Lompat ke pertanyaan:
HyperCrowd Team adalah tim riset dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang tergabung dalam program PKM-RSH 2025. Kami meneliti fenomena loneliness in the crowd di kalangan Gen Z pengguna TikTok dengan pendekatan literasi media digital dan teori hiperrealitas.
Itu adalah perasaan kesepian yang dirasakan seseorang meskipun secara digital terhubung dengan banyak orang, seperti di media sosial. Kita bisa punya banyak followers dan interaksi, tapi tetap merasa kosong dan sendirian.
TikTok saat ini menjadi platform paling populer di kalangan Gen Z. Banyak konten di TikTok yang bersifat emosional, curhat, atau coping stress. Kami ingin tahu bagaimana konten-konten ini memengaruhi perasaan dan cara berpikir penggunanya.
Hiperrealitas adalah kondisi di mana simulasi atau dunia maya terasa lebih nyata daripada kenyataan. Dalam konteks TikTok, pengguna bisa lebih terhubung dengan konten-konten digital daripada dengan orang di sekitarnya.
Kami ingin:
Menganalisis bagaimana kesepian digital terjadi di TikTok
Mengkaji pengaruh konten audiovisual terhadap emosi dan hubungan sosial
Menawarkan solusi melalui literasi media digital dan kebijakan publik
Kami fokus pada Generasi Z (usia 17–25 tahun), khususnya mereka yang aktif menggunakan TikTok dan pernah memanfaatkan platform tersebut sebagai tempat curhat atau pelarian emosional.
Ya! Riset ini didanai oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek RI melalui program PKM-RSH 2025.
Kami akan menghasilkan:
Artikel ilmiah & populer
Policy brief untuk kementerian
Kampanye media sosial edukatif
Laporan resmi riset
Akun media sosial HyperCrowd sebagai pusat edukasi digital
Kamu bisa follow akun media sosial kami @hypercrowd.pkmrsh, ikut menyebarkan konten kampanye kami, atau bahkan bergabung dalam diskusi komunitas online yang akan kami buka. Dukunganmu sangat berarti!
Tentu! Kami sangat terbuka untuk mendengar cerita atau pengalamanmu (anonim atau tidak). Silakan hubungi kami lewat email di hypercrowdumy@gmail.com atau DM ke akun Instagram kampanye kami.