- Ikan lele
- Santan kental: 200 ml (dari 1/2 butir kelapa)
- Minyak goreng: Secukupnya (untuk menggoreng/menumis)
Bumbu Halus:
1. Bawang merah: 8 siung
2. Bawang putih: 5 siung
3. Ketumbar sangrai: 1 sendok teh
4. Lengkuas: 2 cm
5. Jahe: 2 cm
6. Kunyit: 2 cm (bakar sebentar)
7. Garam: 1,5 sendok makan (sesuai selera)
8. Gula merah: 50 gram (sisir halus)
9. Air asam jawa: 1 sendok makan
10. Daun jeruk: 4 lembar (buang tulang daunnya)
11. Serai: 2 batang (memarkan)
Langkah-Langkah Pembuatan
1. Persiapan dan Pengukusan Ikan
Cuci bersih: Cuci ikan lele hingga benar-benar bersih, lumuri dengan sedikit jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis, lalu bilas kembali.
Kukus ikan: Kukus ikan lele selama kurang lebih 20–30 menit hingga matang dan empuk. Mengukus lebih baik daripada merebus agar nutrisi dan rasa gurih daging ikan tidak larut ke dalam air.
2. Suwir dan Pisahkan Tulang
Suwir daging: Setelah matang, angkat ikan dan biarkan hingga dingin. Pisahkan daging ikan dari kulit, duri, dan tulang kepalanya dengan hati-hati. Pastikan tidak ada duri yang tersisa agar aman dikonsumsi.
Haluskan serat daging: Tumbuk atau haluskan daging lele yang sudah disuwir menggunakan ulekan atau garpu supaya teksturnya menjadi lebih hancur dan terurai.
3. Menumis Bumbu
Haluskan bumbu: Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jahe, kunyit, dan garam.
Tumis bumbu: Panaskan sedikit minyak, masukkan bumbu halus bersama serai dan daun jeruk.
4. Pencampuran dan Pengeringan (Pemasakan)
Masukkan santan: Tuang santan kental ke dalam tumisan bumbu, aduk rata lalu biarkan mendidih sebentar.
Masukkan ikan: Masukkan suwiran daging lele dan tambahkan gula merah serta air asam jawa. Aduk secara merata.
Gunakan api kecil: Masak dengan api kecil sambil terus diaduk-aduk secara konstan agar bagian bawahnya tidak gosong.
Tiriskan minyak: Terus aduk hingga kandungan airnya habis, teksturnya menjadi kering, dan berubah warna menjadi kecokelatan.
5. Proses Pemerasan Minyak (Opsional agar Lebih Awet)
Setelah abon matang dan kering, angkat.
Untuk membuat abon tidak berminyak dan lebih tahan lama, Anda bisa membungkus abon hangat menggunakan kertas koran atau kain bersih yang menyerap minyak, lalu press atau peras perlahan.
6. Penyimpanan
Biarkan abon dingin di suhu ruang.
Simpan di dalam wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga dalam waktu lama.