dan juga mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang berdoa dengan berkata: "Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya, dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertaqwa.”
Kaligrafi ini dibuat dengan gaya sederhana namun tetap menonjolkan keindahan tulisan Arab. Pemilihan ayat ini melambangkan doa serta harapan setiap keluarga Muslim agar selalu diberikan keturunan yang saleh dan lingkungan keluarga yang penuh berkah. Ornamen yang menghiasi kaligrafi ditambahkan untuk mempercantik tampilan, sekaligus menekankan nilai estetika dalam seni Islami.
Terjemahannya:
"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyayang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
Pesan utama ayat ini terkait lingkungan:
- Lingkungan keluarga adalah tempat utama pendidikan iman dan akhlak.
- Kelyarga yang harmonis akan lebih mudah berkerja sama dapam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
-Orang tua sebagai teladan membimbing anak-anak agar menjadi generasi yang ramah lingkungan.
Inti pesannya:
- Keluarga adalah anugerah Allah yang harus dijaga dengan penuh kasih sayang
- Orang tua berperan penting membimbing anak-anak agar bertakwa dan berakhlak baik.
-Kehidupan keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi yang peduli ada lingkungan dan sesama.
Bagaimana kita bisa menerapkan pesan ini di sekolah?:
-Bersikap saling menghormati dan mendukung antar teman seperti keluarga
- Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah bersama-sama
-Membiasakan perilaku baik seperti hemat energi, tidak membuang sampah sembarangan, dan merawat fasilitas sekolah.
"Jika hari kiamat tiba, dan di tangan salah seorang dari kalian ada bibit kurma, maka jika dia mampu untuk menanamnya sebelum berdiri, makah hendaklah dia menanamnnya."
Makna simbolik "menanam bibit kurma" meski kiamat hampir tiba, adalah:
- Mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik dan bermanfaat, sekecil pun itu.
- Menanam pohon melambangkan menjaga dan melestarikan lingkungan.
- Jangan menunda kebaikan, karena setiap usaha baik tetap bernilai di sisi Allah.
"Menghilangkan duri (gangguan) dari jalan adalah sedekah."
Makna Simbolik "Menyingkirkan duri/gangguan dari jalan" adalah:
- Mengajarkan kepedulian terhadap keselamatan orang lain.
- Menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan sekitar.
-Perbuatan kecil sekalipun, jika bermanfaat bagi orang lain, termasuk bagian dari iman.