Pertumbuhan penduduk adalah keseimbangan dinamis antara kekuatan yang menambah dan kekuatan yang mengurangi jumlah penduduk
atau
Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya
Adanya perubahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh faktor demografi seperti kelahiran (fertilitas atau natalitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan penduduk (migrasi); serta faktor nondemografi seperti tingkat pendidikan dan kesehatan.
Dikatakan bertambah apabila terdapat kelahiran dan penduduk yang datang ke wilayah tersebut, sebaliknya bisa dikatakan berkurang apabila terdapat kematian dan ada penduduk yang pergi meninggalkan wilayah tersebut.
Angka pertumbuhan penduduk merupakan tingkat pertambahan penduduk pada suatu wilayah/negara dalam jangka waktu tertentu (%).
Diperlukan adanya perhitungan jumlah pertumbuhan penduduk bertujuan untuk memprediksi jumlah penduduk suatu wilayah di masa yang akan datang. Jumlah penduduk tersebut bisa diketahui melalui survey, registrasi, dan sensus penduduk pada jangka waktu tertentu dan jadwal yang telah disesuaikan pada suatu wilayah
1. Penduduk Alami (Natural Population Increase)
Hasil pertumbuhan penduduk alami didapat dari selisih jumlah kelahiran dengan jumlah kematian.
Rumusnya : T = L – M
Keterangan :
T =jumlah pertumbuhan penduduk per tahun
L = jumlah kelahiran per tahun
M = jumlah kematian per tahun
2. Pertumbuhan Penduduk Migrasi
Hasil perhitungan penduduk migrasi didapat dari selisih jumlah penduduk migrasi masuk (imigrasi) dan jumlah migrasi keluar (emigrasi).
Rumusnya : T = I – E
Keterangan :
T = jumlah pertumbuhan penduduk per tahun
I = jumlah migrasi masuk per tahun
E = jumlah migrasi keluar per tahun
3. Pertumbuhan Penduduk Total (Total Population Growth)
Pertumbuhan penduduk yang merupakan hasil perhitungan dari pertumbuhan penduduk alami ditambah dengan pertumbuhan penduduk migrasi.
T = (L – M) + (I-E)
Keterangan:
T = jumlah pertumbuhan penduduk per tahun
L = jumlah kelahiran per tahun
M = jumlah kematian per tahun
I = jumlah imigran (penduduk yang masuk ke suatu negara/wilayah untuk menetap per tahun)
E = jumlah emigran (penduduk yang meninggalkan/pergi ke negara/wilayah negara lain) per tahun
Klasifikasi pertumbuhan penduduk dibagi menjadi 3, yaitu:
1. Cepat, apabila pertumbuhan penduduk 2% lebih dari jumlah penduduk tiap tahun
2. Sedang, apabila pertumbuhan penduduk antara 1% – 2%
3. Lambat, apabila pertumbuhan penduduk antara 1% atau kurang
Kelahiran (Natalitas)
Angka Kelahiran
Angka Kelahiran adalah jumlah kelahiran selama satu tahun untuk tiap 1000 penduduk.
Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate / CBR)
B (Birth) = kelahiran
P (Population) = jumlah penduduk
Penggolongan Angka Kelahiran
lebih dari 40 – tinggi
antara 30-40 – sedang
kurang dari 30 – rendah
Faktor pendorong kelahiran (Pronatalitas)
perkawinan usia muda
anggapan banyak anak banyak rejeki
perasaan tersiksa bila tidak punya anak
anggapan banyak anak dapat membantu pekerjaan orang tua
anak (terutama anak laki-laki) dianggap sebagai penerus keturunan
Faktor penghambat kelahiran (Antinatalitas)
Keberhasilan Program KB
Penundaan usia kawin
UU Perkawinan No 1 th 1974 tentang usia kawin pria 19 th, wanita 16 th
Semakin banyak wanita pekerja (wanita karir)
Peraturan pemerintah tentang pembatasan tunjangan anak bagi PNS
Kematian (Mortalitas)
Angka Kematian
Angka kematian adalah jumlah kematian selama satu tahun untuk tiap 1000 penduduk
Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)
D (death) = Kematian
P ( Population) = jumlah penduduk
Penggolongan Angka Kematian
lebih dari 20 – tinggi
antara 10-20 – sedang
kurang dari 10 – rendah
Angka Kematian Bayi ( Infant Mortality Rate/ IMR)
D0 = jumlah kematian umur 0 (nol) tahun atau umur kurang dari setahun
B = jumlah kelahiran bayi hidup
Penggolongan Angka Kematian bayi
lebih dari 75 – tinggi
antara 35-75 – sedang
kurang dari 35 – rendah
Faktor Pendorong Kematian (Promortalitas)
fasilitas kesehatan belum memadai
Masyarakat kurang memperhatikan masalah kesehatan
Lingkungan yang tidak sehat akibat polusi
Kecelakaan, bunun diri, dibunuh, wabah penyakit, bencana alam, dan peperangan
Faktor Penghambat Kematian (Antimortalitas)
Fasilitas kesehatan yang lengkap dan modern
Kemajuan ilmu kedokteran
Masyarakat memahami cara hidup sehat
Negara aman dan damai
Agama melarang pembununhan dan bunuh diri