Apel pagi di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Senin (14/04/2025)
Pelaksana apel pada kesempatan kali ini adalah Tim Kerja Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi. Remon Hendra, selaku Ketua Tim Kerja menyampaikan beberapa kegiatan antara lain akan dilaksanakan Sosilisasi KB Vasektomi ke OPD KB dan PLKB/PKB, Persiapan pelayanan KB dalam rangka Hari Kartini 2025 dan melakukan Monitoring Narasi AI Super Apps.
Pada kesempataan ini, juga disampaikan bahwa seluruh pegawai harus menerapkan pelayanan prima yang merupakan tindakan atau upaya yang dilakukan organisasi untuk memberikan pelayanan maksimal dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan kepuasan atas pelayanan yang dilakukan. Adapun prinsip dari pelayanan prima tersebut adalah 7A+S yaitu Attitude (Sikap), Ability (Kemampuan), Attention (Perhatian), Action (Tindakan), Accountability (Tanggung Jawab), Appearance (Penampilan), dan Sympathy (Simpati).
Kepala Perwakilan juga menyampaikan pada tanggal 10 April 2025 telah dilakukan rapat pimpinan yang dipimpin langsung oleh Bapak Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN terkait progres Program Quick Win selanjutnya terkait Tim Pendamping Keluarga agar bisa menjalankan tugasnya yang beririsan dengan Program Makanan Bergizi Gratis.
Terakhir dilakukan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat bagi PNS di Perwakilan BKKBN Provinsi Riau yaitu Ronaldi Inanda, Andika Tri Saputra, Herman Muda Pulungan dan Desi Pentiana Sinaga.
Dalam rangka monitoring, evaluasi dan optimalisasi kinerja pelaksanaan Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau laksanakan Rapat Pengendalian Program (Radalgram) secara hybrid bertempat di Aula Lancang Kuning (19/3/2025).
Rapat diikuti secara langsung oleh Kepala Perwakilan beserta seluruh ASN di Lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau dan diikuti secara daring oleh seluruh Kepala Dinas OPD KB, bidang penanggung jawab Data dan BOKB, serta PKB/PLKB Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.
"kehadiran PKB/PLKB di Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan Radalgram bulan selanjutnya lebih baik lagi dan hadir semua, sehingga bisa mendapatkan informasi penting dari Provinsi Riau, kendala ataupun masalah bisa kita bahas dan kita carikan solusinya" ujar Kaper Riau, Mhd. Irzal saat memberikan arahan.
Pada kesempatan ini Kaper Riau juga menginfokan bahwa Kemendukbangga/BKKBN memiliki program baru yakni kolaborasi dan integrasi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi bumil busui dan ibu punya balita non PAUD.
Dikatakan program ini merupakan tindak lanjut MoU dan PKS yang telah terjalin antara BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN). Dimana BKKBN berperan dalam menyediakan data sasaran MBG, menyediakan akses pemanfaatan data sasaran MBG, menyediakan SDM di lapangan, serta monev bersama pihak terkait lainnya.
"Harapannya PKB/PLKB dapat berkontribusi dan berkoordinasi bersama SPPG terkait penyediaan data dilapangan" lanjutnya.
Dalam radalgram ini disampaikan materi Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana Provinsi Riau Data Bulan Februari 2025 yang disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Pelaporan, Statistik dan Pengelolaan TIK, Ronaldi Inanda dan dilanjutkan dengan pemaparan materi Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan BMN Bulan Maret 2025 oleh Ketua Tim Kerja Keuangan dan BMN, Arselan Syarif.
Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa aplikasi SIGA sudah normal dan terintegrasi dengan Elsimil, sehingga diharapkan pencatatan dan pelaporan dapat terlaporkan.
Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau laksanakan sarapan bersama setelah senam rutin.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau berpesan untuk selalu mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
Kegiatan ini diikuti seluruh ASN, Non ASN dan Siswa Magang di Perwakilan BKKBN Provinsi Riau (28/2/2025).
Apel pagi dilingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau pada tanggal 17 Februari 2025 yang diikuti oleh ASN, NON ASN, dan Mahasiswa/i magang.
Pelaksana apel pada kesempatan kali ini adalah Tim Akses Kualitas Layanan KB dan KR. Ketua Tim Kerja Akses Kualitas Layanan KB dan KR menyampaikan beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh seluruh Tim Kerja di Perwakilan BKKBN Provinsi Riau.
Selanjutnya, Kepala Perwakilan BKKBN Riau, menyampaikan bahwa dalam rangka perwujudan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemberian pelayanan prima. Beliau menyampaikan, bahwa pelayanan prima adalah tindakan atau upaya yang dilakukan organisasi untuk memberikan pelayanan maksimal dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan kepuasan atas pelayanan yang dilakukan.
Pemberian pelayanan prima dapat dilakukan dengan menerapkan 7A + S yaitu Attitude (Sikap), Ability (Kemampuan), Attention (Perhatian), Action (Tindakan), Accountability (Tanggung Jawab), Appearance (Penampilan), dan Sympathy (Simpati).
Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh ASN dan Non ASN dalam mewujudkan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau menjadi satuan kerja berpedikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBK/WBBM)
Dalam rangka pembinaan rohani, Perwakilan BKKBN Provinsi Riau laksanakan kegiatan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H secara hybrid bertempat di Aula Lancang Kuning (4/2/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Darma Wanita Persatuan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Kepala DP3AP2KB Provinsi Riau, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Pekanbaru,
Paguyuban Juang Kencana Provinsi Riau, seluruh ASN, Non ASN di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Riau dan secara daring PKB/PLKB Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.
Acara diawali dengan pembacaan lantunan Ayat Suci Alquran oleh Ustadz Ahmad Rizal, S.E. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Mhd. Irzal, S.E., M.E berharap melalui Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini, agar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai ASN dan Non ASN di Perwakilan BKKBN Provinsi Riau.
Dalam tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz DR. H. Doni Putra, Lc., M.Hum, peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad adalah peristiwa yang agung. Didalam Al-Qur'an peristiwa Isra' Mi'raj salah satunya dikisahkan dalam Surat Al isra' ayat 1 yang artinya Artinya: "Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
"Perjalanan Isra' dan Mi'raj adalah perjalanan ketundukan akal kita kepada Wahyu Allah SWT, disaat Surat Al Isra' mengatakan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, maka para ulama menjelaskan tidak ada perjalanan yang paling mulia di muka bumi ini melainkan perjalanan menuju mesjid, dimaksudkan Surat Al Isra' ayat 1 tersebut mengatakan jangan pernah meninggalkan mesjid, jangan sampai mushalla kecil kelihatan sangat luas karena tidak ada yang shalat disana kecuali orang tersebut uzur", ucap Ustadz.
Harapannya semoga melalui kegiatan ini ada perubahan dalam kehidupan, semakin baik hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama makhluk, selama didunia selalu dalam lindungan Allah SWT dan saat diakhirat nanti dikumpulkan di Syurga-Nya.