Judul Proyek: Merakit Bangun Datar dari Tusuk Gigi dan Plastisin
Tujuan Kegiatan:
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak mengenali dan memahami bentuk-bentuk bangun datar seperti segitiga, persegi, persegi panjang, dan lainnya dengan cara membuatnya sendiri menggunakan bahan sederhana.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:
Beberapa tusuk gigi (untuk garis/sisi)
Plastisin kecil-kecil (untuk menghubungkan ujung-ujung tusuk gigi)
Alas datar (meja atau kertas tebal sebagai tempat bekerja)
Penggaris (jika ingin sisi lebih rapi)
Kertas dan pensil untuk mencatat
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Siapkan semua bahan.
Letakkan tusuk gigi dan plastisin di depan anak. Buat bola-bola kecil dari plastisin, sekitar seujung jari, untuk dijadikan titik sudut.
2. Pilih bentuk bangun datar yang ingin dibuat.
Ajak anak memulai dari yang mudah dulu, misalnya segitiga. Tunjukkan gambar contoh jika perlu.
3. Rakit bangunnya.
Tusuk gigi dipasang sebagai sisi bangun, sambungkan ujung-ujungnya dengan bola plastisin. Misalnya:
a. Segitiga butuh 3 tusuk gigi + 3 plastisin
b. Persegi butuh 4 tusuk gigi + 4 plastisin
c. Persegi panjang juga 4 tusuk gigi (2 panjang, 2 pendek) + 4 plastisin
4. Perhatikan bentuknya.
Setelah bangun selesai, ajak anak melihat bentuknya: apakah sisinya sama panjang? Berapa banyak sudutnya?
5. Catat hasilnya.
Anak menulis nama bangun, jumlah sisi, dan jumlah sudutnya di buku atau lembar kerja.
6. Tantangan tambahan:
Jika anak sudah bisa, tantang mereka membuat bentuk lain seperti trapesium atau jajar genjang.
Manfaat Kegiatan:
Dengan kegiatan ini, anak bisa belajar:
Mengenal bentuk bangun datar secara nyata
Menghitung jumlah sisi dan sudut
Melatih koordinasi tangan-mata dan keteliian
Contoh Pembelajaran STEM Di Sekolah Dasar
Utama, C., Ulya, M. Y. N. U., Miranda, V. J. Y., Oktavella, V. R. D., Jannah, T. R. I., & Larasati, F. (2024). IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI BANGUN DATAR TER-INTEGRASI STEM. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3), 386-398.