30 September 2024
Salah satu komponen yang memegang peranan penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut adalah sikat gigi. Sikat gigi yang tepat artinya saat digunakan bisa mengangkat kotoran dengan baik, nyaman digunakan serta aman bagi gigi dan gusi. Sebuah studi menunjukkan setelah 40 hari penggunaan yang konsisten, bulu yang melebar mulai membuat sikat gigi kurang efektif. Peserta penelitian yang tidak mengganti sikat gigi mereka pada hari ke-40 penggunaan mengalami penumpukan plak yang jauh lebih banyak. Dan setelah digunakan selama 3 bulan, bulu sikat gigi biasanya menjadi mekar ke samping dan kasar sehingga tidak efektif lagi untuk mengangkat kotoran dari gigi dan gusi, bahkan bisa melukai gusi dan menggores lapisan luar gigi.
Sikat gigi adalah salah satu produk kebersihan pribadi yang harus selalu dijaga kualitasnya. Penggunaan sikat gigi yang sama jika terlalu lama tidak diganti akan menyebabkan pembersihan gigi menjadi tidak efektif dan dapat menyisakan kotoran pada gigi. Yuk, kita cari tahu mengapa perlu ganti sikat gigi dan kapan harus ganti sikat gigi.
Menyikat gigi merupakan rutinitas utama yang harus dilakukan minimal dua kali sehari untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut. Penggunaan sikat gigi setiap hari lama kelamaan akan menyebabkan bulu sikat menjadi mekar dan tidak efektif membersihkan gigi terutama tidak dapat menjangkau sela-sela gigi dengan baik. Biasanya bulu sikat mulai mekar atau bengkok setelah digunakan secara rutin selama 40 hari, apalagi jika kamu selalu menyikat gigi dengan tekanan yang kuat.
Oleh sebab itu, American Dental Association (ADA) dan Center for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan penggantian sikat gigi setiap 3 hingga 4 bulan sekali. Namun, kamu tidak harus menunda ganti sikat gigi jika ternyata sikat gigimu sudah rusak sebelum 3 bulan.
Jawaban tentang kapan harus ganti sikat gigi juga erat kaitannya dengan kondisi kesehatanmu. Alangkah lebih baik jika kamu langsung mengganti sikat gigi jika terserang berbagai penyakit seperti batuk, flu, radang tenggorokan, maupun penyakit lainnya yang berkaitan dengan gigi dan mulut.
Kalau sikat gigi keluargamu diletakkan di tempat penyimpanan yang sama, maka risiko penularan semakin tinggi sebab biasanya sikat gigi tersebut bersentuhan satu sama lain. Alasan tersebut membuat keputusan ganti sikat gigi setelah sakit menjadi sangat penting demi mencegah penularan penyakit.
Penggunaan sikat gigi terlalu lama dapat menyebabkan bristle faring, yaitu kondisi bulu sikat gigi berubah bentuk karena menekuk ke arah luar. Hal tersebut membuat bulu sikat sedikit melemah sehingga penggunaannya kurang efektif untuk membersihkan plak pada gigi. Jika kamu menggunakan sikat gigi terlalu lama, kemungkinan besar banyak plak menempel di gigi sehingga memicu bau tidak sedap, karang gigi, bahkan gigi berlubang.
Di samping itu, bulu sikat yang rusak dan sudah digunakan terlalu lama rentan menampung lebih banyak bakteri. Masalah tak kasat mata ini dapat membuat bakteri menumpuk pada rongga mulut sehingga infeksi berulang kali, radang gusi, dan kerusakan gigi sulit dihindari.
Selain memperhatikan bulu sikat dan rajin mengganti dengan yang baru, Anda juga perlu memperhatikan cara merawat dan membersihkan sikat gigi.
Berikut ini adalah tips untuk merawat dan membersihkan sikat gigi.
Jangan menaruh sikat gigi pada tempat yang tertutup. Sebaiknya sikat gigi ditaruh di tempat yang terbuka agar cepat kering. Hal ini untuk mencegah bakteri semakin bersarang di sikat gigi Anda.
Jika sikat gigi Anda memiliki penutup sikat, seperti kebanyakan produk yang ditawarkan, ada baiknya menunggu sikat kering dulu sebelum memakaikan penutupnya.
Bersihkan sikat gigi dengan air keran. Jika Anda memang khawatir kuman berkembang biak di sikat gigi Anda. Anda bisa membersihkannya dengan memakai obat kumur yang memiliki kandungan antiseptik atau alkohol. Obat kumur dengan kandungan hidrogen peroksida dikatakan ampuh untuk mencegah mikroorganisme berkembang di bulu sikat.
Taruh di tempat terbuka. Seperti yang sudah disebutkan di atas, hal ini dilakukan supaya sikat lebih cepat kering. Tidak masalah jika sikat ditaruh bersamaan dengan sikat gigi orang lain, tetapi yang perlu diingat adalah jangan pernah memakai sikat gigi yang sama bersama orang lain.
Tips lainnya, pastikan untuk menyimpan sikat gigi dalam keadaan tegak dan hindari menumpuknya dengan benda lain. Sebab, sikat gigi yang tertumpuk oleh botol sabun atau pasta gigi bisa menambah jumlah bakteri ke sikat gigi. Rutin mengecek kesehatan gigi juga perlu dilakukan lho.