Sabtu, 08 Juni 2024, dilaksanakan kegiatan Diklat KKN 2024 dengan berbagai poin penting yang dibahas. Komunikasi yang baik, terutama melalui digital, menjadi sorotan utama. Selain itu, dibahas mengenai tujuan SDGs desa, adab, yang disampai oleh ketua LPPM. Posko akan dipisah antara pria dan wanita. Peserta didorong untuk menemukan solusi alternatif saat menghadapi masalah dan menciptakan desa yang ramah perempuan dan jejaring.
Rektor menekankan pentingnya menjaga nama baik kampus dan memberikan kesan terbaik untuk desa. Slogan "SIAP MENGABDI: Jaya Jaya Jaya" disuarakan dengan semangat, dan motivator menekankan pentingnya mengubah sampah menjadi emas serta pembangunan desa yang berkelanjutan. Program yang ada perlu dioptimalkan atau diperkenalkan dengan target yang jelas, serta pembentukan forum kelompok untuk menggerakkan pergerakan positif.
Penting untuk menandai titik-titik penting dan memetakan potensi serta masalah melalui Google Maps atau gambar. Diskusi bersama masyarakat untuk mendata kelompok dan mengetahui timeline mereka sangat berguna untuk basis data. Program harus memiliki dampak nyata, baik dalam skala kecil maupun besar, dengan penyusunan matrik dari awal hingga akhir. Pembicara, Wenny Ira Reverawati, S.IP., M.Hum, menekankan pentingnya komunikasi dan perpustakaan kampung untuk peningkatan literasi, pengembangan masyarakat, dan keberlanjutan. Dokumentasi yang baik juga ditekankan, dengan foto atau gambar sebagai alat komunikasi yang kuat, karena sukses adalah rangkaian anak tangga.