Kaisar Berdaya

Oleh Kaisar FIB-UH

Kementrian Kajian Strategis dan Hubungan Masyarakat atau biasa disingkat dengan KKSHM merupakan kementrian yang dibentuk oleh Presiden Kaisar FIB-UH berdasarkan pola kebijakan yang ada didalam Garis - Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO). Dalam GBHO dijelaskan bahwa KKSHM memiliki tugas untuk melakukan penjaringan, pengolahan, dan pemanfaatan isu-isu lokal maupun nasional yang tengah berkembang, penerapan ilmu yang diperoleh guna memberikan manfaaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab kepada masyarakat. Atas dasar dari pola kebijakan yang ada di GBHO tersebut menjadikan acuan kementrian dalam membuat sebuah program kerja yang mampu menyentuh ketiga hal tersebut. Dan berdasarkan hasil rapat kerja XXII Badan Eksekutif Kaisar FIB-UH periode 2023, telah lahir Program Kerja Kaisar Berdaya sebagai program kerja dari Kementrian Strategis dan Hubungan Masayarakat.

Kaisar Berdaya merupakan salah satu metode dimana warga bisa mengimplementasikan tulisannya dalam keseharian berlembaga. Tuntutan dari GBHO, Kaisar Berdaya juga diadakan berdasarkan fenomena yang terjadi didalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Banyaknya masyarakat yang belum mengetahui tentang betapa pentingnya situs dan temuan arkeologis yang ada disekitar masyarakat itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari kondisi beberapa situs dan temuan arkeologis yang terancam akibat ulah manusia itu sendiri, maka dari itu perlu diadakan sosialisasi bagaimana masyarakat dalam upaya perlindungan terhadap situs tersebut. Serta mampu untuk menumbuhkan rasa memiliki Cagar Budaya dalam masyarakat.

Kegiatan ini terdiri dari item pembukaan, materi pengantar media informasi, materi manajemen redaksi, materi layout, pengaplikasian materi serta melaksanakan publikasi. Pemberian materi merupakan item kegiatan yang bertujuan untuk memberi pemahaman teori kepada peserta. Tahap ini melibatkan pemateri dalam proses memahamkan peserta terkait pemahaman materi yang diberikan. Sosialisasi sendiri merupakan bentuk penyampaian ataupun penyebaran informasi kepada orang banyak dengan tujuan terjalinnya kesepahaman antara orang yang melakukan sosialisasi dan orang yang dijadikan objek sosialisasi. Pada tahap sosialisasi ini akan dilakukan penyebarluasan output kegiatan (Newsletter) yang telah dibuat oleh warga Kaisar FIB-UH kepada masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan di Desa Mattirowalie, Kec. Bontocani, Kabupaten Bone.