Ungkapan simpati atau ungkapan peduli merupakan ungkapan yang menunjukkan rasa empati, kepedulian, kepekaan, dan keprihatinan pembicara/penulis terhadap suatu peristiwa, kondisi, atau kejadian yang menimpa makhluk hidup maupun lingkungan sekitar.
Tujuan utamanya adalah untuk menyentuh sisi emosional audiens dan menunjukkan bahwa pembicara/penulis peduli terhadap situasi yang dibahas.
Rasa peduli atau simpati dalam sebuah pidato dapat ditujukan pada manusia, binatang, tumbuhan, ataupun lingkungan. Contohnya rasa peduli pada orang tua, keluarga, teman yang sedang kesusahan, lingkungan akibat polusi udara, atau peduli pada masalah sampah.
Menunjukkan empati dan kepedulian.
Membangun kedekatan emosional dengan audiens.
Mengajak audiens untuk turut peduli atau bertindak.
Memberi penghormatan atau dukungan moral.
Mengandung kata emosional (sedih, prihatin, peduli).
Menggunakan kata-kata halus dan menyentuh.
Disampaikan dengan intonasi yang lembut dan tulus.
Bertujuan menggerakkan hati audiens.
Objek
Manusia
Contoh: korban bencana, orang sakit, keluarga yang berduka, dsb.
Contoh kalimat: Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga besar in
Binatang
Contoh: binatang yang punah, terlantar, atau mengalami kekerasan.
Contoh kalimat: Sungguh menyedihkan melihat banyak anjing dan kucing jalanan tak terurus.
Lingkungan
Contoh: kerusakan hutan, pencemaran laut, perubahan iklim.
Contoh kalimat: Kita semua prihatin atas rusaknya ekosistem laut akibat limbah manusia.