'Azl :Teknik mengeluarkan sperma di luar vagina sebelum ejakulasi sebagai cara pencegahan kehamilan; dasar fikih pengaturan kelahiran (KB alami).
'Iddah : Masa tunggu yang wajib dijalani perempuan setelah berpisah dari suaminya (cerai/kematian) sebelum boleh menikah lagi.
Bara'atur Rahim : Kebebasan/kebersihan rahim dari janin; salah satu hikmah utama disyariatkannya 'iddah.
Hadhanah : Hak merawat dan mendidik anak yang belum mumayyiz setelah terjadinya perceraian orang tuanya.
Ihdad : Kewajiban menahan diri dari berhias (tidak memakai wewangian, perhiasan, celak, pakaian bermotif) bagi istri yang ditinggal mati suaminya selama masa 'iddah.
Ijma': Kesepakatan seluruh ulama mujtahid dalam satu masa terhadap suatu hukum syariat.
Kafa'ah : Kesepadanan/kesetaraan antara calon suami dan istri dalam aspek-aspek tertentu (agama, nasab, profesi, dll.) demi kemaslahatan rumah tangga.
Konsanguinitas : Pernikahan antara individu yang memiliki hubungan darah/kerabat dekat.
Mahram : Orang-orang yang haram dinikahi karena hubungan nasab, pernikahan, atau sesusuan.
Maqasid Al-Syariah :Tujuan-tujuan utama syariat Islam: hifdzud din, hifdzun nafs, hifdzul aql, hifdzun nasl, hifdzul mal.
Muabbad : Larangan perkawinan yang bersifat permanen/selamanya.
Muaqqat : Larangan perkawinan yang bersifat sementara dan dapat berakhir karena kondisi tertentu.
Mut'ah : Pemberian suami kepada istri yang diceraikan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pernikahan yang telah berlangsung.
Nusyuz : Pembangkangan salah satu pihak terhadap kewajiban dalam pernikahan.
Quru' : Kata yang diperdebatkan maknanya: berarti masa suci dari haid (Syafi'i/Maliki/Hambali) atau masa haid itu sendiri (Hanafi).
Ta'abbudiyyah : Aspek ibadah murni dari suatu kewajiban yang dijalani sebagai bentuk ketundukan kepada Allah tanpa perlu memahami alasannya.
Talak Ba'in : Talak yang tidak dapat dirujuk kembali kecuali dengan akad nikah baru (ba'in sughra) atau setelah menikah dengan orang lain (ba'in kubra/talak tiga).
Talak Raj'i :Talak satu atau dua yang memungkinkan suami untuk merujuk istri dalam masa 'iddah tanpa akad baru.
Tanzhim Al-Nasl :Pengaturan jarak kelahiran; dibolehkan dalam Islam berbeda dengan Tahdid Al-Nasl (pemutusan keturunan permanen).
'Illah : Motif/alasan logis yang menjadi dasar penetapan suatu hukum dalam ushul fikih.
Alel Resesif : Varian gen yang hanya mengekspresikan sifat jika individu menerima dua salinan alel tersebut (dari kedua orang tua).
Carrier (Pembawa) :Individu yang membawa satu salinan gen mutasi tanpa menunjukkan gejala penyakit, tetapi dapat menurunkannya kepada anak.
Corpus Luteum : Struktur endokrin sementara yang terbentuk setelah ovulasi, menghasilkan progesteron untuk mempersiapkan endometrium.
Endometriosis : Kondisi di mana jaringan endometrium (lapisan dalam rahim) tumbuh di luar cavum uteri, menyebabkan nyeri dan dapat mempengaruhi kesuburan.
Endometrium : Lapisan dalam dinding rahim yang menebal setiap siklus untuk mempersiapkan implantasi embrio dan luruh saat menstruasi jika tidak terjadi kehamilan.
Epididimitis : Peradangan pada epididimis (saluran di belakang testis), dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual.
Estrogen : Hormon seks perempuan utama yang diproduksi ovarium, berperan dalam perkembangan seksual dan regulasi siklus menstruasi.
FSH (Follicle-Stimulating Hormone) : Hormon yang merangsang pertumbuhan folikel ovarium dan produksi estrogen.
Hemoglobin : Protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen; produksinya terganggu pada penderita thalassemia.
Homozigositas : Kondisi memiliki dua salinan alel yang identik untuk suatu gen; meningkat pada keturunan pernikahan konsanguinitas.
Implantasi : Proses melekatnya embrio pada dinding endometrium rahim, menandai awal kehamilan.
In Vitro Fertilization (IVF) : Teknik reproduksi berbantu di mana sel telur dibuahi sperma di laboratorium, lalu embrio yang terbentuk ditransfer ke rahim.
Kortisol : Hormon stres yang diproduksi kelenjar adrenal, meningkat drastis dalam kondisi stres akut seperti perpisahan atau kehilangan.
LH (Luteinizing Hormone) : Hormon yang memicu ovulasi — pelepasan sel telur matang dari folikel ovarium.
Mittelschmerz : Nyeri ringan di sisi perut bawah yang terjadi saat ovulasi; salah satu tanda masa subur.
Oksitosin : Hormon 'ikatan sosial' yang berperan dalam rasa cinta, kepercayaan, dan kedekatan antar individu; menurun saat perpisahan.
Ovulasi : Pelepasan sel telur matang dari ovarium, terjadi sekitar hari ke-14 siklus 28 hari; puncak masa subur perempuan.
Progesteron : Hormon yang diproduksi korpus luteum setelah ovulasi untuk mempersiapkan dan mempertahankan endometrium.
Retrograde Menstruation : Aliran darah menstruasi yang berbalik ke dalam rongga panggul; salah satu faktor risiko endometriosis.
Thalassemia : Kelainan darah herediter yang menyebabkan produksi hemoglobin abnormal; thalassemia mayor memerlukan transfusi darah seumur hidup.
Westermarck Effect : Fenomena psikologi evolusioner: individu yang dibesarkan bersama sejak usia dini (0-6 tahun) cenderung tidak tertarik secara seksual satu sama lain.