Senin, 24 Juni 2024 (13.30 – 22.30 WIB) Pada kunjungan silaturrahmi ke Desa Tanjung Harapan yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 22.30 WIB pada tanggal 24 Juni 2024, ditemukan berbagai hal menarik. Di desa ini terdapat bimbingan belajar (bimbel) Smart dan RAM (pengumpulan buah). Kebersihan desa terjaga dengan baik, tanpa terlihat sampah. Ada kelompok tani dan pengajian yang dilaksanakan per RT, umumnya pada hari Jumat pukul 2 siang. Kegiatan olahraga rutin dilakukan oleh warga.
Bapak-bapak desa rutin mengadakan yasinan pada malam Jumat, Jumat sore, Rabu sore, dan Kamis sore. Industri makanan berupa kripik telah dipasarkan hingga ke Unit 1. Sistem desa sebelumnya masih manual dan tidak digital. Terdapat acara potong kambing pada 1 Muharram dan senam lansia setiap hari Selasa. Tata krama di desa ini sesuai dengan ajaran Islam dan negara.
Pasar desa berlangsung setiap hari Sabtu, dengan mayoritas pedagang berasal dari luar desa. Dahulu, penduduk desa mayoritas berasal dari Jawa dan Medan, termasuk non-Islam di kompleks Batak. Desa memiliki BUMDes air isi ulang sejak tahun 1991. Stunting telah ditangani, namun program parenting dan pencegahan narkoba belum berjalan. Perpustakaan desa terletak di sebelah BUMDes, tetapi saat ini tidak aktif.
Desa ini dulunya terkenal dengan danau wisata yang kini tidak lagi ramai. Setiap RT memiliki tanaman obat keluarga (TOGA) dengan bibit dari desa melalui gotong royong.Terdapat dua sekolah dasar serta satu SMP Muhammadiyah. Banyak masjid yang tersebar di desa, dan usaha tani serta catering juga ada di sini.