Ada yang masih ingat dengan penggalan lagu lama tersebut? Sebuah lagu Sarjana Muda dari Iwan Fals yang menceritakan betapa susahnya mencari kerja. Suasana suram dan muram dari para sarjana muda yang tak kunjung mendaptkan kerja sungguh membuat hati menjadi galau. Tak pelak kondisi ini memunculkan suatu anggapan bahwa jangankan mencari kerja, mencari info dimana dibuka lowongan kerja pun sulit, akes informasi terbatas dan mesti berjalan dari pintu perusahaan ke pintu perusahaan lainnya.
“ Dahulu saat baru lulus perguruan tinggi, saya bingung mau cari kerja dimana. Waktu itu portal informasi lowongan pekerjaan sudah ada tetapi aksesnya masih terbatas, kurang update, dan waktu tunggu konfirmasi apakah diterima atau ditolak tidak tentu. Apalagi jika ingin mencari lowongan kerja khusus di Bali. Untuk mencari lowongan kerja di Bali mesti beli koran dulu. ” Kenang Agas Founder Lokerbali.
Berbekal keterampilan membuat website dan desain, anak muda bernama lengkap Agas Maha Astra membuat sebuah job portal www.lokerbali.id . Tidak hanya berbasis website portal ini terlebih dahulu dikenal sebagai salah satu portal job berbasis medial sosial.
“ Lokerbali besar melalui media sosial yaitu instagram dengan nama akun yaitu @lokerbali . Tujuan saya waktu itu hanya pengin berbagi atau sharing info lowongan kerja. Setelah berjalan sekian lama ternyata follower akun tersebut kian bertambah dan akhirnya saya putuskan membangun suatu website job portal untuk menyempurnakan layanan dan fokus membangun startup Lokerbali .” ceritanya.
Lokerbali.id saat ini telah mampu menjadi salah satu online job portal terbesar di Bali menantang online job portal besar yang sudah eksis terlebih dahulu. Saat ini lokerbali berfokus ke publikasi informasi lowongan kerja di Bali serta memberikan informasi mengenai tips kerja dan informasi pelatihan yang diadakan di Bali. Klien-klien lokerbali.id didominasi oleh perusahaan kecil dan menengah yang sebelumnya hanya mengandalkan iklan lowongan kerja melalui iklan di media masa.
“ Kami melihat pergeseran budaya membaca informasi dari media cetak ke elektronik sejak teknologi informasi semakin maju ditambah lagi munculnya aplikasi media sosial. Generasi muda senangnya membaca info melalui perangkat gawainya, apalagi ditambah jika informasi dikemas dengan desain menarik secara visual.” Kata pria lulusan STIKOM Bali tahun 2014.
Saat ini akun Instagram @lokerbali telah di follow hingga 109 ribu follower dan websitenya dikunjungi hingga 300 kunjungan per harinya. Setiap harinya Lokerbali bisa menampilkan hingga 15 info lowongan kerja baru di akun instagram dan puluhan info lowongan kerja baru di websitenya. Layanan Lokerbali tidak hanya sebatas menampilkan informasi lowongan kerja perusahaan, lebih jauh lagi bagi perusahaan yang tidak sempat membuat desain digital flyer informasi bisa dibantu oleh tim disainer Lokerbali. Rate harga per paket layanan juga sangat terjangkau bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah.
Visi startup ini adalah untuk menjadi online job portal terbesar dan terpercaya di Bali sehingga bisa membantu para pencari kerja di bali mendapatkan informasi lowongan kerja yang riil dan membantu perusahaan / UMKM di Bali mendapatkan karyawan yang sesuai. Harapannya bisa mengurangi penggangguran dan meningkatkan perekonomian daerah Bali. Untuk kedepan tidak menutup kemungkinan Lokerbali akan meluaskan layanan hingga seluruh Indonesia.
“ Saat ini kami sedang menyiapkan suatu platform baru yaitu sebuah job portal yang memiliki beberapa fitur tambahan yang makin memudahkan pencari kerja dan penyedia kerja untuk berinteraksi. Kami menawarkan konsep paperless application. Bahkan kami sedang mematangkan konsep paperless job fair paada platform baru kami nanti.” Kata Agas ketika ditanya pengembangan bisnis pada masa mendatang.
Lokerbali.id merupakan salah satu tim yang masuk 10 besar ide terbaik Kampung IT BCIC 2019 dan sekarang telah menjadi binaan INBIS TOHPATI BDI Denpasar. Lokerbali juga masuk dalam top 15 NextDev 2019 area Bali. - (Jay)-