Human, human, human.
Human, as we are, need the connection to stay alive; or sane.
“Because no one is here to love me,
I make tea for myself and leave the radio playing.
I must remind myself I am here, and do so by noticing myself; my feet are cold inside my socks, they touch the ground, my stomach churns, my hearts stutters, in my hands I hold a warmth I make."
— Leila Chatti
SEDANG DALAM MASA PENCARIAN
I miss you so much it feels gross.
It feels wet. It feels nauseating.
I want to rip out my heart
and shake it like Magic 8 Ball.
Is this okay, is this okay,
or does it makes me weak?
— Trista Mateer, "Ask Again Later"
Berawal dari teman masa kecil dan berakhir sebagai seorang kekasih di masa remaja. Punya kepribadian yang sangat berbeda, tapi saling melengkapi satu sama lain.
Kebiasaan Jian Angkasa banyak dipengaruhi oleh kebiasaan saat masih bersama dengan sang mantan kekasih — sebagai teman atau kekasih — ia yang selalu terpaksa mengambil tempat di bagian dalam saat berjalan bersama, ia yang terpaksa berikan segala sesuatu dalam genggaman saat terlihat tangan yang menunggu di depan wajah, serta kebiasaan buruk dari bibir bagian bawah yang terpaksa maju beberapa sentimeter saat tak mendapatkan jawaban yang diinginkan. Kebiasaan-kebiasaan yang sedang diusahakan untuk segera dihilangkan karena tak patut bersikap seperti itu pada setiap orang yang ditemui. Namun, tak dapat disangkal, kebiasaan yang telah berjalan lebih dari sepuluh tahun terlalu sulit untuk ditinggalkan.
"This is not right. I need to paint something."
— Jian Angkasa, setelah tersadar masih lakukan kebiasaan yang seharusnya telah ia tinggalkan saat memutuskan untuk berpisah dengan mantan sahabat/kekasih.
Perpisahan keduanya diinisiasikan oleh Jian Angkasa. Telah ia pikirkan secara matang dan telah disimpulkan bahwa memang sudah saatnya untuk berpisah. Dalam benaknya, kedua mereka berpisah karena keadaan, ia yang terlalu pusing dengan keadaan ekonomi yang terpuruk dan kamu yang tak pernah tahu seperti apa rasanya punya saldo Rp. 0,- di rekening milik sendiri. Berpisah baik-baik, pikirnya. Berpisah baik-baik tapi, segera ia putuskan semua kontak yang bisa menghubungkan.
Setelah beberapa tahun berpisah dan hilang dari hidup masing-masing, keduanya bertemu kembali secara tak sengaja. Berpisah karena keadaan dan kembali dipertemukan dalam situtasi tak terduga.
BERTAGAR: Angst, Past Lover, Childhood Friend to Lover to Stranger, Losing Your Best Friend Is Not A Good Thing, Bad at Feelings, The Character Yearn For Something, Meeting Your Ex, Second Chance(?)
Akhir kisah akan ditentukan oleh chemistry kedua karakter. Jika tertarik untuk mengisi relasi yang sedang dicari dengan klaim wajah Wen Junhui - Jun Seventeen, silakan mengetuk fitur pesan langsung Jian Angkasa.