Berikut adalah cara merekam video menggunakan software Camtasia
Men-search “Camtasia” di Google. Lalu klik link yang paling atas yaitu https://www.techsmith.com/video-editor.html. Kemudian akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
Klik “Download Free Trial”. Lalu pilih “Windows Download” dan tunggu hingga proses download selesai.
Setelah itu buka file yang telah di download untuk diinstal. Maka akan muncul tampilan untuk memilih bahasa, kemudian klik “OK”.
Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Centang terlebih dahulu “I accept” lalu klik “Install”. Tunggu hingga proses install selesai.
Membuka aplikasi camtasia bisa dengan mengklik di halaman utama yang sudah di shortuct ataupun jika ingin langsung merekam bisa search pada windows dengan menekan “logo windows + s” lalu ketik camtasia maka akan muncul seperti dibawah ini. Lalu bisa klik “Camtasia Recorder”.
Jika mengklik pada desktop maka tampilannya akan seperti dibawah ini.
Lalu pilih lah “New Recording” untuk merekam. Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini.
Terdapat beberapa pengaturan, yaitu jika pada kolom “Select Area” itu untuk mengatur ukuran layar yang ingin direkam, bisa full screen maupun custom sesuai yang diinginkan. Selain itu, pada kolom “Recorded Input” itu terdapat pengaturan kamera dan suara. Berhubung pada kali ini akan merekam materi presentasi maka aktifkan kamera dengan cara mengklik satu kali dan pastikan pengaturan suara itu pada “Microphone” agar suara penjelasan kita terdengar.
Setelah semua pengaturan beres lalu klik “Rec” yang berwarna merah. Maka akan muncul aba aba hitung mundur dari 3 hingga 1. Setelah itu layar anda sedang direkam.
Jika proses perekaman layar selesai maka klik logo camtasia yang ada pada taskbar atau icon yang berada dibawah. Kemudian disana terdapat pilihan untuk delete, pause, ataupun stop. Karena perekaman selesai maka klik lah stop, lalu aplikasi akan loading untuk menampilkan hasil video. Tunggu hingga beberapa saat.
Tampilan selanjutnya akan diarahkan ke ruang editing. Nah disana dapat diedit videonya terlebih dahulu, baik ukuran dari video kamera yang menghadap muka kita ataupun posisinya ingin dipindahkan tidak di pojok kanan. Tinggal di klik saja lalu drag jika ingin memindahkan atau tinggal diperbesar atau diperkecil untuk mengubah ukuran.
Setelah hasil video selesai lalu klik “share” dan pilihlah “local file” untuk menyimpan video (mengeksport).
Tampilan yang akan muncul seperti dibawah ini. Lalu klik “next”.
Selanjutnya akan muncul tampilan untuk menamai file video yang akan di eksport serta letak penyimpanan file nya.
Jika sudah, selanjutnya klik “next” maka video dalam proses render. Tunggu hingga selesai.
Jika telah selesai maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Jadi kita juga bisa melihat hasilnya lewat browser yang secara otomatis terbuka jika proses render selesai.
Lalu saat buka aplikasi camtasia klik “Finish”.
Setelah kalian mengetahui langkah-langkah merekam layar menggunakan software Camtasia. Maka berikut kelebihan dan kekurangan menurut analisis penulis yang perlu kalian ketahui.
Mudah untuk dioperasikan, terutama untuk pemula. Sehingga dapat mengefisiensikan waktu dalam membuat video.
Ukuran file video cenderung kecil, sehingga menghemat penyimpanan memori. Namun tetap memiliki kualitas yang sangat bagus.
Pada saat render, aplikasi ini tergolong lumayan cepat.
Memiliki fitur editing, rekam layar, audio, dan webcam yang sederhana.
Pada saat proses preview video itu lumayan lancar tidak ada nge-lag, sehingga tergolong aplikasi yang ringan.
Pada saat editing, walaupun ada pemotongan video camtasia tetap menyimpan hasil video original yang berbentuk file TechSmith Recording, artinya video yang hanya bisa dibuka pada aplikasi camtasia sendiri.
Pada saat proses perekaman, terkadang jika ingin mencoret power point layar menjadi sedikit nge-lag dan lambat.
Hasil video dari kamera terkadang tidak sinkron dengan suaranya, dan mengakibatkan adanya delay. Sehingga hasil rekaman perlu diedit lagi.
Untuk versi lama tidak terdapat beberapa fitur jika dibandingkan dengan versi terbaru, seperti fitur corat coret untuk layar.
Ukuran aplikasi lumayan besar, sehingga harus disesuaikan dengan RAM yang ada pada laptop.
Terkadang pada saat ingin memulai perekaman, tiba tiba audio tidak support sehingga tidak bisa melakukan rekam layar. Solusinya laptop harus di restart terlebih dahulu.
Pada saat mengeksport video, yang tersimpan bukan hanya file videonya saja tetapi dengan file-file pendukung yang lain. Sehingga terkadang ribet untuk setiap menyimpan video karena otomatis membuat satu folder. Terutama jika mengeksport berulang kali maka akan banyak folder-folder yang tersimpan.