Ada Surga di Malaysia?


Annyeong!


Kesempatan kali ini aku akan membahas tentang Langkawi. Sepotong surga di negeri jiran. Kiranya itu lah kalimat yang sering disematkan para turis Indonesia untuk pulau ini.

Semoga tulisan ini tidak membosankan, ya.

Sebelumnya aku tidak pernah mendengar atau tahu pulau yang sangat indah ini. Bermula dari temanku, Toshi, yang mengajakku ke sana untuk urusan bisnis. Karena dibayarin alias gretongan, ya mau nggak mau, aku memang mau. Apalagi saat kepoin pulau ini di google, aku semakin mau. Ada banyak suguhan gambar yang memanjakan mata. Semangatku up 100%.

Oh, ya! Mungkin sebagian dari kalian belum tahu di mana itu Langkawi karena memang masih sangat asing di telinga. Aku bisikin mau, ya?

Pulau ini berada di Malaysia, Travelovers.

Kali pertama ke sana, aku dan Toshi menggunakan pesawat dan transit di Kuala Lumpur menuju bandara Padang Matsirat. Belakangan aku tahu kalau dari KL bisa menggunakan bus menuju Kuala Perlis, Kuala Kedah atau Penang dan dilanjutkan dengan kapal ferry untuk menyeberang laut.

Prioritas utama kami ke sana adalah bisnis bukan liburan, jadi selesai urusan semua di Kota Kuah baru bisa menjelajah. Lokasi pertama yang kami kunjungi saat itu adalah Pantai Cenang. Lhadalah, isinya, kok, turis semua?

Untuk menikmati hamparan pasir putih dan menyaksikan ombak di sana tidak dipungut biaya, ya. Kecuali bermain jetski, banana boat dan parasailing.

Untuk orang Indonesia tidak usah khawatir dengan makanan di sana. Rasanya tidak terlalu jauh dari makanan-makanan Indonesia, kok. Kuliner lokal yang terkenal di sana ada nasi lemak yang rasanya mirip dengan nasi uduk. Berbagai menu seafood juga banyak tersedia di restoran-restoran pinggir jalan raya. Khususnya Pantai Cenang.

Aku rekomendasikan Restoran Haji Ramli untuk teman-teman yang barangkali mau ke sana. Selain rasanya enak, harga di restoran ini terbilang lebih murah dibanding yang lain.

Menurut warga lokal yang sempat aku tanyai sedikit tentang Langkawi, nama itu berasal dari gabungan dua suku kata, ‘Lang’ dan ‘Kawi’. ‘Lang’ adalah elang, dan ‘Kawi’ berarti merah kecoklatan. Oleh sebab itu ikon Langkawi yang terkenal adalah tugu elang raksasa. Tingginya mencapai dua belas meter.

Toshi juga mengajakku menaiki cable car yang konon katanya memiliki tingkat kecuraman yang tinggi. Yang namanya gratis itu nggak boleh ditolak, ikut aja mesti sedikit takut. Cable car ini membawa kami ke sky bridge yang membentang sepanjang 125 meter dengan ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Wah, pemandangannya luar biasa indah, Travelovers!

Langkawi memang pulau, meski begitu destinasi yang bisa disambangi di sini tidak melulu berkaitan dengan air. Banyak variasi destinasi wisata lainnya. Seperti museum, taman dan tempat berbelanja.

Waktunya sangat singkat, kami tidak bisa menjelajahi semua destinasi wisata di sana. Tapi jangan khawatir, aku akan merangkum destinasi yang wajib dikunjungi saat berlibur ke Langkawi sesuai petunjuk warga lokal.

Pertama, Langkawi Wildlife Park and Bird Paradise. Sesuai dengan namanya, di sini kita bisa menikmati burung-burung seperti burung kasuari dan kakak tua yang bisa diajak berbicara. Ada juga buaya yang bisa diberi makan dengan jarak dekat, lho. Seru, bukan?

Kedua, Cable Car and Sky Bridge. Seperti pengalamanku di atas, ini destinasi yang wajib dikunjungi saat ke sana. Untuk menyaksikan pemandangan pulau dan hutan secara keseluruhan.

Ketiga, Oriental Village. Wah, ini, sih kesukaan emak-emak zaman now. Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang hobby berbelanja. Tapi ada yang unik, tempat wisata ini berada di kaki gunung Mat Chincang. Berbelanja sembari menikmati kesejukan udara di gunung. Asik, kan?

Keempat, Dataran Lang. Ini, sih wajib banget, ya. Di sini ada burung elang yang menjadi ikon wisata dan bersebelahan dengan legenda park. Kamu bisa berfoto sesuka hati di sini.

Kelima, Telaga Harbour. Destinasi tanpa membayar uang masuk a.k.a gratis ini menghadirkan pesona kapal-kapal yang cantik. Di sini, kita juga bisa menikmati festival air international. Sesuai nama, kan, ya?

Keenam, Taman Mardi Langkawi. Sebagai penyuka buah-buahan, ini salah satu tempat favoritku saat di sana. Ada kurang lebih dua puluh jenis tanaman buah di sini. Buahnya bisa dinikmati secara gratis.

Ketujuh, Pantai Cenang. Di atas sudah aku jelaskan tentang pantai ini. Wajib dikunjungi, ya. Untuk destinasi wisata air lainnya, kalian bisa mengunjungi Pulau Payar Marine Park, Tasik Dayang Bunting, Kampung Air Hangat dan banyak lagi.

Delapan, Underwater World Langkawi. Untuk yang berlibur bersama keluarga, destinasi ini sangat cocok untuk menikmati keindahan alam akuatik dari seluruh dunia. Anak-anak pasti sangat menyukai tempat ini.

Nah, Travelovers! Dengan informasi di atas kalian bisa menyusun itinerary jika hendak berlibur ke Langkawi, ya.

Semoga bermanfaat!