Isomorfis menyelaraskan pendekatan pembelajaran Islami berdasarkan Al-Quran, dengan perkembangan anak sesuai metode Developmentally Appropriate Practice (DAP), yaitu pembelajaran yang sesuai dengan usia, tahap perkembangan, dan kebutuhan setiap anak.
Isomorfis dengan DAP berarti cara anak belajar disesuaikan dengan tahap perkembangan anak tersebut, bukan anak mengikuti pedoman belajar yang kaku dan baku tanpa ada penyesuaian.
Kami ingin anak-anak belajar dengan aktif, penuh rasa ingin tahu, saling menghargai, dan berani berpikir, maka guru mengajar mengikuti kebutuhan dan perkembangan anak.
Kami juga memberikan pengalaman belajar tersebut kepada guru sebelum guru mengajar di kelas. Karena guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam cara belajar.
Belajar yang baik dimulai dari guru yang juga belajar dengan cara yang baik.
Mengapa disebut Isomorfis?
Isomorfis selaras dengan nama sekolah kami "Identik". Artinya bentuknya selaras atau sama.
Kami ingin siswa...
aktif bertanya
berpikir kritis
bekerja sama
berani mencoba
senang belajar