Secara umum terdapat tiga buah gaya intermolekul:
1). Gaya intermolekul pada molekul polar
a. Interaksi dipol-dipol , Contoh: HCl – HCl ; HCl – NH3 , HCl – H2O
b. Ikatan hydrogen , Contoh: H2O – H2O ; NH3 – NH3 ; HF – HF
c. Interaksi dipol – dipol terinduksi , Contoh : H2O – CO2 ; H2O – N2
2). Gaya intermolekul yang bersifat non polar (Gaya London atau gaya dispersi)
3). Interaksi ion – dipol
Berdasarkan kepolaran partikelnya gaya Van Der Waals dibagi menjad empat macam:
Interaksi ion-dipol (molekul polar), Interaksi dipol-dipol, Interaksi ion-dipol terinduksi dan Interaksi dipol-dipol terinduksi.
Interaksi dipol – dipol
Interaksi dipol – dipol terinduksi
Interaksi ion - dipol
Interaksi ion – dipol terinduksi
Gaya London terjadi antara molekul non polar dengan molekul non polar (interaksi dipol sesaat – dipol terinduksi)
Ikatan Kimia dibedakan :
I. Ikatan antar atom dalam satu molekul (Ikatan Intramolekul)
Ikatan ion
Terjadi karena ikatan antara ion positif dengan ion negatif.
Atom logam melepas elektron (ion positif)
Atom non logam menangkap elektron (membentuk ion negatif)
Ikatan kovalen
Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian pasangan elektron bersama
Jenis ikatan kovelan berdasar pasangan elektron ikatannya
Ikatan kovalen tunggal
Ikatan kovalen rangkap 2
Ikatan kovalen rangkap 3
Ikatan kovalen koordinasi
Jenis ikatan kovalen berdasar kepolaran (ada perbedaan muatan tau perbedaan lektronegatifan)
Kovalen polar
Kovalen non polar
Kepolaran dapat ditinjau dari :
a. Ikatan antar atomnya
b. molekulnya
Ikatan kovalen non polar disebabkan PEI tertarik sama kuat kedua atom
Ikatan kovalen polar disebabkan PEI tertarik kesalah satu atom (terjadi antara atom yang memiliki perbedaan elektronegatifan)
II. Ikatan antar molekul (Ikatan Intermolekul)
Secara umum terdapat tiga buah gaya intermolekul:
A. Gaya intermolekul pada molekul polar
a. Interaksi dipol-dipol , Contoh: HCl – HCl ; HCl – NH3 , HCl – H2O
b. Ikatan hydrogen , Contoh: H2O – H2O ; NH3 – NH3 ; HF – HF
c. Interaksi dipol – dipol terinduksi , Contoh : H2O – CO2 ; H2O – N2
B. Gaya intermolekul yang bersifat non polar (Gaya London atau gaya dispersi)
Contoh : O2 – O2 ; H2 – O2 ; CO2 – O2 dan lain lain
C. Interaksi ion – dipol
Contoh : interaksi antara ion Na+ – H2O
interaksi antara NaCl – H2O
interaksi antara KOH – H2O dan lain lain
Ciri molekul polar
Geometri molekul tidak simetris
Atom pusat umumnya memiliki PEB
Tarikan PEI tidak saling meniadakan
Memiliki momen dipol > 0
Ciri molekul non polar
Geometri molekul simetris
Atom pusat umumnya tidak memiliki PEB
Tarikan PEI saling meniadakan
Memiliki momen dipol = 0
Contoh molekul non polar :
Molekul diatom : H2 , O2 , N2 , F2 , Cl2 dan lainnya
CO2, CH4 , C2H4 , BF3 , PCl5 dan lainnya
Contoh molekul polar:
HCl , HBr , H2O , NH3 , PCl3 , CH3Cl , CH2Cl , CHCl3 dan lainnya
Ikatan hidrogen: terjadi antara molekul sangat polar (dalam molekulnya ada ikatan antara atom H dengan atom yang sangat elektronegatif F, O dan N)
Ikatan hidrogen terjadi antaratom H dengan atom F ; O atau N dari molekul lain dengan catatan atom atom tersebut berada pada ikatan H dengan F , H dengan O atau H dengan N
Gaya dipol-dipol : terjadi antara molekul polar
Gaya London : terjadi antara molekul non polar
Tentukan jenis ikatan antar molekul yang terjadi antara
a. H2O dengan HCl
b H2O dengan CO2
c CO2 dengan HCl
d NH3 dengan HF
e NH3 dengan HCl
f NH3 dengan H2O
g NH3 dengan H2
h CO2 dengan O2
i CH4 dengan CO2