HALAMAN INI BERISI JAWABAN LKPD DAN ALIL TENTANG KELUARGA
SURAT AR RUM AYAT 41 DAN PESAN UTAMA AYAT INI TERHAAP LINGKUNGAN
ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Artinya:
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, (melalui hal itu) Allah membuat mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang benar)"
PESAN UTAMA TERHADAP LINGKUNGAN:
Surat Ar-Rum ayat 41 menjelaskan bahwa telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan manusia, dan Allah membuat mereka merasakan sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka kembali ke jalan yang benar. Pesan utamanya adalah tanggung jawab manusia untuk menjaga kelestarian lingkungan karena kerusakan yang terjadi adalah akibat ulah tangan manusia itu sendiri, dan Allah memberikan peringatan agar manusia sadar dan memperbaiki diri.
INTI PESAN SURAT AL-A'RAF AYAT 85 DAN BAGAIMANA PENERAPANNYA I SEKOLAH
Inti pesan Surat Al-A'raf ayat 85 adalah larangan melakukan kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik, serta perintah untuk berlaku adil dalam segala aspek, terutama dalam urusan ekonomi dengan menyempurnakan takaran dan timbangan.
Pesan dalam Surat Al-A'raf ayat 85 dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan sekolah:
• Melestarikan Lingkungan Sekolah
• Menerapkan Kejujuran
• Menciptakan Suasana Persaudaraan
• Menjadi Insan Beriman
HADIST TENTANG LINGKUNGAN:
Apa makna simbiotik "menanam bibit kurma" meski kiamat hampir tiba?
Menanam bibit kurma saat kiamat hampir tiba adalah simbol dari harapan, tanggungjawab, keteguhan, dan etos kerja hingga akhir hayat.
Apa saja bentuk "duri" jalan yang kita temui sehari-hari? (contoh:sampah plastik).
Paku atau kaca yang bisa merusak ban motor
Batu besar atau lubang di jalanan
Kabel atau tali yang melintang di trotoar
Sampah makanan yang licin
SURAT AL ISRA AYAT 26:
QS. Al Isra ayat 26
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
Artinya: Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Maknanya: Al-Isra ayat 26 menjelaskan perintah Allah untuk memberikan hak kepada keluarga dekat, juga kepada orang miskin dan orang yang seang dalam perjalanan (musafir), serta larangan untuk berbuat boros atau mubazir. Ayat ini menekankan pentingnya menyambung silaturahmi , membantu sesama yang membutuhkan, dan hidup hemat, karena orang yang boros diibaratkan sebagai saudara setan.
Penerapan di sekolah
Berbagi ilmu → membantu teman yang belum paham pelajaran.
Ikut kegiatan amal → seperti donasi bencana, santunan anak yatim, atau infaq Jumat di sekolah.
Tidak boros uang jajan → menggunakan uang dengan bijak, tidak menghabiskan untuk hal yang tidak perlu.
Menjaga solidaritas → selalu peduli dan tidak membeda-bedakan teman berdasarkan kondisi ekonomi.
REFLEKSI
1. Nilai yang paling berkesan bagi kelompok kami adalah nilai kerjasama.
2. Apa saja tantangan yang dihadapi kelompokmu selama mengerjakan proyek dan bagaimana cara mengatasinya?
Selama kami mengerjakan tugas PAI ini, tidak ada kendala.
3. Bagaimana rencanamu untuk menerapkan nilai-nilai yang telah kamu pelajari ini dalam kehidupan keluargamu sendiri?
Kami berencana untuk membantu orang tua di rumah, menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta membiasakan diri melakukan hal kecil yang bermanfaat, seperti membuang sampah pada tempatnya dan bersikap sopan terhadap anggota keluarga.