Selama mempelajari Modul yang telah disediakan, saya membuat catatan kecil untuk memudahkan mengingat kembali apa yang telah saya pelajari.
Di awal ada 3 (tiga) modul yang saya pelajari melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM), yakni
Modul 1 : Prinsip Pengajaran dan Asesmen Umum
Modul 2 : Pembelajaran Sosial Emosional
Modul 3 : Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Understanding by Design (UbD) merupakan suatu pendekatan dalam merencanakan pembelajarann yang menekankan pada pemahaman mendalam peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Dalam penerapannya perencanaan pembelajaran dimulai dengan menentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Jadi UbD mendorong pendidik untuk memikirkan terlebih dahulu pemahaman mendalam apa yang ingin dicapai oleh peserta didik setelah mempelajari suatu topik.
UbD diterapkan sebagai alternatif solusi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dengan cara mensinkronkan tujuan, langkah, dan evaluasi pembelajaran. Ada tiga langkah utama yang perlu dilakukan dalam merencanakan pembelajaran dengan prinsip UbD menurut (Grant Wiggins dan Jay McTighe, 2005) , yaitu
menentukan tujuan pembelajaran,
menentukan asesmen pembelajaran,
merancang aktivitas pembelajaran
Kendala Umum dalam Penerapan UbD:
Kurangnya Pemahaman:
Konsep UbD: Tidak semua pendidik memahami secara mendalam konsep UbD, terutama terkait backward design (desain mundur) dan pentingnya tujuan pembelajaran yang jelas.
Penerapan di Kelas: Banyak yang masih kesulitan menerjemahkan teori UbD ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Kurangnya Waktu:
Persiapan: Menyusun RPP dengan prinsip UbD membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.
Pelaksanaan: Kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa membutuhkan lebih banyak waktu untuk interaksi dan eksplorasi.
Sumber Daya yang Terbatas:
Materi: Terkadang sulit menemukan materi ajar yang sesuai dengan prinsip UbD dan tingkat perkembangan siswa.
Teknologi: Tidak semua sekolah memiliki fasilitas teknologi yang memadai untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek atau inkuiri.
Resistensi terhadap Perubahan:
Kebiasaan: Banyak guru yang sudah terbiasa dengan metode pembelajaran konvensional dan merasa sulit untuk mengubah kebiasaan tersebut.
Lingkungan Sekolah: Dukungan dari kepala sekolah, rekan guru, dan orang tua sangat penting dalam menerapkan inovasi seperti UbD.
Penilaian yang Kompleks:
Merancang Asesmen: Membuat instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur pemahaman mendalam siswa membutuhkan keahlian khusus.
Interpretasi Hasil: Menganalisis hasil penilaian untuk memperbaiki pembelajaran juga memerlukan waktu dan keterampilan.