Pengertian ADHD
ADHD adalah gangguan otak seumur hidup yang membuat seseorang sulit untuk memperhatikan. Beberapa orang dengan ADHD mengalami kesulitan duduk diam atau mengendalikan perilaku mereka.
Penyebab ADHD
Penyebab pasti dari ADHD tidak diketahui. Penyebab yang paling mungkin adalah genetik. Banyak anak dengan ADHD memiliki riwayat keluarga dengan gangguan tersebut. Namun terdapat beberapa faktor lingkungan yang berisiko meningkatkan adanya kondisi ADHD seperti: prematur, berat badan lahir rendah, komplikasi perinatal, ibu perokok, penggunaan narkoba.
Ciri-Ciri ADHD:
Seseorang dengan ADHD mungkin menunjukkan beberapa tanda berikut:
Mengalami kesulitan berkonsentrasi
Mulai memikirkan hal lain
Memiliki masalah untuk tetap fokus pada tugas
Seperti tidak mendengarkan
Terkadang mampu melakukan tugas dengan sangat baik pada tugas-tugas tertentu
Memiliki masalah dalam perencanaan, pengorganisasian, dan penyelesaian tugas tepat waktu
Memiliki masalah dalam mempelajari hal-hal baru
Seperti tidak bisa duduk diam
Gelisah
Dapat melompat-lompat dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya
Sering mencoba melakukan lebih dari satu hal sekaligus
Bertindak sebelum berpikir
Memiliki masalah menunggu gilirannya, seperti pada saat bermain game
Prevalensi ADHD
ADHD melanda seluruh dunia rata-rata 6-10% anak-anak. Diserta masalah bahasa pada 30-40% kasus. Dalam kasus ADHD, yang mendominasi adalah laki-laki daripada perempuan, dengan angka perbandingan 4:1
Treatment untuk Anak ADHD
Setiap anak dengan ADHD memiliki kebutuhan yang berbeda. Dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu anak Anda meningkatkan perhatiannya.
Beberapa anak dengan ADHD juga memiliki kesulitan dalam belajar. Terapi Wicara dapat bekerja dengan anak Anda dalam masalah bicara, bahasa, dan sosial. Terapi Wicara dapat membantu anak Anda belajar bagaimana merencanakan dan mengatur untuk menyelesaikan tugas. Anak Anda mungkin perlu belajar bagaimana bergiliran dan memperhatikan ketika berbicara dengan orang lain. Terapi Wicara juga akan bekerja dengan guru anak Anda untuk menemukan cara membantunya di kelas. Dia mungkin perlu duduk di depan kelas. Atau, dia mungkin perlu menggunakan daftar periksa atau perencana agar tetap teratur.
Sumber:
Brites, C. (2020). ADHD and Impact on Language. In (Ed.), ADHD - From Etiology to Comorbidity. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.93541