Arsip Dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan administrasi sehari-hari suatu instansi atau organisasi, serta memiliki nilai guna untuk mendukung proses kerja, pengambilan keputusan, dan pelayanan publik. Arsip ini bersifat aktif karena masih sering dibuka, diproses, atau dijadikan rujukan dalam kurun waktu tertentu sebelum akhirnya dipindahkan menjadi arsip statis atau dimusnahkan sesuai ketentuan.
📂 Jenis Arsip Dinamis
Arsip Aktif
Arsip yang masih sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
Contoh: surat masuk yang sedang diproses, nota dinas yang masih berlaku, dokumen kontrak yang masih berjalan.
Disimpan di unit kerja karena sering dibutuhkan untuk operasional.
Arsip Inaktif
Arsip yang sudah jarang digunakan, tetapi masih memiliki nilai guna administratif, hukum, atau keuangan.
Contoh: laporan kegiatan tahun sebelumnya, dokumen proyek yang sudah selesai tetapi belum melewati masa retensi.
Biasanya dipindahkan ke pusat arsip atau ruang penyimpanan khusus.
🎯 Tujuan Pembagian
Memudahkan pengelolaan arsip sesuai tingkat kebutuhan.
Menjamin efisiensi ruang penyimpanan.
Menyediakan dokumen yang relevan secara cepat ketika diperlukan.
Menjadi dasar untuk menentukan apakah arsip akan dimusnahkan atau dialihkan menjadi arsip statis.